*Pelanggan Mengeluh? Jangan Panik! Itu Peluang, Bukan Ancama**n*

Statistik menunjukkan bahwa ketika ada pelanggan yang mengeluh, seharusnya
pemilik bisnis dan manajer harus merasa senang dan bersemangat. Karena,
pelanggan yang mengeluh merupakan peluang bagi bisnis Anda untuk menjadi
lebih besar lagi.


Mendengarkan dengan penuh hormat, perhatian, serta melakukan upaya terbaik
untuk mengatasi keluhan pelanggan, biasanya akan menimbulkan sebuah
hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan.


Tentunya, kita akan merasa panik setiap kali pelanggan mengeluh. Terutama
jika kita tidak mengetahui dampak yang akan ditimbulkan dan cara menangani
keluhan dari pelanggan setia.



Butuh waktu yang lama memang untuk dapat melihat sebagian besar keluhan
yang kita tangani mengakibatkan hubungan yang kuat. Kenapa? Karena kita
harus menunjukkan perilaku kepada pelanggan bahwa kita dan perusahaan yang
sedang mereka hadapi peduli tentang mereka dan masalah mereka.

Tindakan kita menunjukkan bahwa kita ingin menyelesaikan keluhan demi
kepuasan mereka. Hal ini biasanya akan membangun kepercayaan dan loyalitas
dengan pelanggan.

Jika kita ingin membangun sebuah bisnis yang menguntungkan dengan basis
pelanggan setia, memberikan layanan terbaik di atas rata-rata adalah
kuncinya.

Ketika seorang pelanggan mengeluh, itu adalah kesempatan bagi kita untuk
memperkuat hubungan dengan mereka. Mereka mencari solusi untuk masalah yang
sedang mereka hadapi dan dalam proses kita memiliki kesempatan untuk
mengatasinya dengan cara yang lebih baik untuk memperkuat hubungan kita dan
merek dengan pelanggan.

Ketika pelanggan merasa:

- Mendengar dan mengerti (kami telah mendengarkan mereka memberitahu kami
tentang masalah)
- Penting dan dihormati (bahasa tubuh kita, kata-kata, dan nada suara kita
mengatakan kita peduli).

…….Dengan begitu, mereka lebih mungkin untuk bersikap lebih tenang dan
rasional dengan masalah yang dihadapinya.

Biasanya, kebanyakan pelanggan tidak suka mengeluh atau membuat keributan
ketika mereka mengalami masalah dengan produk dan jasa. Mereka hanya ingin
masalah yang mereka hadapi cepat diselesaikan.

Penanganan keluhan pelanggan dengan cara yang positif sering kali sangat
mengejutkan bagi pelanggan. Dan kejutan yang mereka rasakan sering kali
mereka ceritakan dengan teman-teman mereka. Begitu juga sebaliknya. (
marketing.co.id)






*Handling Complaint Skill*

(Magical tecnique to convert Complaint become Cash)

Jadwal Terdekat: Sabtu, 29 Agustus 2015

Pendaftaran: NOVA di tlp 021-22103478 | 0811 1001445 | 0896 72895885


Keluhan adalah “Buying Signal” tidak peduli seberapa buruk dan berat
Keluhan itu. Didalam konteks Bisnis, seorang tenaga pemasar dan penjual
seringkali harus menghadapi keluhan, keberatan atau komplain dari
pelanggan, prospek dan calon pembeli.

Demikian halnya korporasi harus menghadapi dan mampu merespon aneka ragam
komplain, hambatan, serta pertanyaan dari birokrasi, asosiasi konsumen, dan
khalayak umum.

Sejelek apapun keluhan itu, seburuk apapun keberatan itu, dan sesulit
apapun pertanyaan mereka, maka pasti ada hal utama yang memberikan dampak
positif bagi bisnis kita dibalik segala sesuatu yang nampaknya sering
dihindari oleh kebanyakan kita, itulah yang dimaksud dengan VALUE of
COMPLAINT. Jadi setiap keluhan yang diterima adalah sangat bernilai dan
berharga, yang implikasinya jangan pernah di sia-siakan, Complaint is Cash.

