Resiko Berperang Kehilangan Wilayah Negaranya !!!
Orang2 Arab Islam memang ambisinya cuma perang merebut wilayah orang, tapi
mereka enggak mikir bahwa kalo kalah perang maka wilayah negaranya hilang
dicaplok oleh negara yang menang.
Demikianlah yang terjadi dengan Arab2 di Timur Tengah, mereka rame2 mengeroyok
Israel dengan serangan udara, laut, dan darat pada tahun 1967. Namun apes,
setelah menyerang tanpa pemeritahuan mendadak, pasukan Israel yang terkenal
didunia ini menunjukkan responsenya, membalas balik serangan dari tujuh negara2
Arab yang dalam 6 hari saja semua kekuatan angkatan perang penyerang berhasil
dilumpuhkan dan Israel berhasil menduduki semua wilayah2 strategis dari
lawan2nya.
Kekalahan ini sangat memalukan karena negara2 Arab pengeroyok itu mendapatkan
bantuan senjata2 paling mutakhir dari Uni Soviet, dan semua senjata2 mutakhir
ini berhasil dihancurkan dan sebagian disita oleh tentara Israel.
Sejak tahun 1967 itu, wilayah Israel jadi bertambah, antara lain Jerusalem,
Gaza, Westbank, Golan, dan Sinai berhasil didudukinya.
http://www.detiknews.com/read/2010/02/07/030154/1294486/10/israel-peringatkan-syria-untuk-hapus-mimpi-peroleh-golan?991102605
Namun sekarang Syria mengancam untuk merebut kembali wilayah Golan kembali dari
tangan Israel, tapi pemimpin Israel telah mengeluarkan ultimatum, jangan coba
cari gara2, sekali ini apabila pecah perang lagi dengan Syria, maka Israel
tidak akan memberi ampun akan menduduki seluruh wilayah Syria dan membentuk
negara baru dan keluarga Bashar Assad akan disingkirkan secara permanent dari
tampuk kekuasaan. Tahun 2008, Israel berhasil menghancurkan instalasi nuklir
Syria secara rahasia tanpa satupun penyerang maupun pesawat2 yang menyerangnya
ada yang tertembak. Semua penyerangnya kembali utuh kepangkalan membawa
kemenangan yang akbar.
Israel sudah mempersiapkan segala kemungkinan yang paling buruk dalam
mengantisipasi serangan Syria. Israel cukup hanya bela diri saja tidak perlu
menyerang, dan baru bereaksi kalo diserang.
Ny. Muslim binti Muskitawati.