wah...kalo ini bisa di sebabkan beberapa hal, kita coba dulu beberapa kemungkinan dan solusinya. nanti diliat mana yang ketemu.
1. jalur udara yg tersumbat. hal ini bisa di sebabkan karena ada nya air yg menyusup melalui filter udara. memang sih filter udara menghadap keatas, tp karena dari kronologi kejadian, saat itu posisi ketinggian air kira2 sebatas matakaki saat kaki berada di footstep. sebenarnya masih jauh dari busi dan ujung muffler knalpot dan gak masalah. hanya saja saat itu kemungkinan ada gelombang air yang tanpa di ketahui sempat menyusup sedikit demi sedikit (walaupun sepercik air demi sepercik bisa banyak juga :D) ke filter udara, sehingga udara mampet karena ketahan air di kertas filter.
 
2. Busi yang basah karena embun. hal ini bisa saja terjadi sekalipun cap busi rapat, namun karena hawa mesin masih panas, dan ada perbedaan suhu saat hujan, maka embun bisa terjadi di setiap konektor. mungkin tidak di kepala businya tp di kabel businya (cap).
 
3. secara tidak sadar saat berjalan di banjir td sempet mengalami berhenti, secara analogi gelombang air yg tadi bergerak memnyamping/memecah kebelakang kembali karena ada perbedaan ketinggian dan tekanan air itu sendiri. sehingga tanpa di sadari gelombang balik tadi lebih tinggi dari posisi saat melibas banjir dan menyusup ke knalpot.
 
4. karbu kebanjiran bensin. hal ini terjadi karena terlalu banyak pasokan bbm saat motor berjalan atau idle, dikala choke di buka terus. tujuannya choke adalah memperkaya campuran karena adanya perbedaan kepekatan bbm yg terjadi selama semalaman.
 
nah kita asumsikan 3 hal itu dulu. sebab kalo masalah kelistrikan gak bakal hidup sekalipun saat di gas atau berhenti, pengaruh kelistrikan adalah terjadinya short/arus pendek/korsleting yang mengakibatkan beberapa komponen kelistrikan menjadi ngadat.
 
1. solusinya: periksa filter udara, cek apakah lembab atau bahakan basah karena air, embun? jika ya, segera bersihkan dan keringkan. jangan di peras sebab ini bahanya kertas bukan busa. setelah itu rakit kembali dan sambil di cek lagi apakah masih ada sisa air di boks filter dan slang ais dari filter. pengaruhnya bisa masuk keruang pembakaran atau ke karbu melalui slang ini, karena daya hisap piston yg besar. pastikan benar2 kering.setelah itu coba hidupkan mesin, tp sebelumnya lakukan kick starter / engkol starter beberapa kali, agar ada tekanan yg bisa membantu mengeluarkan cairan dari knalpot sekaligus melumasi komponen di ruang pembakaran dan membuang sisa bbm yg kelebihan. dan hidupkan mesin dengan cara engkol jg.
jika motor hidup biarkan beberapa waktu, kira2 15menit atau lebih hingga benar2 mencapai suhu ideal. jangan lupa choke di tutup lagi. jika saat memanaskan mesin tidak ada gejala2 brebet atau motor mau mati mesinnya, berarti solve di tahap ini. kemudian matikan lagi dan coba hidupkan dengan electric starter. jika hidup berarti sudah berjalan normal. sekali-kali sambil di bawa jalan dari pelan hingga speed tertinggi yg bisa anda capai. jika selama perjalanan gak ada gejala2 seperti yg sudah di sebutkan, berarti motor normal. selesai sudah di tahap ini. namu jika tidak kita lanjutkan ke case berikutnya:
 
2. cap busi sekalipun rapat kadang bisa basah karena pengembunan, begitu jg pada elektroda busi karena campuran yang terlalu kaya atau ada oli yg nyasar di ruang bakar. untuk ini contoh kasus bisa lihat gambar busi dengan berbagai kondisi. caranya lepas cowling samping dan lepas kap kabel busi dan cek. apakah ada air atau embun yg masih nempel di sana. jika ya keringkan atau keluarkan dengan angin bertekanan tinggi,atau kalo gak punya kompresor, bisa di tiup beberapa kali dan keringkan sesaat. setelah itu pasang kembali cap dan kabelnya. langkah selanjutnya membuka busi. lihat apakah busi basah berwarna hitam kecoklat2an atau hitam saja pada kepala busi. kalo kecoklatan brarti ada oli yg masuk. tp kalo hitam saja pada elektroda dan kepala busi, berarti campuran bbm terlalu kaya. solusinya bersihkan busi dengan amplas atau sikat besi, dan jangan lupa pastikan busi kering dan gap/celahnya mengikuti anjuran pabrik, ukur dengan filler gauge. setelah yakin semuanya. pasang kembali dan coba hidupkan dulu dengan cara manual seperti no.1 tadi (pake engkol dulu). kalo hidup biarkan beberaa saat (jangan lupa kalo mesin dah panas gak usah pake choke lagi, bisa kebanjiran nanti.) jika normal dan tidak brebet atau cendertung mau mati mesinnya, berarti motor normal lagi, tp kalo langsam naik turun, coba atur setelan udara dan langsam/rpmnya. usahakan rpm di set agaak tinggi di kisaran 1400-1500, sementara baut setelan angin, bisa di setel dengan cara tutup penuh putaran ke kanan atau searaj jarum jam hingga mentok, dan buka kembali kebalikan arah jarum jam atau ke kiri sebanyak 1 putaran dulu. jika deru motor bagus / halus dan gak naik turun berarti setelan sudah normal. tp kalo belum, coba buka lagi 1/4 putaran hingga terasa pas. hal ini tergantung bbm yg di gunakan, biasanya kalo bensin premium, bukaan bisa lebih kecil, tp kalo pertamax atau oktan yg tinggi bukaan bisa lebih besar. setelah itu jalan kan motor sambil ngelirikin tetangga yang manis-manis...hehehhe...kalo saat di gas atau stop and go gak mati, berarti solve. kalo masih mati jg. ke case selanjutnya.
 
