dari millist tetangga, semoga berkenan

biarlah kebaikanmu kau pancarkan tanpa melihat muka siapa yang akan 
menerimanya.


salam
Soewarto

From: Kim Sin [mailto:[email protected]]
Sent: Tuesday, November 03, 2009 4:12 PM
To: Undisclosed-Recipient:;
Subject: " Bungkus Palsu "
 

----- Original Message -----

"

" Bungkus Palsu "

Jessica Chandra adalah anggota baru di sanggar tari. Wanita mungil itu selalu
 terlihat lincah dan riang. Gayanya luwes. Senyumnya ramah. Tidak banyak yang
 mengetahui usianya sudah berkepala tiga. Sepintas gayanya lebih mirip
 mahasiswi daripada seorang Ibu beranak satu.

Minggu lalu Jessica terlambat. Dia tidak ingin kejadian itu terulang lagi.
 Setelah sepeda motor bututnya diparkirkan, dengan langkah tergesa-gesa
 Jessica langsung menuju meja resepsionis. Masih seperti biasa, senyum lebar
 selalu menyungging di bibirnya. Lalu dia menyodorkan kartu keanggotaan untuk
 diabsensi.

Jessica baru menyadari air botol minum di kantong samping ranselnya kosong.
 Ternyata dia lupa mengisi ulang botol minumnya karena tergesa-gesa. Jessica
 mengedarkan pandangan ke seluruh penjuru ruangan. Mencari air dispenser.
 Dalam benaknya, disanggar tari sebesar itu pasti ada air dispenser yang
 disediakan untuk para member.

Dengan rasa sungkan dan ragu, Jessica bertanya kepada resepsionis apakah ia
 boleh meminta botol air minumnya diisi kembali. “Oh, boleh” jawab
 resepsionis. Dipanggillah seorang pelayan dapur

“Maaf, mbak. Saya lupa mengisi air minum, boleh tolong diisikan ?” tanya
 Jessica

Jessica lalu memberikan botol minum berukuran 500 cc itu kepada pelayan
 dapur. Pelayan dapur agak ragu menerima botol minum tersebut. Dengan gelisah
 ia masih berdiri di sana , seakan-akan menunggu persetujuan dari seseorang.
 Jessica sedikit heran. Keengganan itu terlihat begitu jelas.

Kemudian datanglah seorang wanita paruh baya. Entah siapa dia, tapi Jessica
 sering melihatnya di kafe lantai bawah. Mungkin pemilik sanggar tebaknya.
 Jessica merasa tidak enak dengan tatapan tajam dari mata wanita itu. Pelayan
 dapur agak gugup menjelaskan maksudku kepada wanita tersebut.

“Mbak ini minta air minum,” kata pelayan kepada wanita tua. Wanita tua dengan
 sorot tidak bersahabat berkata : “Kenapa tidak beli saja air mineral, dek ?
 Kami ada menjualnya di sini.”

Jessica menangkap pesan penolakan. Dia tau wanita itu enggan mengisikan air
 minumnya.

“Oh, gak boleh ya. Kalo gitu gak papa kok.”

Senyum Jessica sedikit agak dipaksa. Dia mengambil kembali botol minumnya
 dari tangan pelayan dapur dan segera bergegas melangkah ke lantai dua. Meski
 sedikit kecewa, Jessica menghibur diri bahwa dia tidak akan mati dehidrasi
 saat latihan.

Sementara di lantai bawah, masih terdengar debat kecil antara wanita tua itu
 dengan resepsionis. Jessica tidak lagi memperdulikan. Dia hanya ingin
 latihan hari itu segera usai.

***
Hari berikutnya, Jessica masih rutin mengikuti latihan seperti biasanya.
 Meski ada rasa tidak enak, Jessica tetap santun menundukkan kepalanya sambil
 tersenyum kepada wanita tua itu ketika menyapanya. Jessica sama sekali tidak
 pernah menceritakan kejadian itu pada siapapun. Yang pasti sejak itu,
 Jessica sangat memperhatikan botol air minumnya.

