SBY LAGI....SBY LAGI....!!!!
LAMA-LAMA JATUH CINTA DEH ANDA BUNG RIFKY...!!!!
----- Original Message -----
From: rifky pradana
To: [email protected] ; [email protected] ;
[email protected] ; [email protected] ;
[email protected] ; [email protected] ;
[email protected]
Sent: Thursday, August 13, 2009 10:51 AM
Subject: -:: Milist NB::- Kisah Goenawan Mohammad dg Tomy Winata, bgmn
kelanjutannya ?.
Bermula dari pernyataan Goenawan Mohamad yang dilontarkan usai bertemu
Kapolri pada hari Selasa, tanggal 11 Maret 2003 yang telah lalu, dan dimuat di
Koran Tempo dalam tiga kali penerbitan yaitu tanggal 12 dan 13 Maret 2003,
antara lain yakni ‘Para tokoh minta polisi tegas mengusut penyerangan ke kantor
Tempo’.
Kemudian dari itu, kasus disidangkan dalam persidangan di PN ( Pengadilan
Negeri) Jakarta Timur pada bulan Mei tahun 2004 yang lalu. Putusan pada
Pengadilan Negeri, majelis hakim mengabulkan gugatan pengusaha Tomy Winata.
Putusan tersebut juga dikuatkan oleh majelis hakim banding di PT (Pengadilan
Tinggi) DKI Jakarta.
Lalu, MA (Mahkamah Agung) juga menolak kasasi yang diajukan Goenawan Mohamad
terkait gugatan perdata pencemaran nama baik pengusaha Tomy Winata.
Sehingga, dengan keputusan MA itu, Goenawan Mohamad beserta tergugat lainnya
yakni Koran Tempo dan PT. Tempo Inti Media Harian, mesti melakukan permintaan
maaf, karena dinilai telah menyebarkan berita dan opini yang mencemarkan nama
baik penggugat, pengusaha Tomy Winata.
Permintaan maaf pun harus dibuat di sejumlah media massa. Namun untuk uang
pengganti atas kerugian moril ditiadakan. “Uang ganti Rp. 1 miliar dihapus, dan
uang paksa bagi tergugat dari Rp. 1 juta per hari menjadi Rp. 500 ribu per hari
bila termohon tidak melaksanakan putusan ini”, jelas anggota Majelis Hakim
Kasasi, Artidjo.
Terkait dengan putusan kasasi MA ini, juga rentetan sebab akibat dari kasus
antara Goenawan Mohamad versus Tomy Winata ini, untuk masa 5 tahun ke depan
ini, rasanya akan cukup menarik untuk dicermati dan selanjutnya diambil
pelajarannya buat kita semua.
Karena, konon menurut rumor, Goenawan termasuk timsesnya Boediono dan Tomy
termasuk pendukungnya SBY. Maka setelah SBY menggandeng Boediono untuk berduet
dan bersama memimpin pemerintahan selama periode 2009-2014, apakah kemudian
akan menjadikan kedua belah pihak melupakan kasus-kasusnya sebagai catatan masa
lalu yang perlu untuk ditutup buku ?.
Apakah selama kurun waktu lima tahun mendatang ini, kedua belah pihak akan
mengubur masa lalunya, selanjutnya menjadi rukun dan saling bergandengan tangan
serta bersinergi demi kemajuan negeri dengan yang satu di sebelah utara tugu
Monas sedang yang satunya berada di sebelah selatan tugu Monas deretannya
sebelah baratnya gedung Kedubes AS ?.
Bagaimana menurut pendapat dan prediksinya para pembaca yang budiman ?.
*
Referensi Artikel dan Sumber Berita :
a.. ‘Kasasi Ditolak, Goenawan Mohamad Harus Minta Maaf ke Tommy Winata’,
klik disini.
b.. ‘gerbong pak boed’, klik disini.
c.. ‘pak tewe dan duda mbak tamara’, klik disini.
*
Artikel ini juga dapat dibaca di Politikana dengan mengklik disini atau di
Kompasiana dengan mengklik disini
*