Jadi kesimpulannya apa mas tan?jadi apa ngga jadi? From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Tan (Lionwings) Sent: Wednesday, July 29, 2009 8:40 AM To: [email protected] Subject: Re: -:: Milist NB::- Kalla: Kampung Saya Indonesia
nah loh....Pak JK, sudah mulai meralat omongannya. pulang kampung nya dikias kan jadi kampung besar Indonesia. aya ................aya .........wae...................... ----- Original Message ----- From: Emiko Linda Suryali<mailto:[email protected]> To: [email protected]<mailto:[email protected]> Sent: Wednesday, July 29, 2009 8:30 AM Subject: -:: Milist NB::- Kalla: Kampung Saya Indonesia [cid:[email protected]] Kalla: Kampung Saya Indonesia Makasar, 28 Juli 2009 16:18 Wakil Presiden M Jusuf Kalla mengaku bahwa kampung halamannya adalah Indonesia, meski kampung kelahirannya Makassar, Sulsel. "Kampung saya sekarang ya Indonesia, meskipun kalau tempat lahir di Makassar," kata Wapres M Jusuf Kalla, saat bincang santai dengan wartawan di gedung Kalla Center, Jalan Samratulangi Makasar, Selasa. Wapres Jusuf Kalla menyempatkan diri meninjau pembangunan gedung Kalla Center yang akan menjadi kantor barunya. Gedung yang dibangun 15 lantai tersebut menempati lahan seluas 1200 meter persegi. "Saya nanti berkantor di sini, di lantai 14," kata Wapres sambil tersenyum gembira. Wapres menjelaskan, di masa tuanya akan dihabiskan dengan membangun kampung besarnya, yakni Indonesia. "Saya ingin nanti memberikan strategi seperti apa untuk Indonesia bisa maju. Jadi bagaimana menggunakan jaringan nasional maupun internasional untuk bangun Indonesia," kata Wapres. Karena itu, tambahnya, ia perlu kantor sehingga siapa saja bisa bertemu dengannya. Selain menyiapkan kantor di Makassar, Kalla juga mengaku telah menyiapkan pula kantor di Jakarta yang terletak di kawasan Kuningan. "Jadi nanti teman-teman kalau ke Makassar datang ke sini," kata Kalla yang terlihat santai. Wapres mengaku bahagia bisa kembali ke `habitat`-nya sebagai pengusaha. Meskipun diakuinya ia tidak akan lagi mengurusi hal-hal teknis tetapi lebih sebagai penasihat saja. "Saya tak akan urusin hal mikro lagi, biar anak-anak dan yang lain. Saya penasihat saja," katanya. Sementara pilihannya berkantor di lantai 14 agar bisa melihat semua yang telah dimilikinya. Menurut Kalla dari lantai 14 tersebut akan terlihat gedung Bosowa, konpleks Kalla Trans, maupun Hotel Sahid dan kawasan belanja di sampingnya. Semua itu merupakan aset yang dimiliki perusahaan Grup Kalla. [TMA, Ant]
<<inline: image001.jpg>>
