Bila hb dibawah normal (bervariasi menurut umur) adalah keadaaan yang disebut Anemia. Banyak penyebab anemia. Infeksi ringan juga bisa menyebabkan anemia. Jadi kalau diperiksa darah pada waktu demam, dan hb nya rendah sedikit, maka anemianya kemungkinan besar ok infeksi. Tapi kalau dalam keadaan sehat diperiksa dan hbnya rendah,, kemungkinan terbesar (> 70 %) kekurangan zat besi.
 
Coba consultasikan ke bagian Gizi anak untuk memastikan bahwa makanannya cukup zat besi.
 
Kekurangan zat besi ada 3 tingkatan. Kalau sudah sampai anemia, maka itu merupakan tingkatan yang terakhir. Kalau anemia masih ringan saja belum ada gejala (tapi itu sudah merupakan tanda kekurangan zat besi tingkat 3).
 
----- Original Message -----
Sent: Monday, April 03, 2006 2:00 PM
Subject: [milis-nakita] Zat besi lagi.. {03}

Nakitaers & dr. Tomi,

 

Kalau sel darah merahnya dibawah batas normal apakah itu termasuk kekurangan zat besi? Anak saya Vicko 13.5bln pernah di cek darah pd usia 11bln dan diinfo dsa nya bahwa dia kekurangan sel darah merah. Saya coba kasih hati ayam, hati sapi, daging giling tapi malah timbul bintil-bintil (seperti komedo jerawat) dan akhirnya dihentikan. Sereal, sayuran, ikan tidak ada masalah tapi apakah mencukupi? Thanks.

 

Regards,

Yulia Fitriana Y.


From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Dr. J.S Wibisono, Sp.A / TOMI
Sent: Monday, April 03, 2006 1:14 PM
To: milis-nakita List Member
Subject: [milis-nakita] Zat besi lagi.. {02}

 

Dear Netters.

 

Sepertinya Saya akan langsung menanggapi dari email dibawah tentang tanggapan saya.  Saya senang lho bisa membagi info ini. Mudah mudahan berguna.

dear mba lea,...
kebetulan saya ada 3 artikel..
berkaitan dengan masalah vitamin.
di artikel pertama.. dijelaskan tanda2 kalo seorang anak terindikasi
kekurangan zat besi.
diantaranya adalah:
* terjadi gangguan mielinasi yang menyebabkan gangguan pendengaran,
* keterlambatan bicara, perubahan perilaku anak,
* gangguan penglihatan.
* menurunnya kemampuan belajar).
* terjadi defisit perilaku (pemusatan perhatian) dan kognisi terutama
matematika.

  Betul kan bahwa zat besi itu sering mempengaruhi fungsi otak. Banyak sekali kasusnya, namun yang berat tidak banyak (kalau berat baru bisa bergejala, dan kalau sudah bergejala --> TERLAMBAT LHO). Lihat aja gejala gejala diatas, apakah anak < 1 tahun sudah bisa mengeluhkan gangguan pendengaran, penglihatan dan sebagainya --> TIDAK BISA LHO. Jadi jangan di tunggu sampai kurang baru diobati. Penatalaksanaan yang benar adalah :

 Semua bayi 9 - 12 bulan di cek darah untuk lihat adakah kekurangan zat besi. Kalau ada --> Obati dengan Vitamin zat Besi.

Masalahnya Berapa Ibu Ibu yang membaca email ini mau anaknya diambil darahnya ??? Saya sendiri tidak mau.