4. karbu kebanjiran. hal ini sebenarnya bisa di akali dengan cara melakukan akselerasi secara terus menerus dengan choke tertutup hingga motor benar2 berjalan normal, atau di gas naik turun secara terus menerus, hingga pasokan bbm di karbu sedikit berkurang dan kembali normal sesuai batas pelampngnya.
 
3. sori di balik. jika yg terjadi adalah air masuk ke kenalpot bisa dengna cara melakukan akselerasi2/ mainkan rpm tinggi2 hingga air td keluar dari knalpot dan kering.
 
kalo sudah gitu, semua masalah solve. tpjika permasalahan masih muncul sepertinya harus di bongkar di bengkel yg lengkap peralatannya, (kecuali anda punya peralatan yg lengkap, minimal toolsnya menunjang untuk buka karbu) dan bongkar karbunya. takutnya jg mainjet/pilot jet yg tersumbat karena kotoran, bisa jadi, tergantung kondisi bbm yg di gunakan, apakah ada campuran minyak tanah atau tidak, atau malah kecampur air..hehehehe...kalo bisa saya sarankan lebih baik pake pertamax saja, masih lebih aman, kalo kesusupan air. maksudnya, karena oktan tinggi perbedaan senyawa air dan bbm bisa di eliminir karena pengabutan masih bagus dan combution masih bisa terjadi. tp kalo bensin kualitas rendah...bisa gak kuku tuh...
 
moga aja cerpen saya bisa sedikit melegakan hati bro, krena belum solve makanya saya bilang "melegakan" kalo udah solve....ganti menyenangkan..huahahahha
 
cheers
heru herlambang
malang
 
Pada tanggal 5/12/06, Suratno <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Selamat pagi saodara-saodara semuanya,
 
saya mau minta tolong solusinya mengenai JMX saya yang sedang ngadat sekarang.
Ceritanya begini.......( kayak sinetron ya)
 
Semalam saya melintasi jl Supomo ke arah Pancoran sekitar jam 18 WIb. Karena kondisi hujan lebat maka jalan banjir sekitar satu ma ta kaki yang sedang nangkring di MX ato 40cm. Karena saya terlanjur basah maka saya paksa terus untuk melintasi daerah banjir. akhirnya dengan basah kuyup sampailah saya dirumah. Nah paginya tuh .... saya berangkat kerja tiba tiba motor nggak mau jalan, kalo digas mati. akhirnya aku paksa jalan dengan menggunakan cuk. setelah jalan cuk aku tutup lagi. tapi asal tutup kas ato ngerem, saya gas lagi mati lagi dan harus dibantu cuk.
karena saya di tunggu bos di kerjaan jadi saya paksa dulu ke kerjaan.
 
Bagi yg tahu solusinya tolong banget bantu saya, karena saya kesian lihat MX saya nggak bisa lari
 
atas bantuannya teman-teman saya ucapka terimakasih


======================================================================
MX Rider Community (MXRC) Official Website : http://www.mxrider.or.id/

- Posting     : email ke [email protected]
- Berlangganan: email ke [EMAIL PROTECTED]
- Berhenti    : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Digest      : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Baca di web : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Reset email : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Bouncing    : http://groups.yahoo.com/myprefs?edit=2
- Mailinglist : http://groups.yahoo.com/group/mxrider/
======================================================================
*** SAVE BANDWIDTH!,  Mohon buang message yang tidak diperlukan ***

Moderator [mxrider]




SPONSORED LINKS
Motorcycle parts Automotive maintenance Motorcycle accessory
Automotive radiators


YAHOO! GROUPS LINKS






======================================================================
MX Rider Community (MXRC) Official Website : http://www.mxrider.or.id/

- Posting     : email ke [email protected]
- Berlangganan: email ke [EMAIL PROTECTED]
- Berhenti    : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Digest      : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Baca di web : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Reset email : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Bouncing    : http://groups.yahoo.com/myprefs?edit=2
- Mailinglist : http://groups.yahoo.com/group/mxrider/
======================================================================
*** SAVE BANDWIDTH!,  Mohon buang message yang tidak diperlukan ***

Moderator [mxrider]




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke