Maksudnya
BILA ENGKAU DIPERKOSA "JUST SHUT THE F**K UP !" Khaidi Wong wrote: > > > > > ------------------------------------------------------------------------ > > Subject: > [Suara-Minoritas] Re: [nasional-list] Tragis - Melapor DIperkosa Malah > Dirajam Hingga Tewas > From: > "samiaji" <[EMAIL PROTECTED]> > Date: > Sun, 2 Nov 2008 10:33:56 +0100 > To: > <[EMAIL PROTECTED]> > > To: > <[EMAIL PROTECTED]> > CC: > <[EMAIL PROTECTED]> > > > Kalau nggak salah Gus Dur pernah bilang, kotoran porno > itu ada di otaknya. Disitulah letak pikiran yang porno itu. Apa yang > dilihat > dan merangsang nafsu sahwatnya dia lampiaskan. Jadi otaknya yang > harus dicuci! Celakanya, yang selalu dikurbankan wanitanya. > Lelaki "sah" memperkosa, karena perempuan yang dilihatnya > merangsang nafsu syahwatnya ... > > > > ----- Original Message ----- > *From:* Liquid Yahoo <mailto:[EMAIL PROTECTED]> > *To:* Rumah Kita Bersama <mailto:[EMAIL PROTECTED]> > ; Nasional <mailto:[EMAIL PROTECTED]> ; > sastra-pembebasan <mailto:[EMAIL PROTECTED]> ; > Edukasi Guru <mailto:[EMAIL PROTECTED]> > *Sent:* Sunday, November 02, 2008 10:14 AM > *Subject:* [nasional-list] Tragis - Melapor DIperkosa Malah > Dirajam Hingga Tewas > > Mungkin karena di kira sang gadis terlalu sexy, dan gerak-geriknya > terlalu erotis sehingga dapat menaikan hasrat birahi sexual laki2 > sehingga > dia terkena UU pornografi. > > Jangan sampai hal ini terjadi di Indonesia, amit-amit jabang babi.... > > ----- Original Message ----- > From: "HINU E. SAYONO" <[EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]>> > To: "Nasional" <[EMAIL PROTECTED] > <mailto:[EMAIL PROTECTED]>>; "sastra-pembebasan" > <[EMAIL PROTECTED] > <mailto:[EMAIL PROTECTED]>>; "Rumah Kita Bersama" > <[EMAIL PROTECTED] > <mailto:[EMAIL PROTECTED]>>; "Edukasi Guru" > <[EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]>> > Sent: Sunday, 02 November, 2008 12:58 > Subject: [RumahKita] Tragis - Melapor DIperkosa Malah Dirajam > Hingga Tewas > > Melapor Diperkosa Malah Dirajam Hingga Tewas > > Sabtu, 1 November 2008 | 21:16 WIB > http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/01/21160682/melapor.diperkosa.malah.dirajam.hingga.tewas > <http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/01/21160682/melapor.diperkosa.malah.dirajam.hingga.tewas> > > MOGADISHU,SABTU - Seorang gadis berusia 13 tahun yang mengaku > diperkosa > tewas dirajam di Somalia. Karena, kelompok milisi Islam malah > menuduh gadis > bernama Aisha Ibrahim Dhulow tersebut berzina sehingga dijatuhi > hukuman mati > dengan cara dirajam, yakni dilempari batu hingga tewas. > > Chris Hondros/Getty Images > > Ilustrasi pemukulan > > Lembaga Amnesti Internasional melaporkan puluhan pria melempari > Aisha hingga > tewas pada 27 Oktober di sebuah lapangan dengan disaksikan 1.000 > orang di > kota pelabuhan Kismayo, Somalia selatan. Kota Kismayo kini dikuasi > kelompok > milisi Islam. > > Peristiwa tragis itu bermula ketika Aisha melaporkan dirinya > diperkosa tiga > orang. Namun, gadis malang itu malah dituduh berzina. > > Awalnya, media-media lokal Somalia melaporkan Aisha berusia 23 tahun. > Tetapi, ayahnya kepada Amnesti Internasional menegaskan bahwa > putrinya baru > berusia 13 tahun. Sejumlah wartawan Somalia yang pertama kali > melaporkan > insiden itu melaporkan korban berusia sekitar 23 tahun. Itu bisa > dilihat > dari penampilan fisik Aisha. > > "Anak ini mengalami kematian yang mengerikana atas perintah > kelompok oposisi > bersenjata yang saat ini menguasai Kismayo," kata David Copeman, > pegiat > Amnesti Internasional Somalia dalam pernyataannya, Jumat (31/10). > > Somalia adalah salah satu negara paling miskin di dunia dan diwarnai > kekerasan. Pemerintahan negara dengan penduduk 8 juta orang itu tidak > berfungsi sejak penguasa diktator negara itu digulingkan pada 1991. > Celakanya para kelompok yang semula menggulingkan pemerintahan > terlibat > perang saudara. > > Seperempat anak-anak Somalia meninggal dunia sebelum usia lima > tahun. Hampir > semua institusi publik ambruk. Pertempuran terjadi setiap hari dan > korban > tewas berjatuhan. > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Anda menerima email ini karna Anda diregister ke Google Groups "kongtai" group. Untuk posting email, silahkan kirim ke [EMAIL PROTECTED] Untuk keluar dari grup atau milis ini, kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] Untuk pengaturan lainnya, kunjungi (atau klik) http://groups.google.com/group/kongtai?hl=en -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