 

 

artikel yang kedua..menceritakan berapa jumlah vitamin (termasuk zat besi)
yang dibutuhkan sehari-harinya.(tercantum dalam % Daily Value).
ukuran ini kliatannya sih untuk orang dewasa. untuk anak2.. mungkin plus
minus kali yaa....
kebutuahan zat besi/hari adalah: Iron 18 mg

 

Kebutuhan sehari hari zat besi adalah pada anak < 1 tahun hanyalah 0,8 mg elemental (yang bisa diserap tubuh), bukan 18 mg, namun harus diketahui bahwa : Penyerapan zat besi itu sangatlah sulit, diperkirakan hanyalah 10 % dari besi dari makanan sehari hari yang bisa masuk ke tubuh. Jadi kira kira adalah 0,8mg / 10% = 8 mg perhari. Itupun bergantung pada jenis makanannya. Zat besi dari sumber Hewani lebih mudah masuk tubuh dari Sumber Nabati. Jadi misalnya kita makan 10 mg zat besi dari daging dibanding dengan 15 mg zat besi dari sayur, maka zat besi yang lebih banyak diserap tubuh yang dari daging.

ASI mengandung zat besi lebih sedikit dibanding susu formula (yang saat ini sudah di fortifikasi besi), NAMUN TUHAN ITU MAHA KUASA, penyerapannya bisa sampai 50 %.

kalo untuk anak (Ada di artikel ketiga)... kebutuhannya adalah 7 mg.

Betul sekali, di bacaan saya 0,8 X 10 = 8 mg.

di artikel yang ketiga,.. dijelaskan tentang kandungan vitamin dalam
makanan sehari2.
kalo untuk memenuhi zat besi, bisa didapat dari:
* 1/4 cup sea vegetables: 9 to 21 mg.
* 1/3 cup fortified, ready-to-eat cereal: 4.5 mg.
* 1/3 cup fortified oatmeal: 4 mg.
* 1/4 cup soybeans: 2.2 mg.
* 1/4 cup baked beans with pork and tomato sauce: 2 mg.
* 1/4 cup navy beans: 1.2 mg.
* 1 ounce steak: 1 mg.
* 1 ounce shrimp: .9 mg.
* 1/4 cup garbanzo beans: .8 mg.
* 1/2 medium-sized hamburger (1.5 oz.): .9 mg.
* 1/4 cup black beans: .9 mg.
* 1 tablespoon wheat germ: .5 mg. iron * 1/4 cup tofu: .9 mg.
jadi.. kayaknya sumber iron/zat besi juga banyak dimana2... yang gampang
mungkin dalam cereal. apalagi kan sudah ada tuh keterangan tentang
ingredient-nya. jadi ga harus makan daging/hati sapi kali yaa...(kalo makan
cereal yang ada kandungan zat besinya.. kemungkinan bisa tercukupi hanya
dengan makan 2/3 cup)

 

Betul zat besi itu ada dimana mana, dan sereal yang telah di fortifikasi (ditambah) zat besi merupakan sumber utama. Tapi coba lihat 1 ons steak cuma 1 mg lho, apakah anak kita bisa makan 8 Ons steak setiap hari he he he.

Lihat lagi 1/2 medium-sized hamburger (1.5 oz.): .9 mg,
Jadi untuk memenuhi kebutuhannya 8 mg harus sekitar 5 buah mdium sized hamburger. (saya aja ndak bisa habisin he he he).

 

Apapun itu hampir semua makanan buatan untuk Bayi telah di fortifikasi (ditambah) zat besi, jadi kalau Ibu ibu memberikan makanan buatan yang telah difortifikasi kepada bayi, maka saya jamin tidak kekurangan zat besi. Tapi kalau masak sendiri, belum tentu lho. Coba lihat lagi kandungan zat besi diatas. Dan cobalah hitung berapa banyak anak kita mendapat zat besi sehari-hari. Atau buat catatan makanan sehari hari dalam 1 minggu terakhir, consultasikan ke Ahli Gizi Anak untuk melihat apakah makanan sehari hari telah cukup zat besinya. Saya akan bantu hitungkan untuk 1 orang Nakiters, dengan data konsumsi makanan yang paling lengkap, termasuk BB dan Panjang Badan, Lingkaran kepala,.



trus.. dari kacang hitam (apa sama ya.. dengan kacang merah,. cmiiw).. juga
ada kandungan zat besinya. malah cukup dengan 1/4 cup sudah lebih dari
kebutuhan anak.

hehehe.. jadi makin yakin doong yaa.. kalo anak2 (dan kita) ga perlu
vitamin?...

