Gw dl donk, masa bekas-an mulu Run away from xl.BegoBerry -----Original Message----- From: Agung Nice <[email protected]> Date: Tue, 15 Dec 2009 10:06:00 To: <[email protected]> Subject: Re: [NOC] yang ini judulnya "BAGAIMANA"
yg nyuruh bagaimana psikater ato lu wil hahahahaah Pada 15 Desember 2009 09:54, Willy Sanjaya <[email protected]> menulis: > > > Bagaimana baik nya saja pak gani, di banding situ saya bawa ke psikater, > dan disuruh pilih bagaimana lagi. > > Run away from xl.BegoBerry > ------------------------------ > *From: * "Gani" <[email protected]> > *Date: *Tue, 15 Dec 2009 09:31:24 +0700 > *To: *<[email protected]> > *Subject: *[NOC] yang ini judulnya "BAGAIMANA" > > > > > Seorang suami datang ke psikolog pria terkenal dan > menjelaskan masalah hubungan seks dalam keluarganya yang jarang sekali > terjadi."Ok.., datanglah bersama isterimu kemari esok hari, ujar psikolog > tersebut". > > Keesokan harinya, seperti yang diminta, suami-isteri datang menghadap. > Untuk memperjelas duduk masalahnya, sang psikolog > meminta sang isteri yang cantik masuk ke dalam sementara suaminya menunggu > di luar. > > Psikolog: "Ibu tolong ceritakan masalah anda, > sehingga hubungan seks tidak pernah terjadi dalam keluarga Anda". > Isteri: "Pak, bukan saya menolak....tetapi .........?" > Psikolog (dengan wibawa) : "Tidak usah ragu....ceritakan saja dan saya akan > mendengarkan...." > > Isteri (sambil menarik nafas panjang): > > "Begini lho pak.....kantor saya jauh dari rumah. Lha untuk menuju kantor > ada banyak cara..... > > tetapi yang paling efisien adalah naik taksi. Kalau naik taksi saya juga > bingung karena terkadang saya > tidak punya uang. Meski tidak ada uang tetapi saya bisa naik > taksi....sopirnya selalu fleksibel. > Kalau sudah sampai kantor, Sopir taksi selalu bertanya - mau bayar atau > 'bagaimana' ? > > Lha karena saya enggak punya uang, saya pilih 'bagaimana' saja". > > "Sesampai di kantor tidak jarang saya terlambat. > Karena keterlambatan ini, saya dipanggil sama atasan..... > Saya dianggap merugikan perusahaan. Atasan saya selalu meminta saya > memilih, > > dikeluarkan atau 'Bagaimana'... > Lha karena saya butuh kerja, saya terpaksa memilih 'bagaimana'....". > Dari kantor, karena sudah lelah dan ingin cepat-cepat pulang untuk > istirahat, > > saya terpaksa sekali lagi menggunakan taksi. Hal yang sama berulang > lagi..... karena saya tidak punya > uang, sopir taksi meminta saya memilih --- membayar atau 'Bagaimana'. > Sekali lagi pak, tidak ada pilihan bagi saya......... saya memilih > 'Bagaimana'....". > > "Bapak bisa membayangkan bagaimana capainya saya setiba di rumah.... > > dan itulah menyebabkan kondisi keluarga saya kurang harmonis". > > Psikolog (manggut-manggut) : "Cukup pelik juga masalah ini. > > Saya sekarang mengerti duduk persoalannya. > > Kalau menurut ibu, apakah masalah ini perlu saya ceritakan kepada suami > atau bagaimana'....?" > > > > hehehehehehe........ > Email ini harus saya teruskan? Atau Bagaimana ? > > > > -- NiceEvil#606 0857 1065 9008 021 999 1980 4

