Kok gampang sekali mengatakan Haram di negeri ini?

Praktisi Waluya Reiki
Reiki Training And Developmnent center

+622197424139/+622127136437+628569024880

--- On Wed, 6/3/09, Reporter Milist <[email protected]> wrote:


From: Reporter Milist <[email protected]>
Subject: -:: Milist NB::- Melawan Penjajahan Kompeni AS - FPI Haramkan Pilih SBY
To: 
Date: Wednesday, June 3, 2009, 8:34 PM








Melawan Penjajahan Kompeni AS - FPI Haramkan Pilih SBY

Saat ini 90% kekayaan alam Indonesia dikuras Kompeni Gaya Baru (dulu VOC) yang 
bernama Multi National Company (umumnya dari AS). Exxon saja mendapat Rp 4.900 
trilyun/tahun dari migas. Kalau 30 perusahaan mungkin sekitar Rp 50 ribu 
trilyun/tahun. Gaji CEO Chevron, 7,8 juta dollar/tahun atau sekitar Rp 7 
milyar/bulan (100 x lipat gaji presiden kita.

Dari mana Kompeni gaya baru tsb dapat pendapatan puluhan ribu trilyun rupiah 
per tahun? Yang jelas Arab Saudi dan Venezuela tidak dikuras migasnya. Mereka 
cukup cerdas untuk menasionalisasi perusahaan2 migas dan perusahaan lain yang 
menyedot kekayaan alam. Akibatnya di Arab Saudi dan Venezuela bensin sampai Rp 
400/liter dan tidak ada ekonom neoliberalis macam Faisal Basri/Chatib Basri 
yang berteriak2 "SUBSIDI" terlalu berat. Ayo naikkan BBM!

Bahkan di Arab sampai bisa memberikan pendidikan gratis dari SD sampai 
Universitas. Bahkan untuk Universitas dapat uang saku. Di Arab listrik dan RS 
gratis.

Itulah negara2 yang menolak kekayaan alamnya disedot oleh AS sehingga bisa 
memakai kekayaan alamnya untuk memakmurkan rakyatnya.

11,5 juta rakyat Indonesia menderita busung lapar. Banyak yang mati kelaparan, 
ada juga yang bunuh diri karena kemiskinan. Jumlahnya mungkin puluhan ribu 
lebih.

Jadi Neoliberalisme adalah pelanggaran HAM yang sangat biadab dan harus 
dihentikan.

Saya harap para pemimpin bangsa menyadari penjajahan Kompeni AS ini. Amien Rais 
berkata bahwa AS adalah satu faktor penentu apakah seseorang bisa jadi presiden 
atau tidak di AS. Mudah2an rakyat Indonesia bisa melawannya.

http://infoindonesi a.wordpress. com/2009/ 05/28/kritik- untuk-chatib- 
basri-neoliberal isme-memang- ada/
==

Dikuasainya 90% kekayaan alam Indonesia seperti minyak, gas, emas, perak, 
batubara, dsb oleh perusahaan asing harusnya jadi perhatian para pemimpin mau 
pun ekonom negeri ini agar hasil kekayaan alam Indonesia tidak lari ke tangan 
asing. Tapi untuk rakyat Indonesia. 

Lihat perusahaan-perusaha an Forbes 500 yang ternyata banyak beroperasi dan 
menguras kekayaan alam Indonesia. ExxonMobil mendapat US$ 452 milyar (sekitar 
Rp 4.970 trilyun), Shell US$ 355 milyar (Rp 3.900 trilyun) sementara CEO-nya 
rata-rata dapat lebih dari RP 1 milyar/bulan. Padahal gaji presiden kita saja 
kurang dari Rp 70 juta/bulan sementara gaji pokok pejabat paling tinggi tak 
lebih dari Rp 3 juta. Begitu beramai-ramai korup Rp 1-2 milyar, segera 
ditangkap KPK. Sementara pimpinan perusahaan asing bisa menikmati puluhan 
milyar tiap tahun tanpa harus korupsi.

==



-- 
************ ********* ********* ********* ******
Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist dari sumber terpercaya
http://reportermili st.multiply. com/
************ ********* ********* ********* *******
Reportermilist menerima penerbitan Iklan dengan tarif hanya Rp 20000/
5 hari kerja terbit dalam setiap Email berita yang dikirim oleh
reportermilist, bayangkan peluang  murah dengan prospect yang
besar, Berminat Hubungi Reportermilist@ gmail.com
============ ========= ========
(Iklan)Untuk Berita sekitar Banyumas Kunjungi situs www.Goleti.com
============ ========= ========
Search Engine Terpopuler Anak Bangsa
http://djitu. com
============ ========= ========
revolusi produk skuter matik Suzuki "Skydrive"
hubungi Dieler Suzuki terdekat
http://suzuki. co.id/
============ ========= =======
Space Iklan
============ ========= ========
















      

Kirim email ke