Mxrider mania, cerita sedikit neh tadi pagi ane jatuh di tosari pas mau masuk jalur lambat ke arah bundaran HI, kecepatan ane cuma 60 km.tiba-tiba dari belakang muncul minibus DEPHAN dengan kecepatan tinggi melaju padahal mau masuk jalur lambat ya.ane udah kaseh sein pake klakson pula lagi maseh aja nyorobot akhirnya ane jatuh untung pas trotoar taman yang banyak rumputnya ga parah seh,cuma pinggir sayap mx sebelah kanan ane lecet , knalpot juga.sang supir lanjut aja terus kaya ga ada dosa.
 
mx rider, karena sayap mx ane lecet kalau mau diganti kira-kira berapa ya harganya atau ada solusi laen?
 
thanx
 
Leo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
kalau ada yg begitu lagi coba aja di foto terus di kirim ke www.maludong.com
ini situs tentang tertib berlalu lintas....apalagi kalo ada oknum aparat yg melanggar..foto & kirim aja ya....biar mereka malu sekalian
 

-------- Original Message --------
Subject: FW: Sudah Separah Inikah Mentalitas Pengemudi di Jakarta Tercinta?
Date: Wed, 31 May 2006 08:55:21 +0700
From: [EMAIL PROTECTED]
To: undisclosed-recipients: ;




Poppy Gelora Tungga Dewi | Finance Department | PT Thames Pam Jaya | BUARAN PROJECT OFFICE – JL Raya Kalimalang No 89 Jaktim | Tel:+6221 86900333 ext  1035| Fax:+6221.8643001 | mailto:[EMAIL PROTECTED]
Teman-teman sekalian,
 
 Saya ingin menceritakan kejadian yang sangat mengerikan yang
terjadi di jalanan di kota metropolitan kita ini. Kejadian ini tidak
terjadi pada saya, namun kejadian ini menimpa orang lain dan saya
menyaksikan sendiri, bagaimana kejamnya hukum rimba di jalanan di
kota Jakarta tercinta ini.
 
 Mohon diingat bahwa dalam menulis ini karena hati nurani saya
terketuk. Sudah separah inikah mentalitas pengemudi di Jakarta
tercinta ini?
 
 Ada dua hal yang ingin saya capai.
 
 Pertama, adalah untuk menyadarkan sopir/pemilik mobil yang
melakukan tindakan tidak berkemanusiaan ini untuk sadar. Maka dari
itu saya menuliskan secara jelas pelat nomor dan deskripsi mobilnya
agar yang bersangkutan tahu bahwa apa yang dilakukannya jelas salah.
 
 Kedua, adalah untuk memberitahu rekan-rekan (dan tentunya juga
mengingatkan saya sendiri) bahwa masih banyak orang-orang yang
memberlakukan hukum rimba dalam berkendara. Kita (dan tentunya saya
sendiri) memang harus tenang dan sabar dalam berkendara, agar tidak
terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
 
 Kejadiannya seperti berikut.
 
 Tanggal 26 Mei 2006 sekitar jam 3:15 sore, saya (mengendarai
Toyota Fortuner) masuk tol kota dari Rawamangun ke arah Cawang.
Tujuan akhir saya adalah Cibubur.
 
 Saat saya berkendara di jalur paling kanan segera setelah saya
masuk tol. Dikaca spion saya lihat Suzuki Karimun ada dibelakang
saya, dan Honda CR-V (generasi kedua CR-V sekitar tahun 2003-2004)
berwarna hitam ada dibelakang Karimun.
 

  Terlihat CR-V tersebut memakai strobe light (lampu yang berkedip
cepat, seperti yang biasa digunakan pada pengawal presiden, polisi,
dan lain-lain) yang diletakkan didalam grille depan, namun masih
jelas terlihat cahayanya. Juga terlihat bahwa CR-V ini mempunyai
tiang untuk bendera kecil (seperti yang biasa kita lihat di mobil
menteri atau pengawal presiden) yang terletak persis ditengah bumper
depan.
 
 CR-V ini mengedip-ngedipkan lampu besar, selain tetap menyalakan
strobe light-nya untuk meminta Karimun minggir. Sebelum sempat
Karimun itu minggir, Honda CR-V ini menyalip dari samping kiri,
masuk ke jalur kanan lagi dan rem mendadak. Sepertinya untuk
menghukum/membuat kaget Karimun itu karena tidak memberikan jalan
segera cepat.
 
