Setuju coyy.....Hajaaaaaaaaaarrrrrr aza...!!!!
tah Malingsia teh...siborokok...Abah teluh..jadi kantong kresek!!!



--- In [email protected], bad boysny bad boys 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Kelamaan brur..........
> dah kita "BANTAI"aja orang malingsia yang kurang ajar itu.
> 
> 
> ----- Original Message ----
> From: Dhie M <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Saturday, November 17, 2007 8:47:27 PM
> Subject: Re: HiperSeks ( . Y . ) GANYANG MALAYSIA (penting untuk 
di baca)
> 
> Wahai MALINGSIA... .....
> Harusnya kalian berterima kasih kepada kami BANGSA INDONESIA yg 
besar ini
> tanpa kami kalian tak akan pernah merdeka....
> tetapi kalian masih juga menghina Bangsa kami sehingga kami 
mengangkat senjata
> melawanmu...
> disaat kami lebih maju dari MU kami menerima bangsa MU untuk 
belajar di negeri kami.
> tapi apa yang kami dapat kaucuri hasil bumi kami dan Pulau kami.
> disaat ekonomi negerimu carut - marut kami kirim pakar ekonomi 
kami Prof.DR Sumitro djoyohadikusumo untuk membenahi perekonomianmu.
> tapi apa yang kami dapat kauberi kami TERORIS.
> Kami tidak akan pernah menganggapmu saudara lagi sampai kapanpun. 
kau adalah musuh kami. karena kau tak pantas menjadi saudara 
serumpun kami...
> ANJING KAU MALINGSIA
> 
> cowok jakarta <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:
> Gua punya pengalaman mengenai negara malingsia waktu
> kesana beberapa waktu lalu.
> 
> Negara itu keliahatannya aja damai padahal jauh dari
> kesan damai. Kenapa demikian, karena didalamnya banyak
> terjadi bentrokan, walau tersamarkan, antar etnisnya,
> melayu, china, india yang merupakan etnis mayoritas di
> negara malingsia, merasa paling berhak atas fasilitas
> yang diberikan oleh negara itu.
> 
> Etnis melayu yang merasa paling berkuasa dan penduduk
> no. 1 disana, menurut temen saya yang merupakan etnis
> china, budak melayu adalah etnis no.1 yang paling
> malas disana. katanya lagi, mereka sok pintar padahal
> tidak tau apa-apa, sok rajin padahal malas, yang pasti
> yang keluar dari mulut temen saya itu adalah kata-kata
> yang merendahkan etnis melayu disana. Dan yang lucu,
> setiap perusahaan yang ada dimalingsia harus dan wajib
> mempekerjakan etnis melayunya,sebagai peraturan dari
> pemerintah disana. Mengapa demikian, karena pemerintah
> mereka takut etnis no.1 yang malas ini akan tergusur,
> gak dapat apa-apa alias menjadi pengangguran
> dinegaranya. Yang pusing ya org yang punya perusahaan
> disana, hampir 80% org melayu yang bekerja semuanya
> dibawah standar edukasinya.
> 
> Trus saya bertanya dengan temen yang etnis melayu
> bagaimana kehidupan sosial antar etnis disana. Yang
> keluar dari mulut mereka isinya ya seperti temen saya
> yang etnis china, kata-2 yang keluar adalah sumpah
> serapah, menghina, menjelekkan, dan merendahkan etnis
> lain, kesannya, gua yang paling bener etnisnya disana.
> 
> Hal yang sama juga saya dapatkan ketika secara iseng
> bertanya hal yang sama kepada temen yang beretnis
> India. Dengan kata lain, semua kata2 yang keluar
> adalah hinaan, cacian, merendahkan, dan menghina etnis
> lain.
> 
> Dan adegan yang bisa kita jumpai kalo kita berjalan2
> di malingsia, disana tidak ada pembauran dalam artian,
> kalo kita di Indonesia tercinta ini pada saat diluar
> jam kerja atau santai kita dapat berkumpul
> bersama-sama dengan suku manapun dan dari ras manapun,
> mau dia suku jawa, madura, betawi, dayak, dll, kita
> dapat bersendagurau bersama, tapi disana yang saya
> lihat mereka membentuk kelompok2 nongkrong berdasarkan
> etnis, kalo etnis china ya ama orng2 china, etnis
> mleyu ya ama org melayu, demikian juga India. Gak
> pernah atau jarang kita akan menemukan mereka/ketiga
> etnis tersebut duduk kongkow2 bareng...
