Mas Anton, kembali kasih...saya juga belajar dari teman2 semua..
Wassalam, agussyafii --- In [email protected], <an...@...> wrote: > > Saya juga terima kasih sebanyak2-nya sama mas Agus, mas Mujiarto karuk > dan yg lainnya, karena telah memberikan inspirasi dan masukan bagaimana > caranya menghormati orang yg kita sayangi dan hormati serta menjalankan > ibadah yg wajib maupun yg sunnah untuk bekal kami nanti di alam kubur > dan akherat. Semoga konstribusinya bisa membawa berkah, hidayah dan > amalan yg dianjurkan oleh sang Khalik yaitu Allah Subhanallahuta'ala > untuk kebaikan umat. Amin.............ya robal'alamin. > > > ________________________________ > > From: [email protected] > [mailto:[email protected]] On Behalf Of melly kiong > Sent: Wednesday, August 05, 2009 11:05 AM > To: [email protected] > Subject: Re: -:: Milist NB::- Ayah > > > > > Terima kasih banyak Mas Agus, engkaubenar guru kemuliaan bagi kami, > karena sebelumnya kamitidak mengetahui banyak bangaimana mengisi > hidupini dengan lebih berkualitas. > > salam > melly kiong > > --- On Wed, 8/5/09, muhamad agus syafii <agussya...@...> wrote: > > > > From: muhamad agus syafii <agussya...@...> > Subject: -:: Milist NB::- Ayah > To: agussya...@... > Date: Wednesday, August 5, 2009, 12:34 AM > > > > > > Ayah > > By: agussyafii > > Pada tahun 1992 di Olimpiade Barcelona yang mengejutkan dan menyedihkan > pada saat Peter Karnaugh, ayah perenang AS, Ron Karnaugh, mendapat > serangan jantung yang fatal. Lima hari kemudian, Ron tampil untuk > berlomba dengan memakai topi ayahnya, yang ia sisihkan dengan hati-hati > sebelum perlombaan dimulai. Tetapi mengapa ia memakai topi itu? > > Ia melakukannya sebagai penghormatan kepada ayahnya yang ia gambarkan > sebagai "sahabat terbaikku". Topi itu adalah topi yang dipakai ayahnya > saat mereka memancing dan melakukan banyak hal bersama. Memakai topi itu > adalah cara Ron untuk menghormati ayahnya karena telah mendampingi, > menyemangati, dan mengarahkannya. Ketika Ron berenang, ia tidak > didampingi ayahnya, namun ia terinspirasi oleh kenangan tentang ayahnya. > > Ada banyak cara untuk menghormati ayah kita, seperti yang dituturkan > oleh Ibrahim Bin Syu'aib kepada Imam Shidiq. "Ayah saya sudah tua dan > sangat lemah, saya sendiri yang membawanya ke kamar kecil untuk buang > hajat." > > Imam Shidiq menjawab, "Kalo engkau bisa, lakukanlah segala sesuatu yang > sulit dilakukannya, suapilah dia dengan tanganmu sendiri karena dihari > kiamat kelak hal itu menjadi tameng yang dapat menjagamu dari api > neraka." > > -- > Ayah terbaik tidak hanya memberikan kita kehidupan, tetapi juga > mengajarkan kita bagaimana menjalani kehidupan. > > Wassalam, > Agussyafii > ------ > Senyum menyambut ramadhan, senyum kemenangan adalah senyum amalia. Yuk, > berkenan berbagi senyuman dalam sebuah program "Senyum Amalia." Kegiatan > program "Senyum Amalia" adalah Obrolan Puasa (Opus), Tadarus, Berbuka > Puasa Bersama, Paket Bingkisan Senyum Amalia, akan diselenggarakan pada > hari Ahad, 30 Agustus 2009 di Rumah Amalia. Kirimkan dukungan dan > senyuman anda di http://agussyafii. blogspot. com > <http://agussyafii.blogspot.com> , http://www.facebook .com/agussyafii > <http://www.facebook.com/agussyafii%20> atau sms di 087 8777 12431 >
