Quote:  Jangan pakai sendal, pakai sepatu. Jangan pakai celana
pendek, pakai celana panjang…..dst

 

Nambahin ah: Jangan lupa pake celana dalam juga. Xixixixixi, kabur ah…..

 

 

 

DJ

 

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
todo SIBUEA
Sent: Wednesday, September 19, 2007 11:15 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [mxrider] info jalur sepeda motor

 


--- erickson handaal <[EMAIL PROTECTED] <mailto:d1sc1ple%40yahoo.com> >
wrote:

> 
> bisa minta infonya jalur sepeda motor dari mt
> haryono
> menuju jakarta kota..??
> 
> saya asalnya domisili di bdg.. n mgu ini dipindahin
> kerja di jakrta.
> 
> infonya juga minta untuk apa yg harus diperhatikan
> menghindari tatapan polisi safety riding nya nih..
> 
> trims semuanya
> 

Ah, kalau di Jakarta mah, wajib hukumnya motor
berjalan di jalur sebelah kiri. Kalau ada jalan yang
dipisah jadi dua dengan beton pemisah jalan, berarti
saudara harus berada di jalur sebelah kiri--jalur
lambat. 

Terus, saudara jangan lupa untuk menyalakan lampu
sepeda motor setiap saat, tidak peduli siang atau
malam, hujan atau tidak. Lampu dekat yang dipasang,
jangan lampu jauh--silau, silau. Kalo ada yang bilang
nggak usah, jangan didengarkan orang tersebut. Itu
adalah jenis orang TOLOL yang TIDAK mau DISIPLIN
mematuhi peraturan lalu lintas. Kalau Anda adalah
orang yang berdisiplin dan cerdas, Anda HARUS mematuhi
peraturan lalu lintas.

Motor Anda juga harus memenuhi persyaratan kelengkapan
berkendara. Spion harus terpasang semua, jangan cuma
satu. Pasang spion standar, jangan pasang spion mini,
mau lihat apaan? Soal knalpot, saya tidak tahu. Saya
tidak pernah tertarik untuk pasang knalpot modif.
Lampu-lampu harus menyala dengan baik. Sein itu harus
berwarna kuning, lampu rem harus berwarna merah. Pelat
nomor polisi sebaiknya yang keluaran Samsat, jangan
yang modifikasi sama tukang pelat di pinggir jalan.
Yang penting lainnya, patuhi rambu-rambu lalu lintas.
Kebiasaan ndeso jangan dibawa ke kota ya.

Kalau Anda ingin menghindari polisi yang doyan cari
gara-gara. Bersikaplah santun di jalan dan kenakan
perlengkapan berkendara yang diwajibkan. Pakai helm
yang benar, jangan asal-asalan--asal nemplok di
kepala. Pakai pula helem jenis full face, jangan half
face. Pengendara motor di Jakarta banyak yang sinting,
helem full face memberikan perlindungan lebih manakala
Anda mengalami kecelakaan di jalan. Ikat pula helem
Anda dengan baik. 

Jaket, sebaiknya pakai jaket lengan panjang dan tebal.
Jakarta memang panas, tapi jaket tebal baik untuk
menjaga Anda apabila terjatuh dari motor saat
mengalami kecelakaan. Jaket yang tebal akan mengurangi
resiko kulit lecet kalau Anda jatuh.

Jangan pakai sendal, pakai sepatu. Jangan pakai celana
pendek, pakai celana panjang. Dan karena Jakarta sudah
termasuk sala satu kota yang polusi udaranya tertinggi
di dunia, sebaiknya Anda berkendara di Jakarta sambil
memakai masker di wajah anda. Bukan masker untuk
mengencangkan kulit ya ke...ke...ke.

Jika anda mengikuti semua anjuran saya di atas,
dijamin Polisi bakal mikir-mikir untuk menilang Anda.
Saya sendiri menerapkan hal sama pada diri saya.
Sebagai hasilnya, saya cuma kena tilang tiga kali
selama saya berkendara dengan sepeda motor selama
tujuh tahun lebih. Kalau semua perlengkapan berkendara
lengkap, Polisi mau cari kesalahan apa? Sering kali
saya alami, motor saya dibiarkan lewat saat ada razia
sementara motor lain dihentikan. SIM dan STNK tidak
pernah lewat batas kadaluarsa, karena selalu saya
perbaharui tepat waktu dan tidak pernah telat bayar
pajak.

Salam,

Todo F. Sibuea

__________________________________________________________
Building a website is a piece of cake. Yahoo! Small Business gives you all
the tools to get online.
http://smallbusiness.yahoo.com/webhosting 

 

Kirim email ke