pencerahannya, saring berita baik-baik, perhatikan kredibilitas si pembuat 
berita. tak pikir masyarakat sekarang sudah cerdas menyaring dan mencermati 
berita... tapi ternyata ada yang masih belum...

--- On Wed, 8/5/09, Wal Suparmo <[email protected]> wrote:


From: Wal Suparmo <[email protected]>
Subject: Bls: -:: Milist NB::- Re: Akhirnya Pimpinan Tertinggi PDIP menyerah 
kepada kebenaran
To: [email protected]
Date: Wednesday, August 5, 2009, 1:24 PM


  







Salam,
Taufik Kiemas dan Megawati sudah lama bercerai tempat tidur karena tidak ada 
tempat tidur yang cukup kuat. Konon mereka tidur sendiri2.
Sekarang ditambah dengan maksud TK masuk  kedalam kabinet, pisah bukan di rumah 
tetapi di kantor juga rupanya?
Wasalam,
Wal Suparmo

--- Pada Kam, 6/8/09, Nanang Heriyanto <nan...@yahoo. co.id> menulis:


Dari: Nanang Heriyanto <nan...@yahoo. co.id>
Judul: -:: Milist NB::- Re: Akhirnya Pimpinan Tertinggi PDIP menyerah kepada 
kebenaran
Kepada: media_nusantara@ yahoogroups. com
Tanggal: Kamis, 6 Agustus, 2009, 12:18 AM


  





di web Ada rangkaian tulisan seperti ini, bagaimana pendapat anda?
Mohon pencerahan tks

____________ _________
Dari: putra wardana <pwardana2000@ yahoo.com>
Judul:  Akhirnya Pimpinan Tertinggi PDIP menyerah kepada kebenaran
Media_Nusantara@ yahoogroups. com
Tanggal: Rabu, 5 Agustus, 2009, 10:11 PM

  





Jawa Pos 4 Juli 2009: Taufik Kiemas menyatakan bahwa SBY pro rakyat
pernyataan ini merupakan rangkaian dari silahturahmi politik yang dilakukan 
oleh petinggi PDIP dengan Presiden pilihan rakyat Indonesia..

akhirnya bergulir info bahwa dimungkinkan PDIP kedepan bisa menjadi mitra 
koalisi, maka pemerintahan akan kuat dan pembangunan akan berjalan lancar...
maka hal ini juga disambut positif oleh Presiden SBY bahwa kemungkinan 
keterlibatan PDIP dalam kabinet mendatang..

Untuk itu perlu disambut baik oleh semua pihak, dan aspirasi yang disodorkan, 
yakni masuknya Puan Maharani dan Pramono Anung sebagai anggota kabinet periode 
2009-2014 untuk ikut menjalankan pembangunan berkelanjutan. .
Apalagi.. mereka berdua adalah calon pemimpin PDIP mendatang

Mungkin dengan adanya tudingan bahwa Puan maharani masih terlalu muda sebagai 
pucuk pimpinan PDIP, hal itu tidak masalah. 
karena bisa setelah era  Megawati, Puan bisa membantu Pramono Anung yang lebih 
senior dahulu, dan baru pada periode selanjutnya baru muncul sebagai pucuk 
pimpinan. 
Ini positif bagi PDIP agar tidak dituding sebagai Partai yang hanya 
dimanfaatkan oleh keluarga BK (Bung Karno) yang membonceng kebesaran PDIP, dan 
terbukti 3 periode pemilu suaranya terus menyusut.
Dengan pembaharuan dari intelektual kampus ITB sebagai kampus tempat BK belajar 
dulu, ada harapan bahwa pemilu selanjutnya ada peningkatan suara, karena 
merubah diri sebagai partai yang lebih modern dan berpikir maju

Untuk itu disampaikan salut kepada Bapak Taufik Kiemas..
Pernyataan ini bukan pernyataan orang kalah..
Karena Beliau hanya menyerah pada kebenaran...
karena lebih cinta pada tanah air dan ingin berpartisipasi dalam pembangunan

Maka sangat disayangkan bahwa sebagian petinggi PDIP yang memang merupakan 
orang2 ortodoks.. yang masih main2 dengan gugat menggugat ke Mahkamaha 
Konstitusi..
ini namanya tidak mau melihat pada kebenaran...
tidak mau di Indonesia ada pembangunan berkelanjutan

salam


Arda N PutrawardanaHP: 08155021064


Nama baru untuk Anda! 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain!



Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail baru yang Lebih 
Cepat hari ini!
















      

Kirim email ke