NILAI WAKTU
Kebanyakan manusia tidak mau menyadari, bahwa masa hidup kita di kolong langit 
ini terbatas. Bahkan sebenarnya sangat singkat sekali.  Boro-boro bisa 
menyadari mikir azah ogah ! Kagak percaya; cobalah renungkan berapa cepat waktu 
ini telah berlalu, sehingga Anda mencapai usia seperti sekarang ini.  

Lucunya walaupun kita menyadari, bahwa masa hidup kita ini terbatas, tetapi 
kenyataannya kita mensia-siakan waktu secara begitu saja, seakan-akan sampah 
yang tiada bernilai.  Sama seperti juga seorang konglomerat, dimana ia masih 
memiliki uang yang berjibun, dengan mudah ia bisa menghambur-hamburkan duitnya 
tanpa harus mikir, tetapi bagaimana apabila pada suatu saat ia harus menghadapi 
kenyataan, bahwa uangnya hanya tinggal tersisa Rp 30 ribu lagi? 

Begitu juga dengan waktu yang telah kita buang secara sia-sia; seakan-akan kita 
bisa hidup di dunia ini ribuan tahun, tetapi kenyataannya sekarang ini, hanya 
tinggal 30 hari lagi. Apakah waktu yang singkat ini akan dihabiskan hanya untuk 
nonton sinetron Manohara atau Bunga daripada pagi s/d larut malam? Apakah tidak 
ada kegiatan lain yang jauh lebih penting dan lebih bermanfaat di dalam 
kehidupan ini selainnya meng-update Facebook selama berjam-jam seharian?     

Tanyalah kepada diri sendiri, bukankah hidup kita ini sudah seperti Robot, 
karena kehidupan yang monoton dan membosankan. Setiap hari melakukan rutinitas 
hal-hal yang sama. Mulai dari Senin s/d Jumat dan hal ini sudah kita lakukan 
selama bertahun-tahun. Apakah cara hidup seperti ini yang Anda dambakan ? 

Kalau kita jujur, kita ini sudah diperbudak oleh kesuksesan materi kita. Dimana 
semakin hari tuntutan pun semakin meningkat, sehingga akhirnya tidak ada waktu 
lagi untuk beristirahat maupun menikmati hidup ini. Kita sudah tidak memiliki 
waktu lagi untuk saat berteduh.     

Menurut pendapat seorang ahli waktu yang benar-benar kita manfaatkan di dalam 
kehidupan ini, hanya 20% saja, sedangkan sisanya sebanyak 80%; kita sia-siakan 
dan buang secara begitu saja. 

Bagaimana apabila mulai dari sekarang, kita berusaha untuk bisa menikmati hidup 
yang lebih berkualitas, misalnya mulailah menikmati secangkir kopi secara 
perlahan sambil menghirup harumnya aroma kopi atau menikmati makan malam 
bersama dengan keluarga sambil ngobrol santai dengan mereka." 

Dan tanyalah sama diri sendiri: "Kapankah terakhir kalinya Anda bisa menikmati 
matahari terbit di waktu pagi, sambil mendengarkan burung berkicau ataupun 
jalan-jalan di taman? Kapankah terakhir kalinya Anda dapat meluangkan waktu 
yang cukup banyak untuk keluarga, tanpa harus diganggu oleh Blakberry ataupun 
Laptop? Bisakah Anda hidup tanpa TV, Komputer ataupun HP selama sehari saja ?   

Percayalah; apabila pada suatu saat, anda benar-benar di vonis, bahwa dalam 
waktu 30 hari lagi maut akan menjemput anda. Disitu Anda mulai merenungkan 
bahwa sebenarnya waktu ini sangat berharga sekali, kalau hanya sekedar untuk 
disia-siakan dan dibuang secara begitu saja. Kenapa waktu ini, tidak kita 
manfaatkan untuk orang-orang yang kita kasihi daripada hanya sekedar melototin 
layar kaca?

Pada umumnya dimana kita kena stroke atau serangan jantung, maka kita akan 
memusatkan seluruh perhatian maupun pemikiran bagi diri kita sendiri, tetapi 
kebalikannya dimana The Game is Nearly Over, disitulah kita mulai sadar, bahwa 
bukan diri kita lagi yang penting; melainkan orang-orang yang kita kasihi ada 
jauh lebih penting daripada diri sendiri.

Saya tidak ingin pada saat akhir hidup saya mengetahui, bahwa saya hanya 
menikmati "Lamanya Hidup" ini, tetapi saya ingin juga menikmati betapa "Kayanya 
Kehidupan" ini.

Mang Ucup
Email: mang.ucup<at>gmail.com
Facebook


Kirim email ke