----- Forwarded Message ----
From: Mariezca Ellena <[email protected]>
To: aicu sanmar <[email protected]>; anna <[email protected]>; Antonius 
Satriyo <[email protected]>; ari <[email protected]>; ferry Johan 
<[email protected]>; ola andha <[email protected]>; Yohanes Christiawan 
<[email protected]>; [email protected]; papa matthew&maura 
<[email protected]>; randy brother <[email protected]>; Sri mkk 
<[email protected]>; [email protected]; dad <[email protected]>; 
felix durgasaputra <[email protected]>; eda erin 
<[email protected]>; eda refa <[email protected]>; ei 
<[email protected]>; Eric Trinanda <[email protected]>; novee 
<[email protected]>; P'erwin <[email protected]>; rizal 
<[email protected]>; fajar <[email protected]>; febby mps 
<[email protected]>; Haryo Seno <[email protected]>; hayrani s 
<[email protected]>; pius Harry <[email protected]>; iwan 
<[email protected]>; mohamad imam prakoso <[email protected]>;
 Jack Resiona <[email protected]>; kimlan <[email protected]>; Kristina 
Sudarmini <[email protected]>; Santy Olivia <[email protected]>; 
tante Myrna <[email protected]>; vievie Vivi <[email protected]>; 
nunito <[email protected]>; pak yahya <[email protected]>; Shando Ndut 
<[email protected]>; slamet ndt <[email protected]>; titi ndt 
<[email protected]>; yatin ndt <[email protected]>; rina W 
<[email protected]>; rini <[email protected]>; RisaF 
<[email protected]>; susi <[email protected]>; sugi 
<[email protected]>; tissa <[email protected]>
Sent: Tuesday, December 30, 2008 11:28:10 AM
Subject: Fwd: 7%




--- Pada Sel, 30/12/08, Santina Clarissa <[email protected]> menulis:

Dari: Santina Clarissa <[email protected]>
Topik: Fwd: 7%
Kepada: "Ferdy Wihardjo" <[email protected]>, "fitri" 
<[email protected]>, "Fiona Harris" <[email protected]>, "Ferdy 
Wihardjo" <[email protected]>, "gavin" <[email protected]>, 
"Ana" <[email protected]>, "Ratu, William J." 
<[email protected]>, "Michael" <[email protected]>, "Jerome" 
<[email protected]>, "lila chandra" <[email protected]>, "Awang" 
<[email protected]>, "Malvino" <[email protected]>, "Marizca" 
<[email protected]>, [email protected], "handy martinus" 
<[email protected]>
Tanggal: Selasa, 30 Desember, 2008, 7:32 AM





---------- Forwarded message ----------
From: Constantine Nurvianto <[email protected]>
Date: 2008/12/26
Subject: 7%
To: Antonia Wahyuningsih <[email protected]>, Deena woelandari 
<[email protected]>, Fitri Astuti <[email protected]>, Imas Riah 
<[email protected]>, Lie Kimlan <[email protected]>, Maria Gramedia 
Hardware <[email protected]>, Maria <[email protected]>, Santina 
Clarissa <[email protected]>





________________________________
 From: [email protected]
To: [email protected]
Subject: FW: 7%
Date: Fri, 19 Dec 2008 11:05:23 +0700


 
 
Suatu ketika seorang manusia diberi kesempatan untuk berkomunikasi dengan 
Tuhannya dan berkata, "Tuhan ijinkan saya untuk dapat melihat seperti apakah 
Neraka dan Surga itu".

Kemudian Tuhan membimbing manusia itu menuju ke dua buah pintu dan kemudian 
membiarkannya melihat ke dalam.

Di tengah ruangan terdapat sebuah meja bundar yang sangat besar, dan di 
tengahnya terdapat semangkok sup yang beraroma sangat lezat yang membuat 
manusia tersebut mengalir air liurnya. Meja tersebut dikelilingi orang-orang 
yang kurus yang tampak sangat kelaparan.

Orang-orang itu masing-masing memegang sebuah sendok yang terikat pada tangan 
masing-masing. Sendok tersebut cukup panjang untuk mencapai mangkok di tengah 
meja dan mengambil sup yang lezat tadi.

Tapi karena sendoknya terlalu panjang, mereka tidak dapat mencapai mulutnya 
dengan sendok tadi untuk memakan sup yang terambil.

Si Manusia tadi merinding melihat penderitaan dan kesengsaraan yang dilihatnya 
dalam ruangan itu.

Tuhan berkata, "Kamu sudah melihat NERAKA"

Lalu mereka menuju ke pintu kedua yang ternyata berisi meja beserta sup dan 
orang-orang yang kondisinya persis sama dengan ruangan di pintu pertama. 
Perbedaannya, di dalam ruangan ini orang-orang tersebut berbadan sehat dan 
berisi dan mereka sangat bergembira di keliling meja tersebut.

Melihat keadaan ini si Manusia menjadi bingung dan berkata "Apa yang terjadi ? 
kenapa di ruangan yang kondisinya sama ini mereka terlihat lebih bergembira ?"

Tuhan kemudian menjelaskan, "Sangat sederhana, yang dibutuhkan hanyalah satu 
sifat baik"

"Perhatikan bahwa orang-orang ini dengan ikhlas menyuapi orang lain yang dapat 
dicapainya dengan sendok bergagang panjang, sedangkan di ruangan lain 
orang-orang yang serakah hanyalah memikirkan kebutuhan dirinya sendiri "

Diperkirakan bahwa 93% penerima tidak akan memforward  cerita ini . Bila anda 
termasuk sisa 7% yang akan memforward nya, lakukanlah dengan memberi judul 7%  
pada title nya.

Saya termasuk yang 7% tadi, ingatlah saya akan selalu ada untuk berbagi sendok 
dengan anda!
(Diterjemahkan dan diforward dari milis tetangga)    
   

 
 
________________________________
 Always-on security tools provide safer ways to connect and share anywhere. 
Find out more. Windows Live
 
________________________________
 Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat.
Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!


      

Kirim email ke