----- Forwarded Message ----
From: "wurie_kharisma%[email protected]" 
<wurie_kharisma%[email protected]>
To: [email protected]; [email protected]; [email protected]
Sent: Friday, May 1, 2009 4:46:12 PM
Subject: 7 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh


----- Forwarded by CKA_FP Warehouse Staff/CKA/INDOFOOD on 01/05/09 04:52 PM 
----- 

 Yulianah 
01/05/09 01:19 PM 
          
        To:        Rosanty/CKA/indof...@indofood, CKA_FP Warehouse 
Staff/CKA/indof...@indofood, [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected] 
        cc:         
        Subject:        7 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh 


-7 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

(Embedded image moved to file: pic03602.jpg)
Shutter Stock
Jangan bertukar peralatan makan dengan teman maupun keluarga.

Rabu, 29 April 2009 | 12:42 WIB


KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia melalui Departemen Kesehatan menyatakan
telah menempuh tujuh langkah dalam mewaspadai dan mencegah penyebaran Virus
H1N1 atau Flu Babi (Swine Flu). Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat
Hakim Siregar pada Selasa (28/4) juga menyatakan hingga saat ini belum ada
laporan warga terjangkit di Indonesia, termasuk Jakarta Pusat. Namun tidak
ada salahnya bila kita terus menjaga kesehatan masing-masing, karena
seperti juga jenis flu lainnya, flu babi ini dapat ditangkal jika ketahanan
tubuh terjaga dalam kondisi baik.


Majalah Prevention, dengan sejumlah tim yang terdiri atas para profesional
di bidang medis, memberikan 7 langkah untuk tetap sehat dan menjaga sistem
imun di tubuh kita tetap kuat. Jadi, Anda tak perlu resah, ikuti saja saran
mereka di bawah ini:


Dari Andrew Weil, MD, direktur Program in Integrative Medicine di College
of Medicine, University of Arizona:
1. Bernyanyi sambil mencuci tangan. Maksudnya, cuci tangan Anda dengan
sabun dan air hangat selaam 15-20 detik. Waktunya kurang lebih sama dengan
saat Anda menyanyi lagu Happy Birthday dua kali.


2. Jangan berbagi peralatan makan, seperti gelas, sendok dan garpu, dengan
keluarga atau teman-teman. Hindari juga berada terlalu dekat dengan anggota
keluarga atau teman yang sedang sakit.


3. Jangan menggunakan kembali tisu yang sudah dipakai. Selain sudah kotor
(meskipun tak terlihat pada tisu), juga dapat menyebarkan infeksi. Virus
dapat tinggal di tisu selama beberapa jam.


Dari Richard Davidson, PhD, dan koleganya di University of Wisconsin:
4. Berjalan-jalan lah mengitari kamar tidur. Meditasi pikiran akan
mengurangi kekhawatiran Anda hingga 44%, dan mengurangi gejala depresi
hingga 34%, sambil tetap meningkatkan imunitas. Cara mudah untuk
melakukannya adalah masuk ke ruangan yang tenang seperti kamar tidur,
berjalan lah perlahan ke depan dan belakang, atau berputar, selama sekitar
10 menit. Tatapan mata lurus ke depan, fokus pada satu aspek dari bagaimana
Anda berjalan. Contohnya, perhatikan bagaimana satu kaki menjejak tanah;
berat Anda saling berpindah, lalu kaki yang lain terangkat, bergerak ke
depan, akhirnya menyentuh lantai. Lanjutkan dengan mengarahkan perhatian
pada kaki, dan bila pikiran Anda melantur, kembali lah dengan perlahan.


Dari para peneliti di Carnegie Mellon University:
5. Tidur lebih lama. Tidur selama 8 jam per malam (dan bukan 7 jam atau
kurang) membuat Anda terhindar dari flu hingga 30%. Salah seorang peneliti
yang melaporkan kasus sulit tertidur atau tidak cukup istirahat esok
harinya, juga akan menurunkan imunitas. Jadi, berhenti lah membaca,
buka-buka Facebook, menonton TV, atau mendengarkan berita-berita flu babi,
dan segera lah tidur. Wajah Anda pun akan lebih segar esoknya.


Dari para peneliti di University of Washington:
6. Kembali masuk gym. Latihan fisik yang cukup tidak hanya akan mempercepat
metabolisme, tetapi juga mendongkrak sistem imunitas hingga sekitar 33%.
Bila memungkinkan, lakukan latihan selama 45 menit, 4 atau 5 kali seminggu.
Merasa tidak mungkin menyisihkan waktu sebanyak itu? Nah, ini saatnya Anda
menempatkan olahraga sebagai prioritas dalam hidup Anda.


Dari studi yang diadakan Utah State University:
7. Makan lebih banyak buah atau sayuran berwarna oranye. Makanan berwarna
oranye mengandung vitamin A, gizi yang menguatkan penglihatan; menjaga
kesehatan kulit, gusi, gigi, dan yang terpenting, meningkatkan sistem
imunitas dengan membantu Anda melawan virus. Kebanyakan perempuan hanya
mengonsumsi bahan makanan ini sebanyak 20% per hari, jadi tambahkan
bahan-bahan ini ke dalam menu makan Anda, seperti 1 ubi manis, labu,
beberapa potong belewah, dan beberapa aprikot kering.
DIN 
Sumber : Prevention
______________________________________________

 

 
 
 
_________________________________________________
This message is for the designated recipient only and may contain privileged, 
proprietary, or otherwise private information. If you have received it in 
error, please notify the sender and delete the message immediately. Any other 
use of the email is prohibited.
 

_________________________________________________
This message is for the designated recipient only and may contain privileged, 
proprietary, or otherwise private information. If you have received it in 
error, please notify the sender and delete the message immediately. Any other 
use of the email is prohibited.
 
______________________________________________
This message is for the designated recipient only and may contain privileged, 
proprietary, or otherwise private information. If you have received it in 
error, please notify the sender and delete the message immediately. Any other 
use of the email is prohibited.


      

Kirim email ke