Hela nafas malam
 
Malam telah menantimu, senja
Meminangmu dengan seteguk kesunyian
Memaksamu tenggelam dalam pelukan gelap
Memangkas cerah hari dengan muramnya kelam
Lalu tersimpul bayang pekat diantara renungan silam
 
Kuntum teratai membuka kelopak
Menawarkan sedikit keindahan pada angkuhnya malam
Yang mencabik-cabik diantara lentera-lentera senja nan muram
Lalu menampar sayap jangkrik agar menghadirkan alunan 
Memaksa kunang-kunang untuk menyalakan cahaya redup nan menawan
Hingga tersembul keberanian untuk merobek jahatnya malam
Menyumpal mulut dustanya malam dengan teriakan-teriakan katak sang periang
Oh….ngeri ketika malam menghampiri 
Namun tak usah takut,
Sulam dan tenunlah rajutan-rajutan malam
Lalu persoleklah malam dengan gulali sisa siang hari
Agar menggelontorkan gulita menjadi nikmat yang terus dinanti
 
Jakarta, 04 Juni 2009 









Praktisi Waluya Reiki
Reiki Training And Developmnent center

+622197424139/+622127136437+628569024880


      

Kirim email ke