 Saya melihat kejadian itu melalui spion saya. Terlintas dua
kemungkinan dipikiran saya. Pertama, mobil CR-V ini sedang mengawal
pejabat. Atau kedua, mungkin memang sopir mobil CR-V menyalakan
strobe light hanya ini berlaku sewenang-wenang di jalan.
 
 Saya buru-buru ambil jalur tengah, memberikan jalan untuk CR-V itu
supaya saya tidak mengalami hal yang sama seperti Karimun dibelakang
saya.
 
 Setelah CR-V melewati saya, baru saya tahu bahwa ternyata CR-V ini
tidak sedang mengawal pejabat. Jadi memang sopirnya berlaku arogan
di jalan saja.
 
 Yang membuat saya heran adalah, pelat nomor mobilnya adalah pelat
hitam, dengan nomor polisi B 8679 PB (saya sampai ingat pelat nomor
mobilnya, karena sangat sebal dengan tindakan arogan sopirnya
terhadap orang lain di jalan). Saya menjadi bertanya-tanya apakah
memang diperbolehkan untuk menggunakan tiang bendera kecil dan
strobe light pada mobil yang berpelat hitam?
 
 CR-V tersebut melaju dengan sangat kencang, menyalip kanan-kiri
sampai akhirnya hilang dari pandangan.
 
 Beberapa menit berlalu, saya sekarang sudah semakin dekat ke
Cibubur, saya baru saja melewati exit Pondok Indah.
 
 Beberapa saat kemudian, saya lihat CR-V yang sama ada berhenti di
bahu jalan. Didepannya ada Honda City baru. Honda City tersebut
parkir melintang didepan CR-V tersebut. Kelihatannya sepertinya CR-V
tersebut dipaksa minggir/berhenti oleh City itu.
 
 Saya lihat pengemudi City sudah turun dari mobil dan berada di
sisi sopir CR-V. Sopir CR-V duduk didalam mobilnya. Saya tidak tahu
apa yang mereka lakukan. Kalau dugaan saya, sopir City mungkin
sedang marah-marah kepada sopir CR-V karena sopir CR-V tersebut
mengemudi dengan ugal-ugalan.
 
 Saya tetap melaju dan sekarang saya sudah mendekati exit Cibubur
yang tinggal 1 km lagi. Saya ambil jalur kiri (jalur paling kiri,
bukan bahu jalan).
 
 Dikaca spion kiri, saya lihat dikejauhan mobil hitam melaju dengan
kencang sekali dibahu jalan. Saya duga mobil itu adalah mobil CR-V
yang kabur dikejar City. Ternyata saya salah, karena ternyata itu
adalah mobil Nissan X-Trail hitam yang sedang dikejar oleh CR-V
hitam yang masih dengan strobe light yang dinyalakan dan lampu besar
yang dinyalakan. Dugaan saya, sopir mobil X-Trail tersebut melakukan
suatu hal yang tidak disukai oleh sopir mobil CR-V sehingga kejar-

kejaran terjadi.
 
 Saya melaju sekitar 80-100 km/jam dijalur paling kiri tersebut
(jalanan memang lagi kosong) dan dugaan saya, mereka (X-Trail dan CR-
V) melaju dengan kecepatan sekitar 160 km/jam dibahu jalan, menyusul
saya dari kiri. Saking kencangnya dan dekatnya mereka menyusul saya
(perlu diingat, bahu jalan tidak lebar), mobil Fortuner saya bisa
bergeser ke kanan (seperti terasa disusul oleh bus).
 
 Jelas ini merupakan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan kedua
mobil tersebut.
 
 Saya lihat mereka berdua mengambil exit Cibubur juga. Saya lihat
pada saat sopir X-Trail membayar tol, sopir CR-V cepat-cepat turun
dan menyampiri X-Trail. Sopir CR-V tersebut menendang-nendangi pintu
bagian sopir X-Trail, lalu lompat ke kap mesin X-Trail. Loncat-
loncat sebentar disana, lalu sopir CR-V tersebut lompat lagi ke atap
X-Trail, juga loncat-loncat sedikit disana. Sopir CR-V tersebut lalu
turun, menendang pintu bagian sopir X-Trail.
 
 Setelah puas menghukum/membalas dendam/merusak mobil orang lain,
sopir CR-V tersebut masuk kembali ke mobil. Sopir X-Trail tidak
melakukan apa-apa, hanya diam dimobil. Saya tidak tahu apakah sopir
X-Trail itu takut/kaget sehingga tidak melakukan perlawanan apa-apa,
atau mungkin sopir CR-V itu memiliki senjata (yang tentunya tidak
bisa saya lihat, karena dari posisi mobil saya yang sedang antri
karcis, saya tidak bisa melihat apakah ada senjata yang diselipkan
dicelana atau tidak).
 
