Forward dari teman yang mo Berbagi cerita...:
Rumah ortu ku di Malang ditelpon orang tak dikenal yang ngaku petugas RSCM, bahwa Hendar kecelakaan parah dan dalam keadaan kritis. Dalam keadaan panik dapat kabar spt itu bokap ngecek ke istriku pakai no flexinya. Tak berapa lama aku dikabari istriku, aku segera menelpon bokap ke no flexinya. Disaat yang sama di ujung telpon rumah, orang td menelpon kembali. Kali ini yg terima nyokap, yg udah panik dan gemetaran... Gak tahu berita buruk apalagi yang dia sampaikan, yang jelas nyokapku makin panik dan sempet ngasih no hape biniku untuk minta tolong dia untuk memberi tahu tentang kabar kalau suaminya kecelakaan. Lalu orang itu meminta ngomong dengan bokap...dan saat dikasih tahu kalau bokap sedang ngobrol dengan aku di hape... langsung seketika orang tadi menutup telpon... Wah...keterlaluan... Kasian ortu kita udah panik ga karuan.... Untungnya masih ada no telpon yang lain dan masih bisa langsung kontek satu sama lain dengan cepat. Saran saya buat teman semua, sharing juga cerita ke ortu di rumah antisipasi kalau ada penipuan model begini. Beberapa dugaan: - Si penipu sudah tau kegiatan sehari-harinya. Termasuk mungkin kapan si Ayah dan Ibu pergi dari rumah. - Si penipu mungkin bisa memutuskan telpon rumah. Atau tau orang yang punya akses untuk itu. - Si penipu mengharapkan transfer bank. Relatif lebih aman untuk dia. So, hati-hati aja kalau ada kejadian yang mirip seperti ini. Lebih baik cek dan ricek dahulu sebelum melakukan pembayaran, apalagi ke tujuan yang belum dikenal. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ http://pssrd.com -~----------~----~----~----~------~----~------~--~--- -- Best Regards, [siwahyu] _________________________________

