he..he..
nonton aja dah....

regards

--- On Sat, 2/20/10, Wal Suparmo <[email protected]> wrote:

From: Wal Suparmo <[email protected]>
Subject: Bls: -:: Milist NB::- FW: [GerejaBethanyIndonesia] Study DNA 
Membuktikan Firaun Mati Karena Malaria !!!
To: [email protected]
Date: Saturday, February 20, 2010, 11:22 AM







 



  


    
      
      
      Salam,
Sudah pasti bahagia dan tidk perlu menunggu sampai pada akhirnya.Sekarang 
dengan masturbasi saja sudah bahagia. Yaapaya?
Wasalam,
Wal Suparmo

--- Pada Kam, 18/2/10, Sutarmin <sutar...@bni- life.co.id> menulis:


Dari: Sutarmin <sutar...@bni- life.co.id>
Judul: -:: Milist NB::- FW: [GerejaBethanyIndon esia] Study DNA Membuktikan 
Firaun Mati Karena Malaria !!!
Kepada: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com
Tanggal: Kamis, 18 Februari, 2010, 1:10 PM


  



 
wah….. kasian amat tuch… firaun, matinya nggak elit……….. pastio boong tuch….apa 
sich yanggak bisa yang dilaukan orang barat untuk mendeskreditkan islam……… 
tapi yang pasti…… 
ISLAM bahagia pada akhirnya……..
 


From: GerejaBethanyIndone s...@yahoogroups. com [mailto:GerejaBetha 
nyIndonesia@ yahoogroups. com] On Behalf Of muskitawati
Sent: Thursday, February 18, 2010 12:43 PM
To: GerejaBethanyIndone s...@yahoogroups. com
Subject: [GerejaBethanyIndon esia] Study DNA Membuktikan Firaun Mati Karena 
Malaria !!!
 
  



Study DNA Membuktikan Firaun Mati Karena Malaria !!!

Semua dongeng2 agama terbukti tidak benar, dari hasil penelitian DNA milik 
firaun, ternyata kematiannya disebabkan infeksi Malaria dari jenis Malaria 
Falcifarum.

Rontoklah keimanan semua umat Islam atau Nasrani yang masih saja mempercayai 
kitab2 sucinya yang menyatakan bahwa Firaun itu mati tenggelam waktu laut merah 
dibelah oleh nabi Musa.

Mayat Firaun ditemukan utuh dalam pyramida dan diawetkan (dibalsem) sebagai 
mummi.

Dongeng2 tentang nabi Musa tidak pernah ada catatannya didalam hyrogliph 
Pyramida yang menjadi kuburan sang pharaoh ini.

http://www.physorg. com/news18554524 4.html

Penelitian DNA testing ini dilakukan para ahli2 dari Mesir, Italia, dan Jerman 
yang hasilnya dinyatakan sebagai "Yang Paling Dipercaya".

Meskipun hasil penelitian banyak ahli ini
 dilakukan oleh berbagai negara yang tidak sama, namun hasilnya tetap sama 
yaitu sang Pharaoh mati karena terinfeksi parasit Malaria Falcifarum, dan bukan 
mati tenggelam di laut Merah seperti yang tertulis dalam Quran atau Bible.

Penyakit parasit Malaria Falcifarum merupakan penyakit chronis dengan 
penderitaan yang sangat lama yang bahkan seumur hidupnya. Sangat berbeda kalo 
mati tenggelam dilaut Merah yang mati karena serangan akut terhadap 
pernapasannya yang ternyata dalam testing DNA ini disangkal kemungkinannya.

Meskipun semua ahli2 genetika maupun sudah sepakat akan hasil penelitian mereka 
secara sangat meyakinkan karena bukti2 yang tidak mungkin dibantah lagi, namun 
tetap saja Zahi Hawass of the Supreme Syariah Law di Cairo menolak hasilnya 
karena hanya Quran saja yang benar dan penelitian ahli2 yang cuma manusia bisa 
saja salah. Menurutnya, keyakinan itulah yang paling benar bukan hasil 
penelitian.

Jadi kalo berpijak kepada
 hasil penelitian, maka isi Quran itu salah fatal karena terbukti bahwa Firaun 
tidak pernah tenggelam dilaut merah ataupun dilaut mana saja karena terbukti 
penyebab kematiannya disebabkan menderita Malaria Falcifarum.

Juga tidak mungkin Pharaoh ini bisa mengejar nabi Musa dengan kereta kudanya, 
karena ternyata Firaun ini berjalan dengan tongkatnya karena menderita nekrosis 
tulang yang menyebabkan kakinya hampir lumpuh total sehingga susah untuk 
berdiri, apalagi berlari bahkan berjalan juga sangat sulit.

Masya'Allah, kalo Quran saja bisa dibuktikan kesalahannya, tentu tak mungkinlah 
memaksa agar umat harus percaya, apalagi umat diluarnya. Disini terungkaplah 
kebenaran yang sejati, yaitu Quran sama sekali bukan kebenaran tapi penuh 
kesalahan2 yang fatal.

http://www.thehimal ayantimes. com/fullNews. php?headline= King+Tut+ 
likely+had+ club+foot% 2C+killed+ by+malaria% 3A+study&NewsID=228139

Ny. Muslim binti Muskitawati.



       Lebih aman saat online. 
Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk 
Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!

    
     

    
    


 



  






      

Kirim email ke