Jika kita berhasil mengelola keluhan tersebut dengan tepat, segera dan
benar maka dampak positif, akibat dahsyat  yang akan terjadi dan anda dan
korporasi harus siap menanggung segala kebaikan tersebut, salah satu
diantaranya adalah bahwa semakin banyak Cash atau Profit yang diterima
korporasi, dengan kata lain korporasi akan mampu mengubah Compliant menjadi
Cash.

Lalu bagaimana jika korporasi gagap dan gagal mengatasi keluhan pelanggan?
Harus kita sadari dengan sepenuh hati bahwa tentu yang akan terjadi adalah
kebalikan dari apa yang sudah kita bahas dampak positif yang dahsyat jika
perusahaan sukses menjawab dan mengatasi keluhan pelanggan.



Handling Complaint Skill merupakan salah satu keterampilan taktis yang
harus dimiliki oleh seorang penjual maupun pemasar atau mereka yang ada di
bagian Customer Service, dan bahkan jika perlu seluruh personel korporasi
memiliki kemampuan dan keahlian ini, termasuk tanpa terkecuali adalah
mereka yang ada di jajaran top management seperti General Manager,
Marketing Director, Sales Director dan sebagainya.



Tujuan

Beberapa tujuan utama yang akan di raih dari Training Handling Complaint
Skill ini adalah:

1. Membangun kesadaran terhadap definisi dan jenis keluhan yang disampaikan
oleh pelanggan, prospek atau bahkan pesaing, karena pada hakikatnya
mengatasi keluhan pelanggan bukan merupakan tanggung jawab tenaga penjual
atau bagian customer service saja, namun juga seluruh personel korporasi,
termasuk jajaran top management.

2. Mengetahui dan Memahami “The Values of Complaint, a Complaint is Cash.”
yang artinya jika seluruh personel korporasi sepakat dan memiliki satu
persepsi terhadap nilai keluhan pelanggan, maka proses mengatasi dan
menyelesaikan keluhan pelanggan bukan hanya menjadi SOP tapi akan menjadi
jiwa dan nilai perusahaan.

3. Melakukan analisis faktor penyebab terjadinya keluhan, adalah kajian
yang bersifat taktis dan teknis bagaimana mengenali dan melakukan
identifikasi aneka keluhan pelanggan.

4. Meng-aplikasikan Pemahaman dan Pengetahuan konsep Handling Complaint
Model and Magical Technique Converting Complaint become Cash, disini semua
peserta training akan mendapatkan teknik “ajaib”yang teruji dan terbukti
mampu meningkatakan kemungkinan mengubah keluhan menjadi peluang.



Manfaat

Setelah mengikuti Training ini, seluruh peserta akan mendapatkan aneka
knowledge atau pengetahuan dan skill atau keahlian serta tips praktis
berguna untuk:

•  Meningkatkan Kemampuan seluruh Personel Korporasi untuk menghadapi dan
mengubah Keluhan menjadi Peluang.

•  Meng-akselerasi pertumbuhan Bisnis Korporasi dengan “retaining existing
customer” sekaligus “recruiting new customer.”

•  Membangun dan Mempertahankan Corporate Image yang Kuat, Positif dan
Kompetitif.



Audiens atau Peserta

Training ini ditujukan untuk memberikan Pengetahuan dan Keahlian dasar bagi
mereka para Front Liner atau Petugas Lini Depan yang berhadapan langsung
dengan pelanggan dimana mereka memiliki peran dan tanggung jawab mengelola
dan memimpin Keluhan Pelanggan.

Front Liner yang berhadapan dengan keluhan pelanggan, memiliki berbagai
macam titel dan istilah, paling umum adalah Customer Service, Customer
Connect, Customer Care, Relation Officer/Manager, perlu dicatat bahwa
masing-masing korporasi memiliki istilah dan sistim peringkat karyawan dan
posisi yang berbeda.

