JAKARTA, SABTU - Kampanye global untuk menekan pemanasan global akan dilakukan 
dalam bentuk gerakan mematikan lampu sejagat. Tahun ini, kampanye yang diberi 
nama Earth Hour 2009 ini akan dilakukan serentak Sabtu 28 Maret.

Seluruh penduduk dunia diimbau untuk mematikan lampu di rumah. Tidak perlu 
sehari tapi cukup satu jam saja dari pukul 20.30 hingga 21.30. Pastikan semua 
alat elektronik yang tidak terpakai dalam kondisi power off bukan stand by.

"Sasaran kami mencapai satu milyar orang, lebih dari 1000 kota, semua bersatu 
untuk bersama-sama dalam upaya global untuk memperlihatkan bahwa mungkinlah 
untuk mengambil tindakan pada pemanasan global," demikian pesan yang ditulis 
dalam situs resmi Earth Hour yang dimotori WWF (Eorld Wildlife Fund). Jakarta 
termasuk salah satu kota yang telah memastikan akan berpartisipasi. Sejauh ini 
sudah 680 kota di 77 negara yang telah mendaftar dan akan terus bertambah.

WWF Indonesia memperkirakan, jika seluruh penduduk Jakarta mematikan lampu satu 
jam, cukup untuk mengistirahatkan kebutuhan listrik sebesar 300 MW. Ini juga 
akan mengurangi beban biaya listrik Jakarta sekitar Rp 200 juta dan mengurangi 
emisi karbon dioksida sekitar 284 ton.

Inisiatif ini telah dimulai pada tahun 2007 di Sydney, Australia dan berhasil 
melibatkan 2,2 juta rumah hunian dan bisnis termasuk Gedung Opera Sydney. 
Penjuru global, seperti Golden Gate Bridge di San Francisco, Colosseum di Roma 
dan papan reklame Coca Cola di Times Square, semuanya membisu dalam kegelapan, 
sebagai lambang-lambang harapan untuk suatu maksud mulia yang setiap jam 
semakin mendesak.

Apakah Anda akan melewatkan kesempatan ini saat semua orang bahu-membahu 
memberikan perhatian sejank kepada Bumi. Lagipula, menyelamatkan Bumi juga bisa 
dilakukan dengan langkah kecil seperti ini. Kalau kita bisa kenapa tidak? 
(sumber kompas..com)  

Kirim email ke