Wuahahahahaa... Kunyit kalah sama bininya!!!
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus TL, Ngaceng Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: Irawan <[email protected]>
Date: Tue, 19 Jan 2010 16:50:06 
To: <[email protected]>
Subject: [NOC] FUN: Smart Wife

Terdapatlah sepasang suami istri yang punya kebiasaan unik, yaitu selalu
menjadikan hal apapun sebagai perlombaan dan persaingan, namun herannya
sampai saat inipun semua perlombaan tersebut selalu si istri yang
memenangkannya..

Sampai suatu hari sang suami pergi ke dokter. diapun menjelaskan segalanya
dan tidak lupa meminta saran, "kira-kira hal apa ya dok, yang bisa
dilombakan tapi jelas-jelas saya yang akan memenangkannya??".

Sang dokter sempat beberapa menit berpikir, tidak lama kemudian dia tampak
mendapatkan ide cemerlang, "ahh, saya punya ide yang bagus, bagaimana kalau
anda mengajak istri anda berlomba siapa yang bisa paling tinggi kencing di
tembok?? karena secara logika wanita kalau kencing pasti jongkok kan,
sementara kita kaum laki-laki berdiri, sudah pasti anda yang menang" katanya
berseri-seri.

"Ah, brilian, benar-benar ide yang brilian. hahahaha, sekaranglah waktunya
aku mengalahkan istriku itu" katanya dengan senyum penuh kemenangan.

Sesampainya dirumah, sang suami segera mengutarakan niatnya tadi, mengajak
istrinya berlomba "siapa kencing paling tinggi". dengan mantap istrinya
langsung menerima tantangan tersebut. tidak lama kemudian perlombaan aneh &
mungkin dapat dikatakan tidak penting tersebut dimulai.

Sang istri mendapat kesempatan pertama untuk melakukannya, tidak
sungkan-sungkan ia langsung saja menghadap tembok, membuka roknya dan
berjongkok, lalu "seeerr, seeeer, seerrr". setelah dihitung secara teliti
kencing sang istri mencatatkan 10 centimeter tinggi tembok diatas tanah.

Sang suami pun cengar-cengir merasa kemenangan akan diraihnya. lalu tibalah
gilirannya, tanpa ragu-ragu langsung ia berdiri didepan tembok yang sama,
kemudian membuka restleting celananya & bersiap untuk mengucurkan "kencing
kemenangannya", namun sepersekian sebelum ia mengeluarkannya sang istri
berteriak dengan cepat dan lantang, "eiiiiitsss, tangannya gak boleh
ikut-ikutan megang dong, kan aku tadi gak pake tangan".

Otomatis kencing sang suami pun malah tidak semilipun mengenai tembok
didepannya. wew, kalah lagi deh..

Kirim email ke