> Kamis, 15 Desember 2005
>   Memanaskan Mesin, Bukan Sekadar Kebiasaan
>
>
> Hampir semua pengendara tahu bahwa sebelum benar-benar mengendarai mobil,
mesin harus dipanaskan terlebih dahulu. Istilahnya, memanaskan mesin. Semua
sudah terbiasa menghidupkan mesin dan membiarkannya menyala beberapa saat.
>
> Tapi berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memanaskan mesin? Dan
sebenarnya, apa manfaat tindakan rutin itu bagi pemeliharaan kendaraan?
>
> Tindakan yang biasa kita lakukan pada pagi hari itu jelas amat berguna.
Tapi, jangan terlalu lama dan tidak perlu menginjak-injak pedal gas.
Pemanasan cukup dalam lima menit. Untuk mengetahui bahwa kondisi mesin sudah
mencapai temperatur kerja bisa juga dengan melihat indikator temperatur di
panel dashboard. Biasanya ditandai dengan jarum temperatur yang menunjukkan
posisi 1/2.
>
> Lakukan tindakan ini secara rutin. Diantara manfaat-manfaat pemanasan
mesin adalah:
>
>    Dapat mencegah terjadinya keausan pada komponen mesin.
>    Mesin akan bekerja optimal.
>    Menghemat bahan bakar.
>   Bila mesin tidak beroperasi dalam waktu yang agak lama, biasanya oli
berada di panci oli. Itulah sebabnya pemanasan pada akhirnya membantu
mencegah keausan mesin. Sebab, dengan pemanasan, kita memberi kesempatan
pada oli untuk bergerak dari panci oli dan masuk kembali ke bagian-bagian
mesin yang perlu dilumasi.
>
> Yang juga menarik adalah manfaat pemanasan dalam membuat mesin bekerja
seoptimal mungkin. Optimalisasi ini terjadi karena pemanasan mengurangi
terjadinya kebocoran kompresi.
>
> Seperti kita ketahui, karena bagian-bagian pada komponen mesin pasti
berada pada temperatur tinggi, ada bagian-bagian tertentu yang memang tidak
dibuat presisi. Para desainer sengaja menciptakan celah. Dan celah ini
secara otomatis akan berkurang (menjadi presisi) ketika komponen-komponen
itu terkena suhu panas. Ini yang kemudian mengurangi terjadinya kebocoran
kompresi.
>
> Bila terjadi kebocoran kompresi, maka tekanan kompresi pada mesin menurun.
Akibat penurunan tekanan kompresi, temperatur mesin tidak mampu membakar
campuran bahan bakar dan udara dengan sempurna. Otomatis, ketika campuran
tersebut tidak terbakar dengan sempurna, tenaga yang dihasilkan mesin pun
tidak optimal.
>
> Pembakaran yang tidak sempurna bukan hanya mengakibatkan tenaga mesin
kurang optimal. Tapi juga membuat mesin lebih boros bahan bakar. Ini sudah
jelas karena dalam kondisi mesin masih dingin, suplai bahan bakar harus
lebih besar agar tetap terjadi pembakaran.
>
> Tiga manfaat inilah yang sebetulnya menjadi dasar bagi pengendara untuk
selalu memanaskan mesin sebelum benar-benar mengendarai mobil. (AstraWorld)
>
>



---------------------------------
Provider  : http://www.bahana.net    
Maintainer: http://adrian.web.id
---------------------------------

Kirim email ke