kirain gw Dewa bahasa santun ternyata dugaan gw meleset heheheheheh Pada 18 November 2009 15:26, Willy Sanjaya <[email protected]> menulis:
> > > Seorang biksu diperintah oleh raja untuk mendampingi sang pangeran ke hutan > untuk berburu rusa. > > Selama berburu bidikan panah sang pangeran selalu tidak mengenai sasaran, > sang pangeran sangat geram dan tanpa ia sadari ia berkata kasar "bangsat > bidikanku meleset!!" > > "Husss!" kata si biksu"Pangeran tidak boleh berkata kasar, apa pangeran > tidak takut pada dewa petir yang selalu menghukum orang-orang yang berbicara > kasar". > > "Persetan dengan dewa petir, pokoknya hari ini aku harus pulang dengan > membawa hasil buruanku".Jawab sang pangeran sambil membidik seekor rusa > buruannya. > > Tapi memang hari itu pangeran sedang sial, bidikannya meleset lagi dan > tentunya sang pangeran makin marah "bangsat.. bidikanku meleset lagi".Sang > biksu kembali menasehati sang pangeran, tapi kali ini dengan dibarengi > ancaman"kalo sekali lagi pangeran bekata kotor maka saya tidak akan segan > memohon pada dewa petir untuk menghukum pangeran" kata biksu yang mulai > marah karena nasehatnya ngga digubris oleh sang pangeran. > > Mendengar ancaman sang biksu, sang pangeran malah merasa tertantang > "bangsat..bangsat. ..bangsat. .bangsat. . Ayo,mana dewa petirmu..mana? > ".Sang biksupun langsung berdoa, meminta dewa petir untuk menghukum sang > pangeran yang mulai lancang, dan tiba-tiba langit mendung... angin bertiup > sangat kencang..... entah dari mana datangnya tiba-tiba > > "DHUUUUAAAAAAARRR. ..AR....AR. ...AR" petir menyambar, tapi aneh.. petir > itu menyambar sang biksu, padahal ia sama sekali nggak pernah berkata kasar. > > > Sang pangeran berdiri disamping mayat biksu yang gosong karena tersambar > petir, dan bertanya pada dewa petir"wahai dewa petir, aku yang berbicara > kasar tapi kenapa biksu ini yang engkau sambar? > > > "Dewa petir menjawab. "Bangsat....bidikanku meleset..!!". > Run away from xl.BegoBerry > > -- NiceEvil#606 0812 80 700 890 021 9277 8330

