nomor 4 serius tuh, kalo ngak pakde CD, geli dong bro..........ih jijay......
belum lagi kalo kejepit zipper pas pipis.......alamak.....sakitttttttttt nih tititttt......wkwkwkwkwkw 2010/1/13 haryono_g7 <[email protected]> > > > Thanks atas koreksinya. > > Yup ngai dapat kabar seperti itu. Jodi memukul anggota polisi. > > Klo memang mau disiplin...yuk kita mulai dari hal yg terkecil. > 1. Lamer jgn trobos > 2. Berhenti di garis putih. > 3. Jgn gunakan jalan trotoar. > 4. Jgn pake clana dalam klo lagi touring. Biar gak nyetak di bool > 5. Terusin sendiri dah.. > > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus TL, Ngaceng > Teruuusss...! > ------------------------------ > *From: * "danny siwu™" <[email protected]> > *Date: *Wed, 13 Jan 2010 13:43:16 +0000 > *To: *haryono_g7<[email protected]>; <[email protected]>; < > [email protected]> > *Subject: *Re: [NOC] Klub Mogr Arogan ini bikin Ulah lagi... > > Mabua itu importir bukan ATPM > Yup sirene itu optional :P > > Kelanjutannya nih: > > SIDANG KASUS MOGE DI BANDUNG > > Bandung - Tak cukup mencengkram baju Anggota Polantas Polwiltabes Bandung > Dasep, hingga kancing baju Dasep terlepas, Jodi Jaya Kusuma juga sempat > memukul kepala polisi itu hingga empat kali. Bahkan Jodi pun menakut-nakuti > Dasep dengan membawa nama pejabat di Mabes Polri. > > Fakta ini terkuak di sidang dakwaan Jodi, tersangka kasus insiden konvoi > klub moge HDCI saat Braga Bike Festival Sabtu (12/12/2009) silam, di PN > Bandung, Jalan LRE Martadinata, Selasa (12/1/2010).Sidang dipimpin oleh > Ketua Majelis Hakim Nur Hakim dengan JPU pengganti Anne. > > Tak terima diberhentikan oleh Dasep karena menerobos lampu merah, Jodi > sempat mengancam dan mencengkram baju Dasep hingga kancing baju bagian atas > terlepas."Saat Dasep berusaha menenangkan tersangka dan mengajaknya ke Pos > Gatur, Jodi malah memukul kepala Dasep dengan telapak tangan," ujar JPU > dalam berkas dakwaannya. > > Pukulan Jodi ke bagian kepala Dasep dilakukan hingga empat kali. Beruntung > saat itu, Dasep menggunakan helm hingga pukulan Jodi tak menyebabkan > luka.Setelah memukul, Jodi kemudian balik kembali ke motornya untuk > melanjutkan kembali perjalanan. Di atas motor, tersangka berteriak 'Mau saya > pindahkan keluarga kamu ke Papua? Saya ini anak jenderal Dirlantas Mabes > Polri,' kembali Jodi mengancam. > > Pada acara Braga Bike Festival, Sabtu 12 Desember 2009 lalu, Jodi memimpin > konvoi 20-an moge menuju Jalan Braga. Namun pada saat perempatan Jalan > Tamblong-Asia Afrika, Jodi yang kepada polisi mengatakan membunyikan sirine, > menerobos lampu merah. > Dasep yang tengah berjaga kemudian memberhentikannya. Tak terima > diberhentikan, Jodi pun mengancam, mencengkram baju Dasep, dan memukul > kepala Dasep. > > diambil dari Detik bandung > > ÐS | Răcingßεŗŗy™ > ------------------------------ > *From: * "haryono_g7" <[email protected]> > *Date: *Wed, 13 Jan 2010 13:34:49 +0000 > *To: *danny siwu™<[email protected]>; <[email protected]>; < > [email protected]> > *Subject: *Re: [NOC] Klub Mogr Arogan ini bikin Ulah lagi... > > Kalau memang membunyikan sirine tidak boleh. Knafa mabua (atpm) masih > ngeluarin yg ada sirinenya. Apakah cm buat aksesosris ajah. > > Mustinya dari atpm langsung copot sirinenya. > > CMIIW > > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus TL, Ngaceng > Teruuusss...! > ------------------------------ > *From: * "danny siwu™" <[email protected]> > *Date: *Wed, 13 Jan 2010 12:47:16 +0000 > *To: *<[email protected]>; <[email protected]> > *Subject: *[NOC] Klub Mogr Arogan ini bikin Ulah lagi... > > > > •••forwarded msg••• > > Sejujurnya biasanya selalu dibilang ini ulah oknum ... tapi kalo oknumnya > banyak apa ya dibiarkan begitu saja .... > > saya mendukung polisi untuk menertibkan semua aturan berdasarkan hukum yang > berlaku .... > > dan secara pribadi saya kurang suka dengan klub ini ..... kok punya wadah > tapi kurang bisa mengendalikan anggotanya ........ > > Konvoi Moge Pakai SirineJodi Resmi Jadi TersangkaAndri Haryanto - > detikBandungBandung - Setalah sebelumnya diperiksa di Mapolwiltabes Bandung > Jl Jawa, Polisi akhirnya menetapkan Jodi Jaya Kusuma, anggota HDCI Bandung > yang terlibat cekcok dengan Polisi Lalu Lintas, Sabtu (12/12/2009) , sebagai > tersangka. > "Tersangka," kata Wakasat Reskrim Polwiltabes Bandung Kompol Andre Gama, > saat dihubungi detikbandung via telepon, Sabtu (12/12/2009) . > Dasar penetapan tersangka, imbuh Andre, adalah perbuatan tidak menyenangkan > dan melawan petugas negara yang sedang menjalankan tugas. > "Pasal yang dijerat adalah pasal 335 dan pasal 212 KUH pidana. Ancaman > kurungan 1 tahun 4 bulan," tegas Andre. > Hingga pukul > 19.00 WIB, pemeriksaan terhadap Jodi masih berlangsung di ruang penyidik > Mapolwiltabes Bandung. Selanjutnya, polisi akan langsung lakukan penahanan > di Mapolwiltabes. > (ahy/dip)Konvoi Pakai Sirine, Anggota HDCI Diperiksa PolisiAndri Haryanto - > detikBandungBandung - Seorang pengendara Harley dari klub Harley Davidson > Club Indonesia (HDCI) Bandung diperiksa di ruang Reskrim Polwiltabes > Bandung. Pemeriksaan ini terkait kesalahpahaman yang menimbulkan adu mulut > polisi dan anggota HDCI. > Kejadian bermula saat Jodi Jay Kusuma yang merupakan anggota HDCI Bandung > berangkat memimpin 20 anggota HDCI lainnya menuju acara Braga Bike Fest di > Jalan Braga Sabtu (12/12/2009) . > Sekitar pukul 13.00, Jodi bersama rombongan melintas lewat perempatan > Tamblong-Asia Afrika. Disana, Jodi diberhentikan oleh Polisi Lalu Lintas. > "Tiba-tiba saya di stop polisi. Sikapnya kasar, sampai tunjuk-tunjuk > segala," tutur Jodi ketika ditemui wartawan di Mapolwiltabes Bandung. > Jodi sempat menyangka ia di stop karena menerobos lampu merah. "Waktu itu > lampunya hijau, jadinya saya jalan saja," tutur pria berperawakan besar ini. > Karena bingung, Jodi menanyakan kesalahannya ke anggota kepolisian itu. > "Salah saya apa pak? dan dijawab kenapa pakai sirine? Kamu polisi bukan? > Padahal pakai sirine itu karena dekat saja. Biasanya memang HDCI dikawal > polisi," ujar Jodi. > Setelah sempat adu mulut, Jodi pun digelandang ke Mapolwiltabes Bandung Jl > Jawa. Pemeriksaan dimulai pukul 16.00 WIB. Hingga pukul > 18.00 WIB, Jodi masih dimintai keterangan oleh polisi. > Moge Konvoi Pakai SirineFCMB Nilai Langkah Polisi TepatBaban Gandapurnama - > detikBandungIlustrasi/detikcomBandung - Forum Club Motor Bandung (FCMB) > menilai tindakan polisi yang mengamankan salah seorang anggota klub Harley > Davidson Club Indonesia (HDCI) Bandung karena penggunaan sirine Sabtu > kemarin (12/12/2009) , sudah tepat. Polisi memang harus bersikap tegas. > Hal itu disampaikan Ketua Umum FCMB Sony Teguh Prasatya di sela-sela Apel > Akbar Masyarakat Pecinta Tertib Lalu Lintas (Lantas) yang digelar di depan > Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Minggu (13/12/2009) . > "Itu sudah langkah tepat dari kepolisian. Siapa pun yang melanggar > peraturan lalu lintas memang harus ditindak," ujar Sony. > Menurutnya aturan lalu lintas berlaku bagi seluruh masyarakat, tak peduli > dari mana dan siapa. "Polisi harus tegas ini untuk kesadaran bagi masyarakat > khususnya pengguna jalan," tegasnya. > Sonny mengatakan seharusnya, masyarakat otomotif harus lebih tahu soal > aturan lalu lintas dan juga mentaatinya. "Termasuk penggunaan sirine atau > lampu merah, ya harus berhenti," ujarnya. > Penggunaan sirine, menurutnya, hanya diperbolehkan bagi polisi, ambulans, > dan juga mobil pemadam kebakaran. FCMB terdiri dari 57 klub motor di > Bandung. HDCI tak masuk dalam keanggotaan mereka. > Pada saat pelaksanaan Braga Bike Fest yang digelar kemarin, sekitar dua > puluh anggota Klub HDCI melakukan konvoi menuju Jalan Braga yang dipimpin > oleh Jodi Jay Kusuma. Dalam konvoinya ini, mereka membunyikan sirine. > Pada saat perempatan Tamblong-Asia Afrika, dia diberhentikan polisi. Sempat > terjadi adu mulut antara Jodi dan petugas Lantas. Akhirnya, Jodi digelandang > ke Polwiltabes Bandung dan kemudian setelah diperiksa beberapa jam, Jodi > ditetapkan sebagai tersangka. > (ern/ern) > > ÐS | Răcingßεŗŗy™ > > >

