Nah ini luxuuu nih....hahahahaha...hahaa

Sent from my BlackBerry@ blueninja_roqib-atib.. nga kenceng..kenceng..cenggg..

-----Original Message-----
From: Irawan <[email protected]>

Date: Sun, 23 Aug 2009 14:26:53 
To: <[email protected]>
Subject: [ninja_gokill] Humor : Sambi Nunggu Beduk


SEKILAT HUMOR

*Aku tiba-tiba gak nyaman di sini...*

Anak lelaki 4 tahun: "Arti pecah belah apa sih, ma?"
Ibu: "Kalo itu kamu pecah, kamu mama belah."

(Toko pecah belah Pondok Indah Mal, didengar oleh wanita yang sampai hampir
memecahkan belanjaannya).

*Mase Mase Basi...*

Pelayan Cewe: "Arigato go zai mas..."
Pemuda Playboy sok tahu: "Arigato go zai mbak..."

(Sushi Tei, didengar oleh teman yang ingin menjadi orang-orangan sawah).


*Itu mah sekali jepret langsung lari...*

Pembeli rese: "Mas, Ada kamera paranoid Ga?"
Penjaga bingung: "Hah?"
Pembeli rese: (nada sok tau) "Itu yg sekali jepret langsung jadi..."

(Studio Foto, didengar oleh wanita yang membayangkan ekspresi kamera
ketakutan).


*Gak bisa diusahain, mas?*

Internet addict: "Mas, di sini Ada hotspot-nya gak?"
Pelayan: "Kebetulan restoran kami hanya menyediakan makanan Indonesia dengan
penyajian standard, mbak."

(Restoran di Kemang, didengar oleh seseorang yang hampir menelan sendok).


*Kan sekarang jaman Mahal!*

si bungsu perempuan ke Ibunya: "Jadi nanti Kita daftar TV Kabelnya di Kebon
Jeruk yah"
Ibu dengan wajah berseri-Seri: "Ya, mending begitu. Kebon Jeruk kan enggak
terlalu jauh dari rumah. Jadi nanti kabelnya bisa lebih pendek. Lebih
murah."

(Rumah di Kemanggisan, didengar oleh kakak lelaki yang ingin menjedutkan
kepalanya ke tembok).


*Kalo sinyalnya menipis mungkin namanya berubah...*

Nyokap: "Ini hape ibu ada G-String-nya ngga?"
Anak: (bengong, berharap salah denger) "Hah?"
Nyokap: "Ini Nokia 3300 ibu ada G-String-nya apa ngga?"
Anak: (masih bengong Dan masih berharap salah denger) "G-String?"
Nyokap: "Iya. Itu lho, yang kalo nelepon Kita bisa liat muka orang yang
teleponan sama Kita."
Anak: "Yaoloh! 3G?"
Nyokap: "Nah itu dia. Emang tadi ibu ngomongnya apa?"

(Didengar oleh anak yang sempat takut ibunya mulai bercerita tentang kumbang
dan bunga).

*Tambah satu kilo, saya lapar...*

Pembeli: "Mas, beli paku tembok..."
Penjual: "Berapa?"
Pembeli: "Setengah kilo aja..."
Penjual: "Dibungkus?"
Pembeli: (dengan wajah kesal) "Gak! Makan sini!"

to be continued.....

Kirim email ke