 Saya lihat sopir CR-V ketika berjalan kembali ke mobil CR-Vnya
mempunyai tinggi sekitar 165 cm, memakai kacamata hitam, rambut agak
pendek (namun tidak cepak) dan berkulit sawo matang.
 
 X-Trail lalu menuju kearah Cileungsi, dan CR-V masuk tol lagi
kearah Bogor. Jadi sepertinya CR-V tersebut mengambil exit Cibubur,
hanya untuk merusak/menghakimi X-Trail itu.
 
 Terlepas dari apa salah X-Trail terhadap CR-V, saya rasa tidak
benar untuk merusak properti/mobil orang lain. Apabila ada
perselisihan, lebih baik panggil polisi dan selesaikan didepan
polisi, secara hukum. Negara kita memiliki hukum yang pasti bukan
hukum rimba.
 
 Kalau dari apa yang saya lihat, saya mengambil pendapat bahwa CR-V
tersebut sangatlah arogan dalam berkendara dijalan raya. Ada dua
pesan saya terhadap CR-V hitam B 8679 PB tersebut.
 
 Bagi yang mengemudikan CR-V tersebut pada kejadian diatas, mohon
lebih sabar dalam berkendara. Tata krama tetap harus dijaga.
Tindakan arogan hanya akan mencelakakan diri sendiri dan orang lain.
Seluruh warga negara memiliki hak yang sama. Bukanlah tindakan
terpuji, dengan bermodalkan strobe light dan tiang bendera didepan
lalu berlaku semena-mena terhadap orang lain dan lalu merusak
properti orang lain.
 
 Jika pemilik mobil CR-V tersebut bukan yang mengemudikan mobil itu
pada saat kejadian tersebut, mohon kiranya menghukum sopir yang
mengemudikan CR-V pada saat kejadian tersebut. Hukuman perlu untuk
membuat efek jera.
 
 Bagi yang mengenal sopir/pemilik mobil CR-V dengan pelat nomor B
8679 PB tersebut, mohon diingatkan bahwa berlaku arogan tidak ada
positifnya. Buatlah pemilik/sopir mobil CR-V tersebut malu sehingga

tersadar, bahwa apa yang dilakukannya salah dan bukanlah sesuatu
yang hebat. Rasa malu memang perlu kadang-kadang untuk membuat kita
tersadar dan kembali ke jalan yang benar.
 
 Bagi para pengguna jalan sekalian, memang masih banyak orang yang
tidak berperikemanusiaan, tidak berpendidikan (pendidikan hati bukan
pendidikan formal), arogan dan tidak bersopan santun dijalan. Atas
hal ini, kita memang musti hati-hati dalam berkendara dijalan dan
lebih sabar. Jangan terpancing untuk melakukan sesuatu yang akan
kita sesali.
 
 Mohon kiranya bantuan dari teman-teman sekalian untuk
menyebarluaskan e-mail ini, agar dua tujuan dari tulisan ini
(seperti yang saya sebutkan diawal e-mail ini) dapat tercapai.
 
 Hormat saya,
Jeffrey
           





----------------------------------------------------
EMAIL DISCLAIMER

This email and any files transmitted with it is
confidential and intended solely for the use of
the individual or entity to whom it is addressed.
Any personal views or opinions stated are solely
those of the author and do not necessarily
represent those of the company.

If you have received this email in error
please notify the sender immediately.
Please also delete this message and
attachments if any from your computer.

--   Regards,  Junianto M  ASEAN Centre for Energy  ACE Building 6th Floor  Jl. H.R. Rasuna Said Blok X-2, Kav. 07-08  Kuningan, Jakarta 12950, Indonesia  Tel.: (62-21) 527 9332 / Fax: (62-21) 527 9350  E-mail: [EMAIL PROTECTED]  Website: www.aseanenergy.org

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

======================================================================
MX Rider Community (MXRC) Official Website : http://www.mxrider.or.id/

- Posting     : email ke [email protected]
- Berlangganan: email ke [EMAIL PROTECTED]
- Berhenti    : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Digest      : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Baca di web : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Reset email : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Bouncing    : http://groups.yahoo.com/myprefs?edit=2
- Mailinglist : http://groups.yahoo.com/group/mxrider/
======================================================================
*** SAVE BANDWIDTH!,  Mohon buang message yang tidak diperlukan ***

Moderator [mxrider]




SPONSORED LINKS
Automotive maintenance Motorcycle accessory Motorcycle parts
Automotive radiators


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke