Udah.udah. Kita closed aja yuk. Kayaknya gak bakal ketemu jalan tengah deh.
Soalnya pada masing2 orang punya selera sendiri2 dalam mendidik anak.
Masing2 juga punya kelemahan dan keunggulan sendiri2. Misal: Kalo anak
belajar calistung (baca-tulis-hitung) sejak dini, keunggulannya si anak bisa
maju lebih dahulu dibanding anak2 lain. Kelemahannya: dikhawatirkan pada
usia remaja anak akan stress dan jenuh dengan belajar (gue pernah ngalamin,
soalnya sudah semenjak dini gue bisa baca). Nah kalo anak belajar calistung
pada usia sekitar 7 tahun, keuntungannya: pada usia balita anak lebih bagus
perkembangan motoriknya, bahkan daya imajinasinya lebih "hidup" (dengan
bermain dan dibacakan dongeng). Kelemahannya: terkesan lebih terlambat
belajar calistung.

Nah dari hal2 diatas, masing2 orang bisa memilih sendiri cara mendidik anak.

 

 

 

DJ

 

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
todo SIBUEA
Sent: Thursday, July 10, 2008 6:04 PM
To: [email protected]
Subject: Re: Fw: [mxrider] FW: (OOT pada sebagian milis) Anak TK Belajar
Huruf & Angka, Penganiayaan Terselubung

 

Belajar huruf kan belajar bahasa juga. Huruf dalam bahasa Prancis kan beda
dengan alfabet latin yang dianut oleh bahasa Indonesia. Apalagi alfabet
Rusia yang masih turunan dari Romawi Kuno, huruf K dan B saja dibalik sampai
pusing bacanya.

 

----- Original Message ----
From: Junianto M <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, July 10, 2008 5:31:20 PM
Subject: Re: Fw: [mxrider] FW: (OOT pada sebagian milis) Anak TK Belajar
Huruf & Angka, Penganiayaan Terselubung

masuk sd klo gak salah 4/5thn
trus kelas 3 ELEMENTARY sudah belajar bahasa asing,
boleh dong...kan kelas 3 ude kisaran umur 7/8 thn (>6thn)
lagipula bahasa asing juga pake abjad :))

kita kan lagi omongin belajar huruf,
bukan soal bahasa nasional ato bahasa asing toh???
contoh yg aku kasi di bawah masih masuk lingkup kan...belajar. ..

Regards,
Junianto M

todo SIBUEA wrote:
> 
> 
> Ada di dalam buku karangannya Pater Drost. Saya lupa judulnya. Warna 
> bukunya putih dan hijau dengan sampul foto Pak Drost sendiri. Inggris 
> diajarkan di Filipina karena itu adalah bekas kolonialisasi AS. 
> Sedangkan Vietnam adalah bekas kolonialisasi Prancis. Lebih dari itu, 
> orang Filipina mempelajari bahasa Inggris lantaran Filipina belum 
> mempunyai bahasa nasional yang resmi. Bahasa Tagalog adalah bahasa 
> nasional tidak resmi karena belum ada kesepakatan di antara orang 
> Filipina. Sebagai jalan tengah, bahasa Inggris dijadikan bahasa 
> komunikasi di antara orang Filipin.
> 
> Kenapa bahasa Tagalog bukan bahasa resmi Filipina? Ini karena ada 
> beberapa etnis Filipina yang tidak menyukai bahasa tersebut. Tagalog 
> terpilih menjadi bahasa resmi karena suku Tagalog adalah etnis mayoritas 
> di Filipina. Padahal, masih ada etnis-etnis lainnya di Filipina. Mereka 
> mempertanyakan pemilihan Tagalog sebagai bahasa resmi Filipina. 
> Perdebatan ini sudah berlangsung lama dan masih belum terselesaikan 
> hingga sekarang, pemberontakan etnis Moro dan Mindanao saja belum belum 
> berakhir. Sempat ada usulan agar bahasa Indonesia dijadikan bahasa 
> nasional Filipina. Toh, ada beberapa kata yang mirip diantara kedua 
> bahasa itu. Bisa jadi, Perancis diajarkan di tingkat SD di Vietnam 
> karena hal serupa. Sebagai rakyat Indonesia, kita beruntung memiliki 
> bahasa nasional sendiri, yang tidak menimbulkan rasa iri ataupun gengsi 
> di kalangan penggunanya.
> 
> Contoh yang bung Junianto berikan berasal dari negara Asia tenggara. 
> Saya pikir kita perlu mendapatkan contoh lain dari negara Eropa, yang 
> sudah memiliki perkembangan baik dalam hal ilmu pendidikan.
> 
> Todo "El Cocodrilo"
> 
> ----- Forwarded Message ----
> From: Junianto M <[EMAIL PROTECTED] y.org
<mailto:junianto%40aseanenergy.org> >
> To: [EMAIL PROTECTED] <mailto:mxrider%40yahoogroups.com>  .com
> Sent: Thursday, July 10, 2008 11:12:54 AM
> Subject: Re: [mxrider] FW: (OOT pada sebagian milis) Anak TK Belajar 
> Huruf & Angka, Penganiayaan Terselubung
> 
> artikel mana tuh klo bhs asing pas smp
> di filipin, inggris diajarkan dari elementary
> di laos, russia diajarkan elementary akhir
> di vietnam, french diajarkan elementary akhir
> 
> Regards,
> Junianto M
> 
> todo SIBUEA wrote:
> >
> >
> > Lah, yang bikin anak belajar baca tulis di TK siapa? Orang tua juga.
> > Sama dengan bahasa Inggris. Anak SD itu belum pantas belajar bahasa
> > asing. Bahasa Indonesia saja belum becus sudah ditimpa bahasa Inggris.
> > Tidak heran jika kemampuan bahasa Indonesia anak muda sekarang jelek. Di
> > luar negeri, bahasa Asing baru diajarkan di tingkat SMP, lebih baik jika
> > di tingkat SMA. Ini semua gara-gara siapa. Ya karena orang tua murid
> > juga. Mereka iri dengan anak orang lain yang sudah diajari bahasa asing
> > di sekolah lain. Karena itu, mereka lalu menuntut sekolah untuk
> > melakukan hal sama. Sekolah pun menurut, apalagi kalau orang tua goblok
> > itu sendiri mengancam akan memindahkan anak mereka ke sekolah lain.
> > Sialnya, pemerintah, Diknas, tidak lebih cerdas pula dari orang tua
> > menyedihkan tersebut. >8-(
> >
> > ----- Original Message ----
> > From: Chris <[EMAIL PROTECTED] net <mailto:yamaha- m1%40telkom. net>>
> > To: [EMAIL PROTECTED] .com <mailto:mxrider% 40yahoogroups. com>
> > Sent: Wednesday, July 9, 2008 3:52:57 PM
> > Subject: Re: [mxrider] FW: (OOT pada sebagian milis) Anak TK Belajar
> > Huruf & Angka, Penganiayaan Terselubung
> >
> > Emang bener Bro......... saudara saya di Malang yg juga seorang guru
> > bahasa Inggris untuk anak kecil bilang kalo kurikulum di Indo khususnya
> > buat yg PG dan TK agak2 terlalu dipaksakan. Menurut penelitian anak baru
> > boleh diajar baca tulis setelah usia 6 tahun ke atas. Buntut2nya si anak
> > nanti mulai jenuh disaat kelas 4 atau 5 SD. Disaat kelas itulah keliatan
> > anak mana yg emang bener2 pintar atau kagak. Jadi jgn berpatokan kalo
> > bisa baca di TK berarti pinter. Coba aja jaman gw TK dulu, ga pernah tuh
> > diajar baca........ di Canada pun juga gitu........ .cmiiw ya
> > Regards,
> > Chris
> > MX N5265CV
> >
> > ----- Original Message -----
> > *From:* Januarius W. Hadi <mailto:dimazjanu@ yahoo. com.sg 
> <mailto:dimazjanu% 40yahoo.com. sg>>
> > *To:* [EMAIL PROTECTED] .com <mailto:mxrider@ yahoogroups .com 
> <mailto:mxrider% 40yahoogroups. com>>
> > *Sent:* Wednesday, July 09, 2008 10:39 AM
> > *Subject:* RE: [mxrider] FW: (OOT pada sebagian milis) Anak TK
> > Belajar Huruf & Angka, Penganiayaan Terselubung
> >
> > Alasannya sih simple, anak dibawah umur 5 thn itu hanya boleh
> > beraktifitas bermain kalo pun belajar hanyalah untuk melatih motorik
> > saja. Sebab jika dipaksakan belajar semenjak dini, justru nanti pada
> > masa dewasanya yg kasihan. Si anak bisa bosen, jenuh, bahkan
> > cenderung berperilaku suicidal (gampang bunuh diri). Coba Tanya ke
> > orang2 yg belajar psikologi pendidikan deh. Gue sih udeh Tanya ke
> > guru2 (bini, kakak dan temen IT satu ktr gue pan guru, hehehe), kata
> > mereka, kurikulum skrg ini terlalu memaksakan.
> >
> >
> >
> >
> >
> > DJ
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> 
> 
> 

 

 

No virus found in this incoming message.
Checked by AVG - http://www.avg.com
Version: 8.0.138 / Virus Database: 270.4.7/1545 - Release Date: 7/10/2008
6:43 PM

Kirim email ke