***
Suatu sore, Jessica tidak mengendarai sepeda motor bututnya. Suaminya
 berjanji akan menjemputnya. Hujan mengguyur deras sekali. Usai latihan,
 Jessica segera turun. Dia melihat hidangan mie goreng dan nasi goreng di
 meja. Malam itu adalah perayaan tahun pertama berdirinya sanggar tari.
 Wanita tua itu terlihat sibuk melayani para member lainnya. Mengajak mereka
 makan. Banyak yang menolak halus, mungkin takut gemuk, mungkin juga ingin
 segera pulang. Jessica pun menolak halus ketika ditawarkan. Makan
 terburu-buru bukan kebiasaannya. Lagipula, dia tidak ingin suaminya menunggu
 lama.

Jessica mengecek HPnya. Ternyata sms dari suaminya mengabari terlambat
 menjemput. Jessica masih berdiri di luar dan menunggu di sana . Tiba-tiba
 wanita tua itu telah di sampingnya.

“Kamu lagi menunggu seseorang ?”
“Iya. Suamiku”
“Suami ? Saya pikir kamu masih mahasiswi.”
Jessica tertawa. “Aku sudah 35 tahun.”
“ Menik ah muda ya ?”
“28”.

Jessica tidak tau pasti apakah umur segitu termasuk menikah muda.

“Bukankah kamu yang biasanya mengendarai sepeda motor ?” tanya lagi wanita
 itu

Tentu saja mudah dikenali. Karena Jessica satu-satunya wanita yang
 mengendarai sepeda motor ke sanggar. Kebanyakan member yang lain mengendarai
 mobil, sebagian lagi didrop oleh supir.

“Iya. Hari ini dijemput suami, jadi aku gak bawa motor.”

“Oh, itu dia jemputanku” Jessica menunjuk pada sebuah mobil Mercedes hitam
 mengkilap seri terbaru yang berhenti pas di tempatnya menunggu.

“Bukankah Itu mobil Bapak Ardiansyah ?” tanya wanita tua penuh rasa
 penasaran. “Yah, Ardiansyah adalah suamiku.”

Wanita itu terkejut. Tatapannya masih tidak percaya ketika melihat Jessica
 melambaikan tangan dan menembus hujan masuk ke dalam mobil.

Mobil itu telah lama berlalu, tapi wanita tua masih berdiri sana , melongo.
 Ketika memori membawanya kembali pada kejadian air minum itu, rasa malu
 menghantam keras hatinya. Tiba-tiba dunia terasa gelap.

Ardiansyah ! Dia adalah sponsor utama yang selalu mendukung kegiatan sanggar
 tarinya. “Oh, tidak …”

***
Sahabat, Kita sering menganggap diri kita adalah orang baik. Tapi ketika kita
 dihadapkan pada bungkus luar dari apa yang mereka pakai, dari kendaraan yang
 digunakan, begitu gampangnya sikap hati kita berubah.

Bila ‘bungkus luar’ itu bagus, kita cenderung ‘mengangkat tinggi-tinggi’
 orang tersebut. Sebaliknya bila ‘bungkus luar’ jelek, kita lalu
 menjengkalnya, menyepelekan mereka. Senyum kita jadi palsu. Kebaikan hati
 kita jadi basa-basi.

Hendaknya di dalam pelayanan, kita juga tidak memandang 'bungkus luar' dari
 tiap-tiap orang "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri"
 



Recent Activity
Visit Your Group




New business?
Get new customers.
List your web site
in Yahoo! Search.


Check out the
Y! Groups blog
Stay up to speed
on all things Groups!


Yahoo! Groups
Mental Health Zone
Schizophrenia groups
Find support

.



size=2 width="100%" align=center>

No virus found in this incoming message.
Checked by AVG - www.avg.com
Version: 8.5.424 / Virus Database: 270.14.46/2477 - Release Date: 11/02/09
 19:39:00


      Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

-

Kirim email ke