Subject: AROGANSI PAK POLISI


Ini sekedar sharing saja dengan neters, saya harap hal ini tidak 
terjadi
pada yang lain, cukup yang jadi korban saya.

Pada tanggal 28 Juli 2006 jam 20.30, saya beserta suami saya melintas 
di
depan Hero Kali Malang Bekasi dengan menggunakan kendraan roda dua, 
pada
saat itu ada 2 dua orang Polisi yang bertugas menertibkan lalulintas, 
ketika
kami lewat didepan mereka laju kendraan kami dihentikan Bapak Polisi
tersebut. Setelah semua dipriksa (SIM, STNK) suami saya diambil, saya
bertanya "kenapa kami ditilang?", alasan mereka cukup jelas bahwa 
salah satu
dari kami tidak memakai helmet dan saya terima kesalahan itu dengan 
senang
hati karena mungkin Bapak Polisi tersebut sangat mentaati hukum yang 
berlaku
bagi keselamatan pemakai jalan, tetapi ketika suami saya sedang 
diperiksa
banyak sekali pengendara yang lewat tanpa memakai alat keselamatan 
tersebut
(apa kami ditangkap karena motor kami memang terlalu mencolok dari 
yang
lain?).

Saya mulai penasaran, "Pak kenapa cuma kami yang diberhentikan?", 
ucapan
tesebut meluncur otomatis keluar dari bibirku tanpa ada intonasi yang
berlebihan dan saya anggap itu wajar2 saja jika saya ucapkan. Akan 
tetapi
apa yang saya dapatkan, bukannya jawaban yang tegas, lugas dan bijak 
sebagai
aparat penegak hukum, melainkan cacian & makian yang saya dapatkan, 
tidak
sampai disitu, telunjuk oknum Bapak Polisi itupun menuding2 didepan 
hidung
saya.

Awalnya saya cukup bersabar menghadapi kondisi seperti itu dan 
kembali saya
bertanya "Bapak kenapa bentak - bentak saya seperti ini didepan umum,
harusnya Bapak bisa menerangkan apa yang saya tanya dengan benar?", 
apa yang
saya terima, hmm…. makian yang lebih perih dari yang saya dapatkan
sebelumnya, tidak berpendidikanlah, tidak bermoral lah yang oknum 
Polisi itu
ucapkan. Saat itu emosi saya pun sudah tidak terkendali dan keluarlah 
dari
mulut saya segala macam khas cewek yang merasa tersakiti, untung 
suami saya
dan Bapak Polisi satunya lagi cepat melerainya, akan tetapi saya 
tidak bisa
dihentikan begitu saja, karena seumur hidup saya, saya tidak pernah
diperlakukan seperti itu didepan umum apalagi dengan makian kasar dan
telunjuk yang hampir mengenai hidung saya.

Dengan diiringi air mata saya coba menelepon seseorang yang saya 
harapkan
bisa memberikan satu perlindungan & pembelaan bagi warga sipil yang
teraniaya seperti saya di hadapan dia (oknum Polisi), dan ternyata 
memang
ampuh tidak lama kemudian Dia melunak sambil menyerahkan bukti 
tilangnya
suami saya, begitupun dengan pengendara lain yang ditangkap, dia 
layani
dengan ucapan yang mulai enak didengar, pengendara selanjutnyapun 
tertangkap
akan tetapi dibebaskan begitu saja tanpa dikeluarkanya surat 
tilang, "ADA
APA INI, MENGAPA SEPERTI ITU?", atau memang Oknum Polisi tersebut 
berbuat
tidak sepantasnya sebagai penegak hukum dan pengayom masyarakat?.

Yth Bapak Kapolri, Bapak Kapolda & Bapak Kapolres Bekasi, saya sangat
menghargai kerja keras yang Bapak2 lakukan untuk membenahi jajarannya 
dalam
mengayomi masyarakat, akan tetapi sangat disesalkan jika masih ada 
oknum
seperti itu (yang belakang diketahui bernama AHMAD AS) yang masih 
melayani
masyarakat dengan kasar dan berlaga layaknya preman, seharusnya 
jajaran
Bapak itu bisa disegani masyarakat, bukannya malah ditakuti yang
mengakibatkan rusaknya citra Polisi dan antipati masyarakat sendiri 
terhadap
Polisi.

Setelah saya cermati kejadian beberapa jam yang lalu, saya pun 
tersadar akan
kata kata oknum Polisi yang menyebut saya tidak berpendidikan & 
bermoral
ternyata memang sebaliknya, mungkin yang tidak bermoral & tidak
berpendidikan itu adalah oknum Polisi tersebut yang tidak bisa 
mengayomi
masyarakat dengan baik,…ntah kenapa dia berlaku seperti itu 
mungkinkah dia
lagi mengalami krisis ekonomi seperti saya, yang ahirnya emosi dari 
rumah
dibawanya ketempat dia bertugas yang kebetulan mungkin saat bertugas
"setorannya belum mencukupi"..hingga keluarlah lagak premanismenya 
yang
membuat saya jijik dan muak melihatnya.

Hingga tulisan ini dibuat, saat ini saya pun masih merasakan betapa 
sakitnya
kata-kata oknum polisi tersebut, dan saya masih mencoba mencari 
keadilan
dengan berniat datang ke Polres Bekasi siang ini, saya harap semua 
berjalan
dengan lancar dan saya meminta dukungan para neters yang terhormat 
untuk
menyampaikan dan menyebar luaskan berita ini agar semua Oknum Polisi 
menjadi
jera untuk berbuat semena-mena terhadap masyakat yang notabene 
menggaji
mereka untuk meminta dilindungi bukannya meminta untuk dimaki-maki.


Salam,

Hani
(sipil tertindas)








======================================================================
MX Rider Community (MXRC) Official Website : http://www.mxrider.or.id/

- Posting     : email ke [email protected]
- Berlangganan: email ke [EMAIL PROTECTED]
- Berhenti    : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Digest      : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Baca di web : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Reset email : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Bouncing    : http://groups.yahoo.com/myprefs?edit=2
- Mailinglist : http://groups.yahoo.com/group/mxrider/
======================================================================
*** SAVE BANDWIDTH!,  Mohon buang message yang tidak diperlukan ***

Moderator [mxrider] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mxrider/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke