------------------------------- Pesan Awal -------------------------------
Judul Surat: [Tazakka] Cerdas Lewat musik 2 ?
Dari:        Zahra Aprilia <[EMAIL PROTECTED]>
Tanggal:     Min, 23 Mei 2004, 9:39
Untuk:       "Tazakka" <[EMAIL PROTECTED]>
--------------------------------------------------------------------------

Lebih Kompleks ketimbang Musik

Dalam musik klasik terdapat kekompleksan not atau partitur lagu yang bagi
para pemain musik dan penikmatnya mampu menjembatani otak kanan dan kiri
sehingga mendatangkan kecerdasan berkat daya tangkap yang lebih dan
konsentrasi tinggi. Dan ternyata Al-Quran pun memberikan kekompleksan yang
sama bahkan lebih baik daripada musik klasik. Saat dibacakan dengan benar
sesuai tajwid dan makhraj huruf, Al-Quran mampu merangsang kemapuan
syaraf-syaraf otak anak. Dan bila musik mozart dianggap dapat meningkatkan
IQ dan EQ, maka Al-Quran dapat meningkatkan IQ, EQ dan SQ anak.

Ayat Al-Quran merupakan kata-kata Sang Pencipta Otak, Pencipta Manusia,
Allah SWT. Pada setiap ayat selalu tersimpan makna dan kata yang
"berarti". Tidak ada satupun kata dari ayat Al-Quran sia-sia. Semua
mengandung arti dan tanda-tanda kebesaran Allah SWT, Allahu Akbar.
Sedangkan shlawat mengandung do'a kepada Allah agar Nabi Muhammad SAW
selalu diberkahiNya. Bukan saja untuk menenangkan, tapi ayat Allah dan
rangkaian shalawat-dzikir juga bisa untuk terapi. Karenanya sangat
dianjurkan kepada orang tua yang sedang menanti kelahiran buah hatinya
untuk rajin membaca Al-Quran, berzikir, bershalawat atau bahkan
mendengarkan nasyid.

Penelitian mengenai keunggulan Al-Quran juga dilakukan oleh DR.Nurhayati
dari Malaysia yang diungkapkannya dalam Semina Konselling dan Psikoterapi
Islam di Malaysia pada 1997, terbukti bayi usia 48 jam yang mendengar
ayat-ayat Al-Quran dari tape di ruangan bayi menunjukkan respon tersenyum
dan menjadi lebih tenang.

Nah, dengan sedikit pengertian di atas, maka kini tergantung pada diri
anda sendiri. Mendengarkan musik memang membuat jetak jantung bayi dan
juga orang dewasa lebih teratur namun tidak menimbulkan rasa cinta kepada
Sang Khalik secara langsung. Sedangkan Alquran, nasyid dan shalawat juga
sama-sama membuat detak jantung bayi lebih teratur tapi sekaligus
menimbulkan rasa cinta dan dekat kepada Sang Khalik. Bukankah ini bekal
terbaik untuk hidup dan masa depannya ?!

Anggraini Lubis
Sumber : Zahrotun Nihayah, Wakil Dekan bid. Akademik Fakultas Psikologi
UIN Syarif Hidayatullah dan Kajur PAUD Universitas Al-Azhar Indonesia.



Zahra Aprilia
Ganesa -Bandung



Dudung Kurnia Sundana
=====================
E-mail  : [EMAIL PROTECTED]
Mobile  : +62817434686
YIM     : du2nks
Website : http://www.kotasantri.com
          http://www.tazakka.net

---
Hiasi hidup dengan ibadah, jalin ukhuwah tegakkan dakwah!

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/9rHolB/TM
---------------------------------------------------------------------~->

Mari bersama-sama mengharumkan Islam lewat kebudayaan/seni Islami

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/nasyid-indonesia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke