Ingatan kita pendek. Pula, kemampuan kita menyimpan memori di otak terus berkurang seiring peranjakan usia. Padahal yang kita alami banyak betul, dalam hitungan hari pun. Lantas bagaimana caranya agar pengetahuan dan pengalaman kita yang berlimpah itu tidak menguap begitu saja atau menjadi endapan di dasar sumur ingatan yang dalam? Jawabannya simpel. Tuliskanlah dan karya itu kemudian sebarkan agar menjadi bacaan khalayak luas. Kalau itu Anda lakukan dengan sendirinya Anda telah mengabadikan ingatan sendiri; proses kreatif yang niscaya akan menyehatkan jiwa Anda juga. Pada sisi lain, Anda telah bersumbangsih dalam pengabadian peradaban. Menulis adalah mengabadikan peradaban. Tulisan berperan besar dalam pengakumulasian peradaban yang kita kenal sekarang. Tak terpungkiri itu, termasuk di zaman internet sekarang.
Jelaslah bahwa menulis itu besar betul faedahnya. Apalagi jika yang lahir itu adalah manuskrip yang paling optima: buku. Siapa pun Anda, kepuasan Anda niscaya akan lain kalau berhasil melahirkannya. Penghormatan orang ke Anda pun pasti akan lebih tinggi. Anda akan dibenum sebagai otoritas di bidang yang Anda tulis jika saja karya Anda tersebut berbobot. Efek sampingannya yang positif pasti akan banyak. Tak berlebihan jika ada yang mengatakan bahwa menelorkan buku merupakan langkah yang sangat tepat dalam membangun merek diri (personal branding). Banyak sudah yang membuktikannya, memang. Lantas, sulitkah menulis buku? Sesungguhnya tidak, jika Anda tahu caranya dan berbulat tekad. Ikutilah workshop 2 hari ini! *Workshop Menulis Buku*Jadwal terdekat: 9-10 Desember 2016 Pendaftaran: Nova di 021-22103478 | 08111001445 ------------------------------ *How to* mulai dari memilih topik yang 'seksi' hingga mengembangkannya menjadi tulisan panjang-utuh berupa kitab akan Anda dapatkan. Juga strategi membangun sikap mental yang dibutuhkan penulis buku. *Materi Workshop* *1. Menulis buku, mengukuhkan jati diri.*Membahas: peta perbukuan terkini di Indonesia dan celah yang sangat mungkin kita manfaatkan, aturan main di dunia perbukuan, tantangan saat mengerjakan kitab, serta faedah yang langsung bisa kita rasakan setelah karya sendiri terbit. *2. Dari memilih topik hingga merancang outline.*Membahas: aneka topik menarik yang bisa kita pilih baik yang sesuai dengan permintaan pasar maupun tidak, serta bagaimana mengembangkannya dengan teknik pemerian dan peta pikiran (*mind map*) agar menjadi rancangan yang lengkap dan rinci. *3. Praktik merancang kerangka [outline] buku.*Peserta berlatih membuat kerangka lengkap-rinci yang unsurnya adalah: topik, sudut pandang [*angle*], latar masalah, thesis, pembagian tulisan (pembapan), narasumber [kalau itu memang perlu] serta daftar pertanyaan inti untuk diajukan ke mereka, riset data, observasi, serta rancangan foto dan infografis. Unsur kelengkapan buku [Judul Utama, Ucapan Terimakasih, Pengantar, Daftar Isi, Daftar Pustaka, Indeks, Biografi Penulis, dan endorsment] juga dibahas di sesi ini. *4. Mengayakan isi buku lewat wawancara, observasi, dan riset data.*Membahas: bagaimana mengayakan kandungan kitab dengan pendekatan standar dunia jurnalisme yang bersebutan *news gathering* [wawancara, observasi, dan riset data]. Memilih narasumber berdasarkan prinsip derajat kompetensi, mengamati obyek dengan mengandalkan sekaligus 5 indra, serta mendulang informasi lewat riset yang terbebas dari penjiplakan (plagiarisme) juga menjadi pokok bahasan di sesi ini. *5. Praktik wawancara, observasi, dan riset data.*Peserta berpraktik menjalankan *news gathering* yang baik. *6. Bahasa tulisan yang baik.*Membahas: kiat merangkai kata menjadi kalimat dan alinea yang baik, pilihan kata yang pas dan hidup, ekonomi kata, logika yang lurus. Menghidupkan tulisan dengan menggunakan kata terpilih yang diambil dari kamus padanan kata (thesaurus) serta kamus umum (Kamus Besar Bahasa Indonesia-KBBI dan kamus Poerwadarminta) juga dibicarakan di sesi ini. *7. Mengenal ragam gaya tulisan: perkisahan (story telling), ilmiah populer, dan analisis.