Tanpa bermaksud offensive, safety riding memang harus benar-benar diterapkan
di MXRC. No offense lagi, aku sering liat MX-MX dengan stiker MXRC melanggar
lampu merah, ngebut dan jalan lenggak lenggok di jalan. Selain demi
kepentingan pribadi, hal-hal seperti di atas pasti akan membuat citra MXRC
turun di mata masyarakat.

Cheers

On 1/30/07, nuriwan3 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

  halo bro mx-er udah semingguan ane gak mantau milis ini karena harus
istirahat akibat musibah MXblue nabrak beton pembatas jalan. kangen
juga yah.

pada kesempatan ini ane mao sharing pengalaman kecelakaan tadi dan
sekaligus mao ngingetan kita kudu makin hati-hati di jalan.

jadi kejadiannya terjadi pada hari senin malam, 22 januari 2007
lalu.usai mengikuti rapat di kantor hingga pukul 18.30 ane pulang naek
MXblue. Lantaran perut lapar dan ingin menghemat dengan makan di rumah
masakan bini ane, MXblue ane pacu dengan kecepatan yang lumayan.

was...wes...was...wes...dalam tempo kurang lebih satu jam ane udah
sampe di depok. sedangkan rumah ane masih lumayan jauh di citayam.
Saat melintas di lampu merah margonda pertigaan arah depok dua dan ke
jalan raya citayam saya masih sempat melihat jam tangan dan
menunjukkan pukul 19.30. "wah bentar lagi nyampe rumah dan bisa isi
perut yang 'honger' berat nih," guman ane sambil terus jalan begitu
lampu hijau menyala.

sambil berjalan, ane lirik jarum penunjuk tangki bensin berada di
titik E. "wah harus isi bensin nih. nanti setelah pertigaan jalan
kartini ngisi bensih ah," pikir ane.

kebetulan di sisi kanan jalan raya citayam, tepatnya setelah indomaret
memang merupakan tempat isi bensin langganan ane.

begitu mendekati pintu masuk pom bensin yang ada di sebelah kanan
jalan, ane melaju dalam kecepatan sedang antara 40-50 km/jam dan
jalanan sedang dalam kondisi sepi. jalan tersebut memang rada gelap.

saat saya berbelok ke arah pintu masuh pom bensin, tiba-
tiba.....braaakkkk...MXblue terhenti dan menabrak sesuatu. ane sempat
bangun dan melongok kenapa terjatuh, tapi baru sebentar ane terbangun
langsung pingsan lagi.

setelah siuman ane baru dikasih tahu motor ternyata menabrak pembatas
jalan beton setinggi 1/2 meter yang konon baru dipasang tadi sorenya.
pembatas jalan tadi belum dikasih rambu-rambu berwarna mencolok,
ditambah lagi di sana gelap sehingga ane tak melihatnya (padahal rutin
lewat jalan tersebut dan hafal letak pembatas jalan di sana).

untung saja saat itu ada dua "malaikat" pemuda yang sedang makan di
sana menolong ane hingga ke rumah sakit (RS)SM Cisalak. di ruang UGD
RS SM tadi diperiksa dan ternyata daguku luka, katanya tulang rahangku
sampai terlihat sehingga harus dijahit luar dan dalam sebanyak 9
jahitan. selain itu gigi geraham bawah rontok. sedangkan kaki memar
dan luka lecet.

setelah menolong ane dua malaikat ini pulang tanpa bersedia
memberitahukan identitasnya."saya hanya menolong aja kok mas," kata
dia sambil pergi berlalu.

melalui tulisan ini ane cuma bisa ngucapin makasih sangat besar atas
kemuliaan pemuda tadi, semoga Allah SWT membalasnya.

Alhasil, rencana di kepala ane mau ngisi bensin apalagi makan di rumah
tak terealisir. Allah berkehendak lain dan saya diberi cobaan musibah
ini.

Alhamdulillah sekarang ane udah bisa ngantor lagi meskipun dengan
jalan masih terpincang-pincang.

mudah-mudahan pengalaman ane ini bisa memberi manfaat buat MX-er
lainnya agar lebih berhati-hati di jalan.

salam MX-er

MXblue


Kirim email ke