bung wibowo
jgn sesungkan itu, biasa saja, bagi saya itu hanya sebuah interaksi 
yg wajar, bukan hal besar, saling membetulkan lah kita, kasian aja 
mas gaffar disikat begitu langsung mo ngabur, hilang satu anggota kan 
lumayan, kiriman gambar2 berkurang, kering kita.....

berdebat tpi jgn panas, tetep elegan, jgn kayak patrik n deri ya?
ribut2 terus, trus sekarang, yg laen malah panas
kampungan bgt, masalah agama diributin disitus porno..

salam damai bung wibowo




--- In [email protected], "nh wibowo" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Oops..!
> Saya tidak menyangka kalo pendapat saya akan membuat suasana jadi 
nggak enak.
> Awalnya saya hanya sedikit kecewa, karena saya lihat ada unsur
> marketing stlh membuka email dari bung abdi gaffar.
> Dan sungguh, saya tidak memberikan lesson apapun pada bung abdi 
gaffar.
> Dan untuk menghindari  polemik yg tidak berujung, saya dgn ini 
memohon
> maaf kepada bung abdi gaffar, kepada bung stunned, dan pihak lain yg
> merasa tidak nyaman dgn email yg saya kirimkan.
> Dengan ini saya mencabut comment saya atas bung gaffar.
> Terima kasih dan salam utk bung berdua.
> 
> 
> 
> 
> Pada tanggal 15/09/07, vq_stunned <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
> > well, saya menyimak dialog antara saiudara wibowo yg memberi 
lesson
> > kpd saudara abdi gafar tentang bagaimana caranya membuka sebuah
> > hubungan dgn wanita membuat saya tertarik
> > menarik sekali, saudara wibowo mampu memaparkan segala daya upaya 
yg
> > pria harus lakukan dalam situasi tersebut dgn jelas, anda tentu 
woman
> > expert saudara wibowo, salut..
> >
> > tapi permasalahan yg terjadi dilapangan tidaklah seperti itu
> > sepenuhnya, mungkin secara teori semua yg anda paparkan tersebut
> > memanglah sangat benar
> > disaat pria mulai tertarik pada wanita pada pandangan pertama,
> > masalah terberat yg pria hadapi adalah menggerakan kaki mereka
> > menghampiri wanita tersebut, karena semakin menarik wanita yg 
mereka
> > temui semakin tinggi presure yg mereka dapat, terutama bagi 
sebagian
> > orang yg tidak  percaya diri, disitu permasalahan yg paling 
pertama
> > kita benahi.
> > menurut saya hal yg paling mendasar yg harus pria ketahui adalah,
> > mengenali dirinya sendiri terlebih dahulu, sejauh mana potensi yg
> > mereka miliki, dan seberapa besar chance yg mereka miliki
> > karena jika kita menerapkan tori yg anda berikan seratus persen,
> > berarti kita memukul rata semua wanita, sedangkan kita tahu wanita
> > memiliki berbagai macam karakter dan itu akan sangat berpengaruh
> > terhadap pendekatan seperti apa yg akan kita lakukan..
> >
> > namun kadang percaya diri saja tidak cukup untuk memulai sebuah
> > hubumngan dengan wanita yg menarik hati kita,
> > seperti saat anda menggurui saudara abdi, anda melakukan 
pendekatan
> > yg sangat tidak tepat, alih2 saudara abdi mengerti, yg terjadi 
malah
> > anda menyababkan salah satu saudara kita melarikan diri dari 
website
> > ini, yg terjadi disitu adalah, anda gagal menanamkan kepercayaan
> > saudara abdi terhadap diri anda, anda terlalu percaya diri, apakah
> > bisa anda bayangkan bila itu anda terapkan saat menggaet wanita yg
> > menarik hati anda?
> > anda datang, mulai bicara, dgn lugas tanpa ada rasa gugup 
sedikitpun,
> > dgn mimik wajah yg pede penuh percaya diri dan cenderung 
berlebihan?
> > mungkin berhasil saaat anda KKN kedesa terpencil dan hendak 
menggaet
> > anak pak RT tempat anda menginap
> > anda tidak memaparkan bagaimana caranya menanamkan rasa percaya 
trhdp
> > diri anda dari lawan jenis,
> > yg terjadi adalah seperti nonton wayang dan anda dalangnya,
> > penontonlah yg harusa mengerti maksud anda
> > sedangkan dalam mendekati wanita, pria harus menanmkan kepercayaan
> > bahwa saya sudi untuk mengerti anda, baru komunikasi yg terjalin 
bisa
> > 2 arah..
> >
> >  well, sekian dulu.
> > untuk saudara abdi, tetaplah jdi bagian dari keluarga besar di
> > website ini:
> >
> > salam damai
> >
> >
> >
>


Kirim email ke