> 
> Nah kalo bisa kita tebak nantinya, kamungkinan ketiga
> etnis terbesar di negara malingsia ini akan saling
> bentrok, saling jegal, sling perang, pada saat
> lapangan kerja sudah berkurang, kekayaan alam mulai
> habis, dan kesenjangan sosial diantara mereka makin
> tinggi. Saya menjamin pasti mereka akan berantem
> sendiri karena pemicunya sudah tampak dari sekarang,
> yaitu sifat ego masing2 etnis.
> 
> Bersyukurlah kita Bangsa Yang Besar ini sudah melewati
> masa-masa itu. Masa dimana kediktatoran pemerintah
> selalu menghantui kita. Sekarang kita sudah memasuki
> masa reformasi, masa yang cukup indah. dimana semua
> kegiatan yang kita lakukan tidak dibatasi oleh satu
> rezim. Sementara malingsi???? mereka belum
> mengalaminya. Mereka masih dibawah bayang-bayang rezim
> yang keras. Dengarkan apa yang diceritakan mantan
> wakil perdana mentri ANWAR IBRAHIM di TV beberapa
> waktu lalu. Apa yang dikatakannya semua benar, tidak
> ada demokrasi disana. Semua warga terbelenggu. Cerita
> apapun dari koran dan majalah disana adalah cerita
> yang baik sehingga meninabobokan penduduknya, padahal
> cerita sebanarnya lebih mengerikan kalo
> dipublikasikan. Bersyukur kita sudah tidak mengalami
> hal tersebut lagi. Kita beberapa langkah didepan
> negara malingsia sekarang.
> 
> Beberpa tahun kedepan, kita mungkin akan tersenyum
> melihat kehancuran negara malingsia, oleh mereka
> sendiri, bukan oleh serangan atau invasi negara lain.
> Mereka akan jatuh oleh rasa kegoisan etnis nya.Semoga
> pada saat itu terjadi, kita dapat menyaksikannya di
> televisi dari dalam kamr kita yang sejuk sambil
> menikmati secangkir kopi manis dan sepiring singkong
> goreng yang hangat.
> 
> "HIDUPLAH INDONESIA RAYA"
> 
> --- hamzah ead <hidropirismatik@ yahoo.com. my> wrote:
> 
> > he..he...
> > sesudah samudera aku lalui...aku mula tahu dan yakin
> > benar akan kejengkelan mu wahai indon..
> > sesudah ku lihat pulau sipadan tidak dapat kau
> > tawan...pastinya itu menunjukkan kau tidak punya
> > kemahiran..
> > Wahai indon...kapan kau berkata malaysia tidak
> > mengenang jasa atas jasa orang-orangmu di negeri
> > saya...nampaknya kau mengakui kebodohanmu. ..merempat
> > di negeri saya,tapi tidak pernah
> > bersyukur.., berlagak dengan ustaz negeri kamu, tp
> > ustaz yang tk punya maruah..wahai indon yang
> > malang...kamu melihat setitik sengketa di negeri
> > saya,...tapi tk melihat limpahan kerakusan
> > pembunuhan di negeri mu...sungguh daif
> > negerimu..hanya mengharap ihsan rezeki di
> > negeriku...
> > saya kesian melihat anak2 muda mudi rakyatmu di
> > negeriku merempat mengharap sesuap nasi...
> > menumpang tapi tidak pernah bersyukur..wahai indon
> > sahabatku yang malang...kamu sombong dengan alat
> > muzik mu yang sudah ketinggalan zaman..tidak pernah
> > kami sudi menyentuhnya. .jelek bangat bagi pandangan
> > kami yang jauh lebih maju darimu...
> > he....he,,,
> 
> ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
> Be a better sports nut! Let your teams follow you 
> with Yahoo Mobile. Try it now. http://mobile. yahoo.com/ 
sports;_ylt= At9_qDKvtAbMuh1G 1SQtBI7ntAcJ
> 
> 
> 
> 
> 
> Never miss a thing. Make Yahoo your homepage. 
> 
> 
> 
>       
_____________________________________________________________________
_______________
> Be a better sports nut!  Let your teams follow you 
> with Yahoo Mobile. Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/sports;_ylt=At9_qDKvtAbMuh1G1SQtBI7ntAcJ
>


Kirim email ke