Nice info blay:D

Sent from my BlackBerry@ blueninja_roqib-atib.. nga kenceng..kenceng..cenggg..

-----Original Message-----
From: edi purwanto <[email protected]>
Date: Mon, 28 Dec 2009 12:00:02 
To: <[email protected]>; <[email protected]>
Subject: [NOC] Fwd: [OOT] : Filosofi Bambu

Fyi,

thanks
si_cipung

Sent from my CipungSpeedBerry®max.80 kmph


---------- Pesan terusan ----------
Dari: mega maulana <[email protected]>
Tanggal: 28 Desember 2009 10:49
Subjek: ParaKonTel : [OOT] : Filosofi Bambu
Ke: [email protected]




Suatu hari dalam kondisi yang putus asa seseorang memutuskan untuk berhenti
dari pekerjaannya, bahkan berhenti dari hubungannya dengan sesama dan
berhenti dari spiritualitasnya. Maka dia pergi ke hutan untuk bicara dengan
Tuhan untuk yang terakhir kalinya. “Tuhan, berikan aku satu alasan untuk
tidak berhenti” katanya.

Tuhan memberi jawaban yang mengejutkannya. "Lihat ke sekelilingmu", kataNya.
"Apakah engkau memperhatikan tanaman pakis dan bambu yang ada di hutan ini?"
"Ya", jawabnya.

Lalu Tuhan berkata, "Ketika pertama kali Aku menanam mereka, Aku menanam dan
merawat benih-benih mereka dengan seksama. Aku beri mereka cahaya, Aku beri
mereka air, dan pakis-pakis itu tumbuh dengan sangat cepat. Warna hijaunya
yang menawan menutupi tanah, namun tidak ada yang terjadi dari benih bambu,
tapi Aku tidak berhenti merawatnya."

"Dalam tahun kedua, pakis-pakis itu tumbuh lebih cepat dan lebih banyak
lagi. Namun, tetap tidak ada yang terjadi dari benih bambu, tetapi Aku tidak
menyerah terhadapnya."

"Dalam tahun ketiga tetap tidak ada yang tumbuh dari benih bambu itu tapi
Aku tetap tidak menyerah. Begitu juga dengan tahun ke empat. "

"Lalu pada tahun ke lima sebuah tunas yang kecil muncul dari dalam tanah.
Bandingkan dengan pakis, yang kelihatan begitu kecil dan sepertinya tidak
berarti. Namun enam bulan kemudian, bambu ini tumbuh dengan mencapai
ketinggian lebih dari 100 kaki. Dia membutuhkan waktu lima tahun untuk
menumbuhkan akar-akarnya. Akar-akar itu membuat dia kuat dan memberikan apa
yang dia butuhkan untuk bertahan. Aku tidak akan memberikan ciptaanku
tantangan yang tidak bisa mereka tangani."

"Tahukah engkau anakKu, dari semua waktu pergumulanmu, sebenarnya engkau
sedang menumbuhkan akar-akarmu? Aku tidak menyerah terhadap bambu itu, Aku
juga tidak akan pernah menyerah terhadapmu".

Tuhan berkata, "Jangan bandingkan dirimu dengan orang lain. Bambu-bambu itu
memiliki tujuan yang berbeda dibandingkan dengan pakis tapi keduanya tetap
membuat hutan ini menjadi lebih indah."

"Saatmu akan tiba", Tuhan mengatakan itu kepadanya. "Engkau akan tumbuh
sangat tinggi."

“Seberapa tinggi aku harus bertumbuh Tuhan?" tanyanya. "Sampai seberapa
tinggi bambu-bambu itu dapat tumbuh?" Tuhan balik bertanya. "Setinggi yang
mereka mampu?" dia bertanya.

"Ya." jawabNya "Muliakan Aku dengan pertumbuhan mu, setinggi yang engkau
dapat capai."

Lalu dia pergi meninggalkan hutan itu, menyadari bahwa Tuhan tidak akan
pernah menyerah terhadapnya dan Dia juga tidak akan pernah menyerah terhadap
Anda.

Br,
Mega
http://id.linkedin.com/in/megamaulana

-- 
=== PARAKONTEL ===
You received this message because you are subscribed to the Google Groups
"Para Kontraktor Telecom" group.
To post to this group, send email to [email protected]
For more options, visit this group at
http://groups.google.com/group/parakontel?hl=en
...
[LATEST NEWS]
Update your Membership Data at http://parakontel.net/in/?page_id=7
View DB of ParaKonTel at http://parakontel.net/in/?page_id=19
...
=== PARAKONTEL ===

Kirim email ke