sebenarnya banyak faktor penentu lainnya bro. misal motor yang di design
khusus untuk touring dengan sport umumnya terjadi perbedaan mencolok dari
sisi torsi sekalipun dengan cc yang sama. masalah bobot juga mempengaruhi.
termasuk design mesin, tegak, miring sekian derajat, atau tidur, atau model
v twin atau L twin. semua ditentukan saat awal desing/rancang bangun motor
tersebut.

umumnya, motor dengan gear yang lebih banyak di peruntukkan untuk mengejar
akselerasi dengan begitu jarak perpindahan gearnya pun pendek-pendek.
sementara yang gearnya sedikit umumnya di gunakan untuk touring jarak jauh
atau ngejar top speed. seperti motor dengan cc sama misal, cbr400rr dengan
cb400sf dengna basis mesin sama persis tp ada perbedaan dari sisi torsi dan
gearnya. cb400sf jika di ajak akselerasi pendek, jelas kalah ketimbang
cbr400rr tp kalo buat jalan jauh yang nota bene ngejar top speed cb400sf
jauh lebih mumpuni. mengapa gitu, ada perbedaan size tiap gearnya. misal di
mx 135 size gear untuk gigi 1-3 perbedaan rasionya pendek/kecil sekali
sementara selisih rasio antara gigi 3 dan 4 nyaris mendekati angka 2
rasionya. ini menunjukkan gigi 1-3 di peruntukkan mengejar akselerasi
terlebih dengan design mesin tegak pergerakan piston dan stang piston jauh
lbh berat ketimbang mesin berpostur tidur, tp mesin tegak unggulnya di sisi
torsi, artinya daya tekan piston di mesin tegak untuk menggerakkan stang
piston yg bertugas memutar bandul lebih terasa hanya dengan sekali dorong,
sementara posisi tidur, piston lebih ringan dan umumnya stang lebih pendek
tp putarannya jauh lebih banyak. pergerakan piston pada mesin tegak lebih
banyak di pengaruhi faktor grafitasi,sementara mesin tidur lebih
mengandalkan balancing. makanya proses pengikisan pada ring piston pun lebih
banyak terjadi pada mesin posisi tidur ketimbang mesin tegak. detilnya
banyak yang jelasin di internet, termasuk di how to stuff works.

nah kalo di suruh milih gigi banyak atau dikit, mungkin kalo saya di sruh
milih, saya milih mesin tegak, tp torsi gede sekalipun gigi sedikit,
alasannya saya masih gigi satu lawan saya udah gigi 3, begitu tergopoh-gopoh
masuk gigi 4 dengan santainya gigi 2 yang ngeladeni. hehehehehe

Pada tanggal 29/06/07, richar rahadian <[EMAIL PROTECTED]> menulis:

  sebesar besarnya CC ataupun banyak nya gigi tergantung dari jeroannya jg
(kyk piston, klep or lain2), nah kenapa CBR 600CC bisa ngalahin Goldwing
1000CC....

----- Original Message ----
From: Fajar Miyarhadi <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, June 29, 2007 2:36:38 PM
Subject: RE: [mxrider] CC gede atau Gigi banyak

  Iya yah.. bener juga, soale gua pernah adu MX gua ama satria 120cc (yg
lama).

Ternyata MX gua lewat uey, padahal tuh satria boncengan anak bini…

Apa karena giginya ada 6 yah…



N dulu gua juga pernah pinjem satria lama punya temen (keluaran pertama
kali), dan iseng test ama king, ternyata king nya lewat…



So, any explanation ?


 ------------------------------

*From:* [EMAIL PROTECTED] .com [mailto: [EMAIL PROTECTED] .com ] *On
Behalf Of *o.LC.Robby Maulana
*Sent:* 29 Juni 2007 14:16
*To:* [EMAIL PROTECTED] .com
*Subject:* [mxrider] CC gede atau Gigi banyak



Apa sih keuntungan dari CC gede tapi gigi perseneling 4 daripada, gigi
perseneling 5 tapi CC kecil ?

Contoh :

MX kan CC nya 135 terus giginya kan sampe 4, nah kalo motor laen yang CC
nya Cuma 125 tapi giginya bisa sampe 5, itu keuntungannya apa hayooo?



Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com





--
Heru Herlambang
Operational Manager
Galerinet Cybercafe Malang
http://www.galerinet.web.id
http://www.galerinet.org/
KSNET Port Malang (Internet Service Provider)
http://mxrider.or.id/
http://mx135.multiply.com
milis: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke