|
Any Comment?...
-------Original
Message-------
Date: 09/20/06
11:00:49
Subject: FW: Majalah
Hidayah yg Penuh Kebohongan
Dari dulu gw juga udah curiga sama keabsahan cerita-cerita
Hidayah.
Apalagi di TV sampai ada cerita versi dari negeri Jiran...
Kacau Deh
-----Original Message-----
Sent: Friday, September 15, 2006 8:32 AM
To: Daniel Fuad Salim; Dwi Fitriana; Ferdy Agustian; Firza Subchan;
Hasan
Suganda; M. Akbar Budi S; Sukarno; Zulfikar Irianto
Subject: Majalah Hidayah yg Penuh Kebohongan
COBA, TUH...
>
> MAJALAH HIDAYAH DAN POP,TERNYATA SAUDARA KANDUNG
>
> Saya sangat khawatir dengan perkembangan "Islam Belatung" yang
cukup
> pesat sekarang ini. Yang saya maksud dengan "Islam Belatung"
adalah
> Islam yang digambarkan melalui cerita teror-horor seperti
"belatung
> keluar dari perut si fulan karena melakukan dosa anu" atau
"kuburan
> tak mau menerima jasad si fulan karena dosa anu" dan
cerita2
> semacamnya. Maaf jika istilah saya untuk menggambarkan 'Islam'
yang
> disampaikan dengan cara itu cukup kasar, sebab saya kira
cerita2
> demikian sesungguhnya dusta dan hanya menodai kesucian dan
kemurnian
> Islam yang "sejati". Cerita2 itu sekadar sampah, yang
karena
> ketidaktahuan umat Islam, kemudian menjadi seolah-olah kisah
agung
> yang wajib diketahui semua muslim yang saleh..
>
> Sekitar dua-tiga tahun lalu, saya masih ingat persis seorang
teman
> yang juga alumni HMI Bogor pernah bercerita kepada saya. Dia
waktu itu
> reporter majalah Gatra dan sedang ditugaskan untuk
menginvestigasi
> majalah Hidayah-Intisari Islam, sebab majalah tsb dianggap
fenomenal.
> Dalam arti, oplag-nya besar meskipun usianya relatif baru
beberapa
> tahun.
>
> Ketika datang ke kantor majalah Hidayah, ia sempat kebingungan
karena
> tempat yang didatangi ternyata kantor tabloid Pop, tabloid
porno.
> Hampir balik lagi karena menyangka salah alamat, ia tanya
> orang2 di tempat itu. Ealah... ternyata kantor Hidayah letaknya
juga
> di tempat yang sama. Ia penasaran, mengapa tabloid dari
'aliran'
> berbeda bisa menempati kantor yang sama? Selidik punya
selidik,
> ternyata penerbit keduanya sama, yaitu PT Varia Pop
Nusantara.
>
> Setelah mendengar cerita dia, saya cek dengan melihat nama
penerbit
> pada majalah dan tabloid tsb. Astaghfirullah, ternyata sama...
PT
> Varia Pop Nusantara.. Silakan teman2 juga cek langsung.
> Teman saya juga sempat bertanya kepada pimred Hidayah waktu
itu,
> apakah cerita yang ditampilkan dalam Hidayah benar adanya.
Dijawab,
> bahwa cerita2 tsb diperoleh reporter Hidayah dari
masyarakat.
> Benar tidaknya wallahu a'lam!
>
>
> Kesimpulan saya:
> 1. Karena penerbitnya sama, sebenarnya tujuan Hidayah dan Pop
juga
> sama, yakni, mencari untung sebesar2nya. Bedanya, Pop membidik
pasar
> pria2 mesum, sedangkan Hidayah mentargetkan pasar kaum
muslim
> kebanyakan. Saya tidak tahu seberapa besar jumlah pria mesum
yang suka
> Pop. Tetapi, jumlah kaum muslim yang bisa dipikat dengan cerita2
horor
> yang ditampilkan Hidayah, saya yakin sangat banyak. Terbukti,
Hidayah
> dibeli banyak orang.
> 2. Strategi yang digunakan penerbit tsb adalah "mengalalkan
segala
> cara". Porno atau 'Islami', selama itu menguntungkan, sikat
teruss...
> 3. Ada kemungkinan, keuntungan dari Hidayah digunakan untuk
mensubsidi
> Pop. (Pop butuh subsidi karena kalah bersaing dengan media
porno
> sejenis, menurut info seorang teman yang lain). Jadi kalau kita
beli
> Hidayah, sama saja mensupport Pop.
> 4.Asumsi saya, siapapun di balik
> majalah Pop adalah manusia bejat moral. Tidak logis jika
manusia
> semacam itu, melalui majalah Hidayah-nya, punya niat baik
untuk
> mendakwahkan Islam yang benar.
> 5.Majalah Hidayah adalah majalah tipu2 dan menyesatkan umat
Islam.
> Demikian pula majalah sejenis yang akhir2 ini bermunculan.
> Saya bertanya-tanya, apakah kyai2 kita tidak tahu hal ini?
Dalam
> rubrik konsultasi majalah Hidayah, salah satu pengisinya adalah
Kyai
> Ali Yafie, kyai sepuh yang tak diragukan lagi kualitas
keilmuannya
> terutama dalam bidang ilmu fiqih. (Dalam versi Hidayah sekarang,
juga
> ada Ust Arifin Ilham &
> ulama2 lain yang cukup terkenal).
> Saya tidak pernah mendengar Nabi mengajarkan Islam dengan
cerita2
> horor. Kalaupun ada dalam Quran hanyalah cerita2 tentang neraka,
tak
> lebih dari itu. Islam yang disampaikan Nabi adalah Islam yang
penuh
> hikmah dan mauidzah.
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Want to be your own boss? Learn how on Yahoo! Small
Business.
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection
around
30 years as Indonesia's Leading Risk Services Provider For more
information,
30 years as Indonesia's Leading Risk Services Provider For more
information,
30 years as Indonesia's Leading Risk Services Provider
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Privileged/Confidential Information may be contained in this
message. If you are not the addressee indicated in this message (or
responsible for delivery of the message to such person), you may not copy
or deliver this message to anyone. In such case, you should
destroy this message, and notify us immediately.
|