-------- Original Message --------
Subject:        [Jalansutra] Salam Kenal & Review D'Cost
Date:   Sun, 24 Sep 2006 21:49:05 -0700 (PDT)
From:   Hadi Hemanda <[EMAIL PROTECTED]>
Reply-To:       [EMAIL PROTECTED]
To:     [EMAIL PROTECTED]



 Dear Keluarga JS-ku,
   Terima kasih untuk moderator yang sudah mengijinkan saya untuk gabung di 
milis ini. Kenalkan, nama saya Hadi Hemanda, newbie yang baru mengikuti milis 
ini (belum genap 1 bulan :) dan sangat  kaget dengan aktifitas yang sangat luar 
biasa. Satu atau dua hari saja tidak mengecheck email, langsung harus catch up 
membaca puluhan email yang datang.  Walaupun saya menggunakan daily digest, 
tapi tetap sampai sekarang pun saya masih berhutang belum membaca email dari 
beberapa hari lalu :)
   Demikian kenalan singkatnya & sekalian saya mau coba-coba ikutan review & 
menceritakan pengalaman waktu makan di resto itu (with regards to Mr Donny ? Head of 
Marketing D?Cost).
                 Nama Resto : D?Cost
Marketing Tag : Mutu Bintang Lima, Harga Kaki Lima
Alamat : Kemang Raya 84
Telpon : 71792661, 70621609
Kapasitas : ± 300 orang (info dari pihak resto)
Jam Operasional : Pagi ? 11.00 s.d. 15.00 (last order 14.30)
                          Malam ? 18.00 s.d. 22.00 (last order 21.30)
        Promosi (sampai dengan akhir September) :
-       Diskon 100% untuk surcharge (biaya karyawan)
- Untuk pemilik Gold / Platinum Credit Card (dari bank mana saja), harga yang diterapkan adalah UP TO YOU Price Sesuai dengan marketing tag yang diusung oleh restoran ini, memang harga-harganya cukup murah dengan fasilitas ruangan yang ada, mutu makanan dan lokasi (daerah elit...Kemang). Hanya perlu diperhatikan, ada tambahan surcharge per orang (istilahnya : biaya karyawan) sebesar Rp. 2.600 / orang.
Mereka membedakan harga (dgn istilah Harga Kaki Lima) untuk dine-in dan harga 
untuk take-away (rata-rata selisih 20% lebih mahal take-away).
Mutu makanan baik rasa maupun penampilan cukup ok (sorry saya sedang tidak bawa 
kamera, jadi tidak bisa memperlihatkan :(

Cumi Goreng Mentega : cumi besar (cukup segar) dipotong-potong seperti cincin 
rasanya biasa saja, tidak terlalu istimewa. 1 porsi @ 10.000 cukup untuk maks 3 
orang
Udang Pacet Goreng Mentega : 4 ekor udang ukuran sedang (cukup segar), rasanya 
biasa saja, tidak terlalu istimewa. 1 porsi @ 15.000
 Udang Pacet Saus Padang : 4 ekor udang ukuran sedang (cukup segar), sausnya 
kurang berasa, tidak seperti saus padang biasa, maaf untuk saya ini 
penilaiannya kurang . 1 porsi @ 15.000
 Udang Pacet Lada Hitam : 4 ekor udang ukuran sedang (cukup segar), yang ini 
patut dicoba, penampilannya yang hitam legam ternyata tidak sepedas yang 
dibayangkan. 1 porsi @ 15.000
 Tumis Kangkung : Tidak hot plate, kelihatannya kangkungnya kurang segar atau 
dimasaknya terlalu lama. Rasanya biasa saja.  1 porsi @ 3.500

      Sayang tidak semua pesanan kami diantar, jadi review makanan-nya jadi 
kurang lengkap

Untuk ruangan, mereka menyediakan tempat in-door, dengan meja kapasitas 4 dan 2 
orang,  yang bisa di atur ulang sesuai banyaknya pelanggan.
Untuk out-door area, mereka menggunakan meja melingkar dengan payung di 
tengah-tengah (seperti pondokan di kolam-kolam renang). Ada kolam (seperti 
bekas kolam renang ??) di tengah-tengah area dengan lighting yang cukup baik 
sehingga suasana di out-door area, terasa lebih nyaman dibanding dengan hiruk 
pikuk yang terjadi di ruang in-door. Hanya sayang kurangnya pengaman memaksa 
kita untuk ekstra hati-hati, terutama untuk anda yang membawa anak kecil karena 
ada kemungkinan anak anda bisa terjatuh ke kolam.
Secara keseluruhan, menurut saya pribadi restoran ini cukup ok (tapi ini belum pendapat final, perlu kunjungan berikutnya).

SEHUBUNGAN DENGAN MASA PROMOSI Resto ini cukup berani dengan mengadakan promosi UP TO YOU PRICE untuk pemegang credit-card Gold / Platinum (dari bank mana pun). Maksudnya UP TO YOU PRICE ini, adalah anda sendiri yang menentukan berapa anda harus bayar untuk makanan yang anda makan. Menarik bukan? Itu juga yang mendorong saya untuk mencoba. Minimum charge adalah Rp. 1.000,- (tidak jelas per-orang atau total 1 bill) dengan jumlah maksimum rombongan 10 orang.
 Menurut saya (please CMIIW), mereka menanggung cost of promotion ini 
sendirian, tidak didukung credit card manapun. Kenapa Gold / Platinum card 
holder saja? Selain membatasi pengunjung resto, juga untuk menekan biaya 
promosi  tersebut. Maksudnya begini, jika anda pengguna Gold / Platinum card, 
apa anda ?tega? membayar 10.000 atau 20.000 untuk rombongan 10 orang ? Pasti 
ada juga yang tega, tapi mungkin perkiraan mereka (secara umum) persentasenya 
cukup kecil, lebih banyak yang rela membayar sewajarnya.
   Ternyata saya juga termasuk orang yang tega tersebut, saya hanya rela bayar 
Rp. 30.000 untuk rombongan 8 orang. Begini ceritanya :)
   Sebelum pergi, saya sudah membayangkan resto ini pasti akan ramai sekali 
jadi saya (dan istri) sudah siap mental J, sampai jam 19.30 an, kita sudah jadi 
waiting list nomor 73, padahal saat itu baru nomor 52 (jadi saya harus menunggu 
20 nomor lebih). Antara ragu, mau tetap menunggu atau pindah resto. tapi godaan 
bayar suka-suka akhirnya memaksa saya untuk tetap bertahan.. Setelah menunggu 
kurang lebih 1 jam, akhirnya saya dan rombongan dapat tempat juga. Sayang meja 
yang untuk 6 orang (sehingga bisa makan dengan nyaman), tapi dipaksa jadi 8 
orang. So far so good.. saya masih bisa terima karena kondisinya memang sangat 
ramai.
     Begitu mau pesan, menu yang sudah dipegang dan sudah dipilih oleh rombongan 
kami, ternyata ditolak . Saat itu hanya menu paket yang bisa dipilih, di sini 
kekecewaan & emosi saya baru mulai muncul :( .
Alasan yang dikemukakan adalah karena hari itu hampir semua menu sudah habis, sehingga untuk mempermudah hanya menu paket yang diperbolehkan, padahal di papan board info sold-out hanya ada ikan kakap dan baronang. Saya sempat ngotot mau memesan kepiting (masa iya makan di resto sea-food tapi tidak menyediakan kepiting), tapi dibilang mereka sudah 3 hari tidak ada kepiting sama sekali. Waktu antri saya sudah bertanya kepada resepsionis, apakah menu yang dipilih harus dari menu paket, yang bersangkutan mengatakan tidak, dan mempersilahkan memilih makanan apa saja dari menu. Di sini penilaian saya mulai negatif.
   Waktu menunggu makanan datang, saya masih bisa maklum plus penerima order 
sudah mengatakan bahwa pesanan akan sedikit lama karena antrian di dapur masih 
banyak, jadi rasanya saya tidak berhak marah :)
 Tetapi yang membuat saya tambah kecewa, begitu sebagian hidangan datang, 
piring dan sendok  belum disediakan. Kami masih harus menunggu sepuluh menit 
sampai peralatan tersebut datang. Celakanya, hal tersebut bukan kekecewaan yang 
terakhir.... masih ada yang lebih parah dari semua itu :).
Kami memesan 4 macam udang, 4 macam cumi, 4 macam ikan dan 4 macam sayur (jadi 4 x set menu). Pada kloter pertama yang diantar hanya 1 macam cumi, 1 macam sayur dan 4 macam udang. Kami langsung makan sambil menunggu hidangan lain datang. Ternyata sampai saat makanan di meja habis, hidangan yang lain itu tidak datang-datang juga, setelah kami tanyakan mana yang lain, dengan entengnya mereka mengatakan bahwa hidangan yang lain sudah tidak ada lagi alias sudah habis!! Saya sampai tidak bisa marah lagi.... mereka tidak peduli sedikit pun untuk memberitahu pada tamunya bahwa tidak ada lagi hidangan lain.. kasarnya..silahkan makan apa adanya !! :)
   Setelah itu kami memanggil seseorang yang kelihatannya ?petinggi? dari resto 
tersebut, dia meminta maaf dan sebagai komplimen memberikan KEPITING, saya 
tambah sewot, karena tadi dibilang sudah 3 hari tidak ada, menurut ybs katanya 
baru saja datang. Entah info tersebut bisa dipercaya atau tidak, yang jelas 
saya dan istri sudah tidak selera makan, tapi komplimen tersebut ludes juga 
oleh anggota rombongan kami yang lain :)
Penutupan... waktu saya meminta bill, di situ tercetak bahwa meja kami, semua pesanan sudah tersaji lengkap? tapi harganya memang 0 karena kebetulan saya menggunakan promo UP TO YOU PRICE. Jadi demikian, dengan teganya, saya cuma rela membayar Rp. 30.000,- saja. Setelah itu, saya sempat berbincang-bincang dengan Pak Donny, beliau cukup simpatik dan dengan tulus meminta maaf. Beliau juga sempat menjelaskan tentang kesusahan-kesusahan yang mereka alami.
Kami serombongan dengan bercanda mengatan : Bayar semaunya, ya memang jangan 
harap bisa makan enak dan nyaman, jadi terima aja deh...      Apakah begitu ??? 
Bagaimana kesusaian dengan tag line ?Mutunya Bintang Lima?.
Untuk kali ini saya terpaksa harus maklum, tapi kapan-kapan saya akan datang lagi (di luar masa promosi) untuk mereview lagi apakah resto ini memang layak saya jadikan tujuan kuliner atau salah satu tempat yang tidak akan pernah saya kunjungi lagi (alias black-list...hehehehe sorry, semuanya istilah sendiri :)
 Demikian review saya... maaf bila kepanjangan dan ada kata-kata yang kurang 
berkenan.
   With warm regards,
   Hadi Hemanda

Kirim email ke