*Membahas: tulisan yang baik adalah yang mudah dicerna siapa saja tanpa mengorbankan bobotnya. Gaya sajiannya sendiri bisa aneka. Adapun kitab yang dimaksudkan sebagaai bacaan khalayak luas lebih tepat kalau bergaya perkisahan, ilmiah populer, atau analisis. Di sesi ini perserta akan mengakrabi ketiga gaya tersebut. *8. Praktik menulis dengan gaya perkisahan, ilmiah populer, dan analisis.*Peserta berlatih membuat tulisan bergaya perkisahan, ilmiah populer, dan analisis. *9. Mengatasi hambatan saat menulis.*Membahas: kiat cerdas memulai tulisan, mengembangkan gagasan, mendisiplinkan diri, mengatasi kebuntuan dan kebosanan, memilih tempat dan waktu kerja yang bersahabat, menentukan judul [setiap bab dan judul buku], serta menghidupkan dan menggayakan tulisan. *Metoda Workshop*Menggabungkan paparan dan praktik. Porsi praktik sekitar 75%. *Profil Pemateri*Dia berlatar belakang wartawan. Sebagai jurnalis ia pernah bekerja di Bisnis Indonesia, Neraca, dan majalah D&R. Saat ini ia menjadi anggota tim Diklat Aliansi Jurnalisme Independen (AJI) Indonesia, yang tugasnya antara lain menguji para peserta Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ). Selain itu, sejak 2013 ia juga menjadi Kepala Sekolah Banking Journalist Academy (kerja sama Permatabank, Kedutaan Besar Australia, dan AJI Indonesia) sejak 2013. Tak kurang dari 20 tahun lebih lulusan jurusan Hubungan Internasional, FISIP Universitas Padjadjaran Bandung, ini menjadi trainer (di bidang jurnalisme dan menulis untuk publik), konsultan media, penulis, dan editor. Sebagai penulis, telah menghasilkan sejumlah kitab. Di antaranya: *Akrobat Kehidupan Darwis* (Gramedia, terbit pada Agustus 2016), *Otorita Danau Toba* (bersama Jansen H. Sinamo; Mahardika, Oktober 2014), *Dosmar Banjarnahor-Menuju Humbang Hasundutan Hebat* (bersama Jansen H. Sinamo; Mahardika, Mei 2014), *Dr. Einar Sitompul-Perjalanan--Langkah ke Depan* (bersama Salomo Simanungkalit; Februari 2014), *Transformasi Bank Mandiri-Keberanian, Ketangguhan dan Kepemimpinan* (bersama Andrias Harefa; 2013), *Mengawal Transparansi Anggaran: Panduan bagi Jurnalis* (AJI-Prorep; September 2013), *PT Pembangunan Jaya, 50 Years and Beyond* (bersama Andrias Harefa dan Leo Wahyudi; 2012), *Pram Melawan* (bersama Rin Hindryati dan Rheinhard; Nalar, akhir Juni 2011), *Asmara Nababan-Oase untuk Setiap Kegelisahan* (bersama J. Anto-Demos; Februari 2011), dan *Etos Keguruan* (bersama Jansen H. Sinamo; Mahardika, 2010). *Target Peserta *Siapa saja yang ingin trampil menulis buku. Termasuk karyawan perusahaan, pengusaha, pegawai lembaga negara dan swasta, akademisi, guru, peneliti, blogger, dan pelajar-mahasiswa. *Kapan dan dimana dilaksanakannya?*Jumat-Sabtu, 9-10 Desember 2016 | Pukul 08.00-17.00 WIB | Hotel Ibis, Jakarta Pusat (tentatif) *Investasi*Rp3.950.000,-/peserta Kirim 4 peserta, GRATIS peserta ke-5 (dari perusahaan/instansi yang sama) * Investasi ditransfer ke rekening BCA KCP Rawamangun 094.300.3570 an. PT Mitra Pembelajar * Investasi tanpa dipotong ppH23 * Investasi belum termasuk biaya penginapan bila Anda dari luar kota * Biaya administrasi untuk transfer antar bank atau luar kota ditanggung klien *Fasilitas yang didapat*Modul, sertifikat, 2x coffee break/hari, lunch, GRATIS mengulang kelas yang sama *Info Lengkap dan Pendaftaran*NOVA di 021-2210 3478 | 021-7002 1445 | 0811 1001445 Email: [email protected] | [email protected] *PT Mitra Pembelajar *Jl. Boulevard Selatan Raya Blok RSK 3/35 Rukan Sentra Komersial, Bekasi 17147 www.pembelajar.com | www.mitrapembelajar.com -- Info program lengkap dan jadwal training Proaktif terdekat silahkan hubungi kami di: Tel. 021 22103478 Email: [email protected] Website: www.mitrapembelajar.com Untuk keluar dari grup ini, kirimkan email ke: [email protected] --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "Pembelajar" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