 

Belum tentu lho he he he he. Lihatlah artitel Ilmiah dibawah ini tentang Epidemiologi Defisiensi Zat Besi. Lihat di Indonesia.

2.1.2. Epidemiologi

      Walaupun keberadaan besi yang ada di sekitar kehidupan manusia berlebih, kasus defisiensi besi merupakan gangguan gizi  paling banyak dijumpai dan merupakan penyebab utama anemia di dunia.34  Pada bayi dan anak prevalensi ADB ditemukan cukup tinggi di negara berkembang. Di Asia, prevalensi anemia nutrisi tinggi di Bangladesh, Indonesia, India, dan Filipina, sedangkan di Korea dan Jepang prevalensi ADB sudah menurun disebabkan karena pertumbuhan sosial-ekonomi yang cepat.36

Di Indonesia, Dijkhuizen dkk2 melaporkan bahwa lebih dari 50% anak Indonesia < 1 thn mengalami anemia yang penyebabnya terutama oleh karena defisiensi besi. Soemantri dkk37 mendapatkan prevalensi anemia defisiensi besi berkisar antara 37,8% sampai 73% pada anak dengan gizi baik dari golongan ekonomi rendah usia 6 bulan sampai 6 tahun. Sementara Affandi dkk38 melaporkan defisiensi besi sebesar 34,3% dari 329 anak yang datang berobat di Klinik Balita Bagian IKA Unpad/RS Hasan Sadikin Bandung. Pada penelitian lainnya, Asih Ratnadi dan Soetjiningsih39 mendapatkan prevalensi defisiensi besi sebesar 18,9% pada bayi yang mendapat ASI, di mana defisiensi mulai terjadi pada usia 4-6 bulan (6%) dan tertinggi pada usia 9-12 bulan (65%).

btw,.. jadi inget sama omongannya dr wati.
"kadang2 untuk anak... pengen ngasih yang terbaik.. jadi apapun dibeli"
"nah,.. kdang2 kita (ortu).. beli sesuatu yang ga ada gunanya,.. malah
kadang2 bisa membahayakan anak (Misalnya kalo kebanyakan makan vitamin yang
ga larut dalam air,.. akan menumpuk di hati,..-> kerja hati jadi semakin
berat.. trus.. bisa2.. hehehe....)


saya juga jadi rada gimanaa... gitu sama bumi.. yang karena mamahnya "ga
enak" sama neneknya.. terpaksa bumi dikasih vitamin... hehehe... maaf ya
bumi!.. yang penting sekarang kan ani ga ngasih vitamin/minyak ikan lagi
kan yaa...

 

Hal yang sama dengan banyak DSA, tidak mampu untuk meyakinkan pasien bahwa anaknya perlu di periksa darah, dan bila kekurangnan zat besi baru di beri vitamin. Saya yakin bahwa DSA juga ingin memberikan yang terbaik untuk pasien mereka dengan kemampuan terbaik yang mereka ketahui. Mungkin juga ada DSA yang tidak Up grade lagi jadi sedikit out of fashion he he he.

 

Maaf untuk pasien pasien yang mendapat obat / vitamin tanpa pemeriksaan fisik dan laboratorium yang lengkap. 





=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=

Mailing List Nakita
[email protected]

Arsip
http://www.mail-archive.com/[email protected]/
------------------------------------------------

untuk berlangganan kirim mail kosong ke :
[EMAIL PROTECTED]

untuk berhenti berlangganan kirim mail kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]




=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+

Mailing List Nakita
[email protected]

Arsip
http://www.mail-archive.com/[email protected]/
------------------------------------------------

untuk berlangganan kirim mail kosong ke :
[EMAIL PROTECTED]

untuk berhenti berlangganan kirim mail kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke