Bu Sopir Turun dari Transjakarta Lalu Melabrak Biker
Ken Yunita - detikcom
Jakarta - Bu sopir Transjakarta yang satu ini sedang apes. Saat sedang
menyusuri koridor busway Dukuh Atas-Pulogadung, tiba-tiba saja seorang
pengendara motor nyelonong, memotong jalannya.
Untunglah sopir wanita ini sigap. Dia buru-buru mengerem dan mengklakson keras.
Penumpang yang dibawanya pun sibuk bergumam turut kesal, "Ya ampuuunnn!! Ngawur
banget sih!!" begitu suara para penumpang yang terdengar mengomentari biker
ugal-ugalan itu.
Untung tidak ada penumpang Transjakarta yang berdiri. Kalau ada, bisa-bisa
penumpang itu bisa turut terjerembab karena pengereman yang mendadak.
Peristiwa itu terjadi jalur busway di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Kamis
(5/7/2007). Memang di kawasan ini rawan penyerobotan jalur busway. Kalau
nyerobot tapi tidak ugal-ugalan mungkin masih bisa dimaklumi. Tapi ini
menerobos dan mengancam keselamatan jiwa, siapa yang tak kesal?
Rasa kesal sopir wanita yang necis dengan setelan biru dan kacamata gelapnya
itu rupanya terus tersimpan hingga bus mencapai pertigaan Minangkabau. Saat itu
traffic light berwarna merah. Dia menghentikan busnya, sedangkan belasan motor
ada di depannya. Di antara motor itu ada pengendara motor yang hampir saja
nyaris membuat jantungnya copot.
Tak diduga, si ibu sopir bangkit dari tempat duduknya. Dia membuka pintu lalu
turun ke jalan. Ditutupnya pintu bus dengan suara keras, mewakili betapa panas
hatinya. Brak!
Perempuan 30-an tahun itu lalu mendekati pengendara motor yang ugal-ugalan
tadi. Bu sopir melabrak pengendara itu. Wajahnya tampak merah padam menahan
amarah.
Pria yang dilabraknya hanya diam saja mendapat semprotan itu, sadar dirinya
salah. Tak ayal, peristiwa ini menarik perhatian para pengguna jalan dan
penumpang Transjakarta yang menyaksikan dari balik kaca bus.
Setelah puas melabrak, bu sopir kembali ke tempat duduknya. Tindakannya
mendapat dukungan penumpang bus. "Wah nggak nyangka sopirnya berani ya,"
komentar seorang penumpang.
"Betul Bu, saya dukung. Dia ngawur," celetuk penumpang yang lain. "Harus
dikasih pelajaran biar kapok," sahut yang lain. "Getok saja Bu," imbuh yang
lainnya.
Sopir wanita itu menyahut setengah curhat, "Nanti kalau saya tabrak, saya yang
dimarahin, padahal dia ngawur. Saya menghindari dia hampir nabrak mobil. Kalau
sopir mobilnya marah, saya lagi yang kena."
Setelah itu bu sopir yang menolak menyebutkan namanya itu melajukan kembali bus
warna abu-abu metaliknya menuju Pulogadung. Wuzzz... (nrl/sss)
source: FSRJ
---------------------------------
Sick sense of humor? Visit Yahoo! TV's Comedy with an Edge to see what's on,
when.