Dan sudah barang tentu, materi Training Handling Complaint Skill ini sangat
dibutuhkan oleh Sales Team Management yang terdiri dari Salesman, Sales
Representative, Sales Executive, dan profesi Sales People lainnya hingga ke
jenjang Sales Director, Marketing Team yang terdiri dari Product Manager,
Brand Manager, Marketing Manager hingga Marketing Director.

Namun demikian materi pelatihan ini, juga tepat diberikan kepada mereka
para Menejer Madya atau bahkan Menejer Senior setingkat Director atau
General Manager sebagai suatu pengetahuan dan kesadaran betapa penting
Keluhan Pelanggan sehingga mereka bisa memberikan endorsement kepada setiap
kasus keluhan pelanggan yang mebutuhkan otoritas wewenang yang lebih tinggi.



Format atau Metode

Training Handling Complaint Skill sebagaimana pada Training yang kami
desain akan diberikan dengan menggunakan berbagai macam bauran komunikasi
dan bauran teknik belajar untuk meningkatkan serapan dan pemahaman materi
oleh peserta selama proses belajar sesuai dengan Adult Learning Principles,
sehingga suasana Training menjadi Fun, Relax, serta Inspiring, dan beberapa
bauran komunikasi serta bauran teknik belajar itu adalah:

•  Reading atau bacaan berupa modul, participant workbook dan buku referensi

•  Writing activities atau aktifitas menulis

•  Experiential activities atau aktifitas khusus meningkatkan pengalaman
dan interaksi dengan materi

•  Group discussion atau diskusi grup atau komunikasi kelompok untuk
meningkatkan pertukaran informasi dan pengetahuan antar peserta

•  Skill practice atau praktik materi yang diberikan berupa permainan peran
atau role play didesain agar peserta mulai mendapatkan pengalaman sehingga
melihat perbedaan sebelum dan sesudah memahami materi

•  Video modeling atau melihat model aplikasi teknik Basic Leadership Skill
melalui media visual seperi film atau video, diberikan agar peserta bisa
melihat contoh aplikasi sehingga meningkatkan pemahaman dan serapan materi

•  Interactive Game atau permainan Interaktif untuk memicu daya pikir dan
kreatifitas peserta dan membangun suasan training tetap ceria, serta tetap
semangat megikuti keseluruhan sesi training.



Fasilitator

Associate trainer Mitra Pembelajar (Proaktif Network), memulai karir
professionalnya sebagai seorang Sales Representative di usia  ke 18 pada
tahun 1997. Hingga hari ini telah 16 tahun beliau membangun dan
mengembangkan karir profesionalnya. Selama 7 tahun membangun karirnya di
bidang Sales and Marketing.  Dan seiring dengan perjalanan waktu sekitar 9
tahun terakhir beliau memantapkan karir profesionalnya di bidang Human
Resources terutama pada Learning and Development sebagai Training and
Development Manager, Sales Operation  atau Sales Effectiveness Manager, di
beberapa perusahaan lokal maupun multi nasional. Dalam kurun waktu
tersebut, beliau telah mengantongi sertifikat berbagai pelatihan dan
pengembangan professional sebagai Fasilitator bersekala internasional di
India, Hong Kong, Singapore, Thailand, Phillipine dan Malaysia.

Pada tahun 2010, untuk pertama kalinya mendapatkan kepercayaan untuk
memberikan Training Basic Selling Skill kepada Field Force di tingkat
Regional yaitu: Singapura dan Malaysia,dan dilanjutkan pada bulan Maret
tahun 2011 memberikan materi Evidence Based Selling kepada seluruh Field
Force di Singapura. Pengalaman Internasional ini membawa beliau ke jenjang
berikutnya dan telah memperkaya kemampuannya sebagai Author, Coach, dan
Trainer berfokus kepada berbagai macam serial keahlian professional yang
tercermin pada beberapa modul yang dikembangkan serta buku-buku yang
ditulis sehingga beliau, memperkenalkan dirinya sebagai Author, Coach,
Trainer disingkat ACT of Professional Skill Series, yang berarti adalah
Penulis dan Pelatih seri keahlian profesional. ACT artinya bertindak,
memiliki konsistensi dengan bekal yang dimiliki dan dibangun oleh beliau.
Selama lebih 16 tahun pula telah melakukan apa yang dia tulis dan menulis
apa yang dia lakukan sebagai seorang profesional. ACT of Professional Skill
Series bukan hanya konsep atau teori belaka, lebih dari itu adalah
kristalisasi pengalaman praktis beliau selama 7 tahun berkarier di bidang
Sales and Marketing, 9 tahun hingga sekarang di bidang Learning and
Development. Dalam rangka menyempurnakan dan menyeimbangkan antara
pengalaman praktis di dunia bisnis dengan pengembangan dalam aspek
akademis, beliau terus mengembangkan kemampuan strategis dan teknis dengan
melanjutkan pendidikan formal ke jenjang Pasca Sarjana, Master of Science
(MSc) dengan Konsentrasi pada jurusan Business Intelligence di President
University. Saat ini aktif dan produktif dalam mengembangkan berbagai model
dan modul pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia yang berfokus
kepada Soft Skill dan Hard Skill, seperti Selling Skill, Presentation
Skill, Handling Complaint Skill, Leadership Skill, Key Account Management
Skill dan Motivational Skill yang dikenal dengan Professional Skill Series,
dengan tujuan utama untuk terus melengkapi dan membekali para professional
berbagai Knowledge dan Skill yang diperlukan untuk menjawab tantangan
bisnis dan korporasi yang semakin berkembang penuh dengan peluang.
Modul-modul pelatihan tersebut dikembangkan dengan berbasis kepada beberapa
buku-buku aplikatif yang beliau tulis juga dengan label Profesional Skill
Series yang sudah terbit dan yang akan terbit, yaitu: Life Is Bening, It
Works: Work Hard Work Smart for Happy Life, Basic Leadership Skill:
Coaching and Counseling, High Impressive Presentation Skill, Dear Customer,
I Hate You!: Handling Complaint Skill, One Minute Selling In Ethical,
Stress! So What? Stress Management Skill, Kiss the King Kong: Key Account
Management Skill.



Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Sabtu, 29 Agustus 2015

Pkl. 08.00-17.00 WIB

Hotel Ibis Senen Jakarta Pusat (Tentative)



Investasi

Normal: Rp 1.950.000,- /peserta

Corporate: Rp 7.000.000,-/4 peserta (dari perusahaan/instansi yang sama)



**) Investasi dapat ditransfer ke BCA KCP Rawamangun, Acc. 094.300.3570, an
PT Mitra Pembelajar*

**) biaya administrasi untuk transfer antar bank atau luar kota ditanggung
klien*

**) investasi tanpa dipotong pph23*

**)Investasi belum termasuk biaya penginapan jika anda dari luar kota*

**)Pembayaran paling lambat 2 hari sebelum acara*



Fasilitas

Modul, Sertifikat, 2x Coffee break, Lunch, gratis mengulang kelas yang sama



Info Lengkap dan Pendaftaran

NOVA di tlp 021-22103478 | 0811 1001445 | 0896 72895885

Email: [email protected]



PT Mitra Pembelajar (Proaktif Network)

Grand Galaxy City Jl. Boulevard Selatan Raya Blok RSK 3/35

Rukan Sentra Komersial, Kel. Jaka Setia, Kec. Bekasi Selatan 17147
www.pembelajar.com | www.mitrapembelajar.com



Kelas Publik Training Lainnya:

- Courtesy Call, 29 Agustus 2015
- Great Manner and Etiquette at Work, 19 September 2015
- KPI Based Performance Management System, 29-30 September 2015
- Aspek Hukum Kredit dan Pengikatan Jaminan, 24 Oktober 2015
- STAR Interview, 30 Oktober 2015

-- 
Info program lengkap dan jadwal training Proaktif terdekat silahkan hubungi 
kami di: 

Tel. 0811 100 3383; 0815 896 3889
Email: [email protected]
Website: www.mitrapembelajar.com, www.pembelajar.com

Untuk keluar dari grup ini, kirimkan email ke:
[email protected]
[email protected]
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "Proaktif Network" dari 
Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke