Tiger lagi..tiger lagi.., tadi pagi gue juga ketemu ama penunggang tiger yg arogan. Udeh jalannya naek ke trotoar depan ktr gue, gue liwat malah di bentak ama die. Kalo gak di cegah ama anak2 jalanan depan ktr gue, yg kebetulan gue kenal, dah gue gibeng tuh orang...
Januarius W. Hadi Business Change Initiatives Support - Modern Group Phone +62 21 2801000 ext.516 Mobile +62 811 866549 From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Andri Umar Sidik Sent: Tuesday, July 22, 2008 9:48 AM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: [YRM] [INFO] LAGi Arogansi kleb mongtor ( yang nggak gede2 amat ) Dari detik : http://suarapembaca.detik.com/read/2008/07/22/092154/975587/283/tabrak-lari- oknum-htci-di-depok Tabrak Lari Oknum HTCI di Depok Rama Aditya - suaraPembaca Error! Filename not specified. /ist. Jakarta - Hari itu hari Minggu (20/7) pagi tepatnya pukul 00.01. Saya sedang dalam perjalanan pulang menuju tempat kost-an di Kukusan Beji Depok dengan menggunakan sepeda motor. Kebetulan dari Jalan Juanda saya belok kiri ke arah Jalan Margonda menuju jalan Arif rahman hakim Depok. Setelah beberapa meter berbelok menuju arah Depok (ITC Depok) komunitas kendaraan motor dengan menggunakan kendaraan bermotor jenis Honda Tiger lewat dengan membunyikan klakson dan menghentak-hentakkan gasnya. Otomatis saya agak menepi memberi jalan rombongan ini. Namun, naas bagi seorang pengendara sepeda motor di depan saya. Oleh salah satu oknum rombongan itu ia dipepet dengan hentakan gasnya. Sang oknum "mengancam" pengguna sepeda motor tersebut. Tak hanya itu. Tntah disengaja atau tidak oknum tadi menyerempet pengendara motor tersebut. Akibatnya pengendara motor tersebut terjatuh dan terseret beberapa meter bersama motornya. Beruntung pengendaranya hanya seorang Bapak tanpa membawa penumpang lain di belakangnya. Namun, yang kemudian terjadi sang oknum penabrak malah kabur tetap melanjutkan perjalanan bersama rombongan tanpa ada rasa peduli. Berhenti untuk sekedar melihat bagaimana kondisi sang Bapak pun tidak dilakukan. Belakangan setelah saya coba kejar diketahui rombongan yang melakukan tabrak lari menggunakan jaket dengan simbol HTCI (Honda Tiger Club Indonesia) di belakangnya. Saya kemudian berasumsi bahwa oknum yang bertindak semena-mena tadi juga merupakan anggota HTCI. Lalu, dengan sikap seenaknya sendiri seperti diperagakan oknum tersebut. Apakah menceminkan sebuah sikap dari anggota komunitas bermotor yang sangat erat dengan persaudaraan di dalamnya. Apakah Bapak yang diserempet bukan saudara bagi kalian. Apakah kalian memiliki hukum sendiri di jalan raya sehingga tidak memperdulikan hak orang lain? Yang menjadi pertanyaan saya kemudian adalah apabila si oknum ikut terjatuh apakah anggota HTCI yang lain akan berhenti? Untuk pengguna jalan yang lain sebaiknya berhati-hati dengan keberadaan komunitas motor yang menganggap jalan raya sebagai milik pribadi (VIP). Terutama pada weekend karena biasanya mereka beraktivitas di saat itu. No virus found in this incoming message. Checked by AVG - http://www.avg.com Version: 8.0.138 / Virus Database: 270.5.3/1563 - Release Date: 7/20/2008 12:59 PM
