*** SEKEDAR INFORMASI ***
> Turut Simpati terhadap [EMAIL PROTECTED]
> yang telah menjadi KORBAN KEGANASAN dari "seorang
> (pantas disebut manusia) ???" yang bernama ILHAM
>
> Mengutuk segala perbuatan ILHAM dan meminta agar
> aparat Kepolisian mengusut kasus ini sampai tuntas.
>
>
>
> From: [EMAIL PROTECTED]
> To: phang_min_na ; internal_audit
> Sent: Wednesday, August 29, 2007 5:38 PM
> Subject: Fw: Mobilku ditabrak, Aku dan adikku
> dianiaya
>
>
>
>
> Berhati-hatilah bila melihat mobil Ford Everest
> biru, dengan nomer
> polisi B 2708 CF. Ciri lainnya terdapat plakat
> DPR-MPR RI didekat nomor
> polisi bagian depannya. Pengemudinya berkulit hitam,
> berbadan tegap,
> berusia sekitar 30an , berambut cepak agak plontos.
>
> Adapun kronologis kejadian menurut adikku yang
> korban dan saksi
> setempat, pada tanggal 18-08-07, sekitar jam 10.45
> terjadi serempetan
> antara mobil Ford dan mobil Avanza yang dikendarai
> oleh adik saya di
> kompleks perumahan Taman Permata, Karawaci.
>
> Akibat dari kejadian itu, bemper kanan belakang
> (tepatnya diatas roda
> belakang sebelah kanan) mobilku copot.
>
> Setelah tabrakan itu, pengemudi mobil ford biru itu
> turun dari mobil,
> langsung lari menghampiri mobil adik saya yang saat
> itu baru
> memberhentikan mobilnya. Pengemudi mobil ford itu
> langsung turun
> melayangkan tinjunya berkali-kali ke arah wajah adik
> saya. Setelah itu,
> dia langsung membuka pintu mobilku, mencabut kunci
> yang masih melekat
> pada kontaknya, mengambil dompet adik saya yang
> tergeletak di kursi
> penumpang sebelah kanan, dan pergi meninggalkan adik
> saya yang masih
> belumuran darah dan mobilnya di TKP begitu saja.
>
> Dengan dibantu oleh tukang ojek dan satpam, adik
> saya diantar pulang ke
> rumah. Pada saat itu saya yang sedang berada dirumah
> sendirian sangat
> panik melihat keadaannya yang babak belur dan
> berlumuran darah diseluruh
> mukanya.
>
> Saat itu, saya ingin segera mengantarkan adik saya
> ke rumah sakit untuk
> segera mendapatkan pertolongan pertama, saya baru
> teringat akan kunci
> mobil dan stnk yang masih ditahan oleh `jagoan
> bermobil biru itu'.
>
> Identitas `jagoan' itu yang akhirnya diketahui
> bernama Ilham dari
> petugas keamanan setempat, sehingga saya, dengan
> diantar oleh 2 orang
> satpam itu ke rumahnya utk mengambil kembali kunci
> mobil guna
> mengantarkan adik saya ke rumah sakit untuk segera
> mendapatkan
> pertolongan.
>
> Apa yang terjadi kemudian, benar sangatlah diluar
> dugaan, jagoan
> tersebut sudah menunggu kami didepan rumahnya dengan
> berkacak pinggang.
> Saat itu, saya yang masih kebingungan segera
> menanyakan kunci mobil dan
> dompet yang berisikan STNK, itu akan tetapi langsung
> dibentak oleh
> JAGOAN itu, supaya saya jangan menanyakan kunci dan
> STNK mobil itu, atau
> saya juga akan dipukul seperti adik saya.
>
> Sebagai seorang wanita, saya tetap bersikeras untuk
> meminta kembali
> kunci mobilnya, guna mengantarkan adik saya untuk
> mendapatkan
> pertolongan segera, karna darah semakin banyak
> mengucur dari luka adik
> saya.
>
> Bukan kunci mobil yang saya terima, akan tetapi
> tamparan dan tinju
> berkali-kali diarahkan JAGOAN itu ke muka saya,
> untung saja, ada 2 orang
> petugas satpam yang sangat sigap melindungi saya
> dari serangan brutal
> JAGOAN itu, sehingga hanya mata kanan saya yang
> memar dan pendarahan
> pada bola mata saya.
>
> Tidak puas karna saya berhasil diselamatkan oleh
> petugas satpam
> tersebut, JAGOAN tersebut mengancam akan MENGHABISI
> saya dan adik saya.
> ` Awas kamu, Saya TEMBAK kamu, saya matikan kamu
> berdua'.
>
> Melihat keadaan yang sangat tidak menguntungkan buat
> saya dan adik saya,
> petugas satpam tersebut segera mengungsikan kami
> kakak beradik berdua.
> Kunci mobilku masih enggan dikembalikan, akan tetapi
> setelah
> berulangkali petugas keamanan menasehati bahwa dia
> tidak punya hak
> menahan kunci mobil, dompet berserta STNK kami, baru
> dia
> mengembalikannya kepada pak satpam.
>
> Saat ini, kasus ini sudah saya laporkan ke kantor
> polisi setempat, untuk
> pengusutan selanjutnya, dengan nomor laporan polisi
> 683/K/VIII/2007/ SEK.CURUG.
>
> Setau saya pernah dilakukan pemeriksaan dan
> penertiban terhadap mobil
> berplakat indetitas DPR MPR RI, bagaimana dengan
> JAGOAN ini???
>
> Apakah memang benar dia adalah anggota DPR MPR RI
> dengan plakat
> identitas yang melekat di mobilnya????
>
> Apakah benar seseorang dapat seenaknya saja memukul
> orang????
>
> Benarkah seorang pria dewasa menganiaya seorang
> wanita yang sedang panik
> melihat darahnya mengucur semikian deras dari luka
> adiknya???
>
> Bisakah seenaknya seseorang menghabisi nyawa orang
> lain???
>
> Apakah fungsi senjata itu??? Jikalau memang dia
> punya??
>
> Apakah benar kegunaannya untuk mengancam dan
> menembak orang lain????
>
> Masih adakah jaminan keselamatan dan perlindungan
> hukum di Negara
> Indonesia ini, disisi lain kita punya kewajiban
> untuk membayar pajak ke
> Negara???
>
> Tolong disebarluaskan email ini, supaya cukup kami
> saja yang mengalami
> hal seperti ini, jangan ada lagi kasus kedua dan
> ketiga yang mengalami
> nasib seperti kami. Kami mohon doa dan dukungan dari
> teman-teman
> sekalian, semoga keadilan dapat benar-benar
> ditegakan di bumi Indonesia
> ini, sehingga tidak ada yang namanya main hakim
> sendiri.
>
> Kejadian ini benar adanya...,rekan- rekan sekalian
> dapat mengeceknya
> langsung ke kantor polsek curug dengan nomor laporan
> yang sudah saya
> sebutkan didepan, atau dapat menghubungi email saya
> [EMAIL PROTECTED]
> <mailto:felyshia% 40hotmail. com <mailto:felyshia%
> 40hotmail. com> >
>
> Terima kasih
____________________________________________________________________________________
Luggage? GPS? Comic books?
Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search
http://search.yahoo.com/search?fr=oni_on_mail&p=graduation+gifts&cs=bz