emang bener juga kalo yang rese adalah oknum-oknum polisi n leasingnya. soalnya
gw udah coba mau lewat jalur polisi untuk ngurus semuanya, eh justru minta
lebih mahal dari yang diminta leasing. gila minta 2 juta untuk ngurus surat
kaditreserse polda ama blokir BPKP.itu yang minta oknum polres Cipayung yang
menangani kasus gw.
kalo boleh tau yang prosesnya 2 minggu itu asuransi mana bro? kalo benar begitu
bisa jadi referensi kawan-kawan yang laen juga untuk kedepannya. soalnya yang
jadi permasalahan selama ini dalam mengurus claim adalah adanya prosedur yang
mempersulit dan mengakibatkan terjadinya pungutan-pungutan liar seperti
diatas... jadi menurut gw yang bermasalah seringkali institusi asuransinya dan
sistem yang berjalan untuk ngurus claim tersebut. emang kita tiap hari mesti
ngurusan begituan apa? padahal yang diterima seringkali tidak sebanding dengan
kerugian kita baik materil maupun moril toh. yang aneh kok ada denda "kesalahan
pribadi" itu yang bikin gw bingung, itu namanya udah jatuh ketiban tangga pula.
seakan-akan pihak asuransi tidak rela kalo ada nasabahnya mendapatkan nilai
uang yang pantas.
btw sebenarnya pake kunci rahasia ama gembok mah udah cukup, asal selalu inget
untuk masangnya aja. kalo kemaren itu lupa di pasang..hehehehehe
thanks
Riky Rider
MXRC117
farisy <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Kalo
pengalaman gw, yang rese bukan asuransinya, tapi orang leasing dan polisi. Di
polres depok bikin BAP dll aja diminta 500 Rb dimuka.
Asuransi kalo lihat track dari klaim masuk sampe pencairan, hanya 2 minggu.
Paling bagus sih jangan sampe keilangan deh..
btw, ada yg tau alarm motor yg lumayan ? ato tempat pasang kunci elektronik
tambahan
-farisy-
from black MX to red MX
---------------------------------
Luggage? GPS? Comic books?
Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search.