Salam,
Pengalaman saya yang baru 3 hari pulang dari Kupang. Di Kupang HARI MINGGUI 
bebas peraturan lalulintas.Teristimewa bagi sepeda motor yang tidak perlu helm 
dan bisa dinaiki lebih dari 3 orang.
Minimal karena Polisi LL juga berlibur pada hari itu.
Wasalam,
Wal Suparmo

--- Pada Jum, 16/10/09, rifky pradana <[email protected]> menulis:

Dari: rifky pradana <[email protected]>
Judul: -:: Milist NB::- Tendangan 'Maut' Pak Polisi.....
Kepada: [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected]
Tanggal: Jumat, 16 Oktober, 2009, 2:06 AM






 




    
                  Jefri Lay agak tergesa-gesa keluar
dari rumah pagi itu. Setelah menghidupkan mesin sepeda motor, dia menjemput
sobat karib sekaligus teman sekelasnya, Kristovel Taebenu. 

  

Kedua remaja yang tinggal bertetangga itu
pun melaju dari kediaman mereka di Kelurahan Sikumana menuju Sekolah Menengah 
Kejuruan (SMK) Cahaya
Putra-Kupang. 

  

Hari Senin tanggal 12 Oktober 2009 itu ada
ujian tengah semester di sekolah
mereka. Jefri dan Kristovel berusaha sampai di sekolah tepat waktu. 

  

Jefri dan Kristovel melewati Jalan HR
Koroh, Jl. Soeharto, Jl. Jenderal Soedirman dan Jl. Mohammad Hatta, Kupang.
Pada pagi hari, ruas jalan protokol tersebut selalu padat dengan arus lalu 
lintas. 

  

“Tragedi” menimpa kedua
remaja itu terjadi ketika mereka memasuki Jl. Mohammad Hatta atau sekitar satu
kilometer dari SMK Cahaya Putra.  

  

Jefri dan Kristovel yang mengendarai
sepeda motor tanpa helm dilihat anggota
Satlantas Polresta Kupang yang sedang
patroli menggunakan mobil. Anggota Satlantas di dalam mobil berteriak
menggunakan mikrofon, ”Tangkap itu,
tangkap itu !”. 

  

Jefri tetap memacu kendaraannya menuju ke arah sekolah.  

  

Teriakan anggota Satlantas rupanya didengar
dua anggota Samapta Polda NTT yang
sedang bertugas di depan toko Barata yang berhadapan dengan Rumah Sakit Umum
(RSU) Prof. Dr. WZ Johannes Kupang. 

  

Nah, saat Jefri dan Kristovel melaju di depan Barata Swalayan, anggota
Polda NTT menghadang lalu menendang sepeda motor mereka.  

  

Kedua remaja itu hilang keseimbangan lalu terjatuh. Kristovel
dan Jefri terlempar sekitar empat meter.  

  

Kristovel terseret ke arah kanan jalan,
dan pada saat bersamaan dari arah berlawan melaju Angkot Genesis DH 2067 EA 
yang dikemudikan Marthen Daniel Ndolu.
Tubuh Kristovel masuk kolong angkot dan digilas
ban depan sebelah kanan. Kepala Kristovel cedera berat. Kristovel tewas di 
tempat. 

  

Sedangkan Jefri Lay terseret ke sisi kiri
jalan. Kepala Jefri pun terluka parah akibat benturan di aspal. Jefri sempat 
dirawat di RSU Kupang. Namun, sekitar
pukul 17.30 Wita, Senin (12/10/2009) , Jefri Lay meninggal dunia.  

  

Tendangan “maut” pak polisi mengakhiri kehidupan dua remaja dalam sekejap. 

  

***



 

Tendangan Pak Polisi Senin lalu
sungguh “merisaukan” warga Kupang dan
sekitarnya.  

  

Warga masyarakat memahami bahwa kedua
remaja itu salah karena tidak mengenakan helm. Mereka melanggar aturan
berkendara di jalan umum.  

  

Namun, kematian
mereka akibat tendangan oknum polisi
sungguh sulit diterima begitu saja. 

  

Apalagi lebih dari dua orang saksi yang
melihat peristiwa itu dengan mata telanjang. Melihat oknum polisi menendang
sepeda motor kedua korban.  

  

Hari pertama kejadian, aparat kepolisian bungkam. Enggan memberikan penjelasan
yang memuaskan rasa penasaran masyarakat. 

  

Bahkan sampai tulisan ini naik panggung
“rumah sehat Kompasiana”, polisi belum mau menyebut nama oknum anggotanya yang 
menendang sepeda motor Jefri Lay di Jl.
Mohammad Hatta Senin 12 Oktober lalu.  

  

Polisi baru menyatakan sedang memeriksa tiga anggota yang bertugas di
TKP saat itu. Dan, sedang mengumpulkan bukti-bukti
dan saksi. 

  

Profesionalisme Polri, khususnya aparat Polresta Kupang dan
Polda NTT sedang diuji.  

  

Semoga mereka tidak melindungi oknum anggota yang bersalah.  

  

Buat Jefri dan Kristovel, Beristirahatlah
Dalam Damai.  

  

* 

Tendangan Maut Pak Polisi… 

http://dionputra. kompasiana. com/2009/ 10/16/tendangan- maut-pak- polisi/ 

*** 

 








      
 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih 
cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. 
Dapatkan IE8 di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/

Kirim email ke