Patung Refektorium
: untuk Afrizal Malna Subjek-Objek kau tabrak-tabrakkan. Kau aduk-aduk kata keterangan, kata kerja, kata depan. Dengan alumu yang bisu saja, kau tumbuk mereka di lesung perenungan. Dalam gerak yang terus bergerak. Dalam momentum, kau cabut nyawa mereka, kau cerai-beraikan sel-sel darah merah dan putihnya. Oh tidak ada rahim di sana, tempat mencangkok bayi. Seperti teriakanmu yang lantang kepada jam yang pongah" Dalam Rahim Ibuku Tak Ada Anjing" Oh, terdengarlah tangisan si bayi kata tanya, yang pasti disusui oleh kehidupan. Nanah yang hambar dan beracun. Oh, si bayi juga ternyata patung. Patung dengan artikulasi kode sentuhan jari Da Vinci, yang tempampang di refektorium gereja-gereja Roma. Rawamangun, Sabtu pagi, 05072008 http://asharjunandar.wordpress.com
