Jalankanlah Islam Berdasarkan Petunjuk HAM
Mau memahami Islam dari Quran dan Hadist-nya oke, tapi waktu mau menjalankan
atau mengamalkan Islam haruslah menggunakan petunjuk HAM agar agama Islam dalam
prakteknya tidak melanggar HAM.
HAM itu bukan saja merupakan nilai2 moral yang universal untuk semua aktivitas,
termasuk juga dalam membimbing pelaksanaan ibadah semua agama termasuk Islam,
Kristen/Katolik, Hindu, Buddha, dan semua aliran2nya, bahkan juga menjadi
penuntut moral bagi yang atheist ataupun yang tidak percaya sama sekali adanya
Tuhan atau jin.
Disinilah sebabnya HAM dinamakan sebagai nilai2 kemanusiaan yang universal
karena Manusia tidak di-kotak2an dalam agamanya seperti halnya Islam. Kalo
dalam Hindu sih dulupun meski di-kotak2 dalam kasta tapi enggak ada penjarahan2
seperti dalam ajaran Islam.
Coba bayangin, sama2 Islam, asal dituduh murtad, waaah.... nasibnya lebih
mengerikan dari kasta terendah di Hindu. Kembali contohnya nasib korban2
sesama Islam dari Ahmadiah, Nabi Lia Eden, Islam Santriloka, Islam Pancaroba,
Islam Kejawen, Islam Walisongo, dll yang kesemuanya diperlakukan betul2 seperti
binatang.
Demikian juga terhadap orang2 Yahudi. Kenapa kalo ada umat Islam dibunuh orang
Yahudi harus ribut??? Mereka khan cuma bales dendam karena keluarganya dari
dulu dibunuhi, dan gilanya penbunuhan2 itu diperintahkan secara tertulis dalam
kitab suci Quran.
Yaaa.... biar gimana harus kita stop, tidak bisa distop dengan pengertian,
terpaksa harus dengan kekerasan karena tidak bisa nyawa dan kehidupan orang
lain terancam hanya karena seserorang diracuni keimanan Islamnya.
Janganlah ngomongin Islam dibunuh umat ini dan umat itu, karena semua Islam
yang dibunuh memang patut dibunuh untuk membayar pembunuhan2 yang dilakukannya.
Termasuk tentunya di Ambon. Bahkan yang mati di Ambon itu semua pihak, tapi
yang mulai jelas adalah Islam karena memang dari dulu dari zaman nabi Muhammad
karena perintah untuk menegakkan Syariah Islam memang dari dulu.
Kesalahan fatal dalam Islam adalah perintah kewajiban menegakkan Syariah Islam.
Padahal di Indonesia, sejak didirikan oleh Bung Karno sudah sejak pertama kali
Syariah Islam ditolak, tidak bisa tawar2an, mutlah Syariah Islam itu melanggar
HAM dan negara RI bisa gagal berdiri kalo enggak ada pengakuan UN, padahal
untuk mendapatkan pengakuan UN kita harus menerima dan menegakkan HAM.
Demikianlah, juga menjadi penyebab mengapa Hamas dengan Palestinanya tidak
mungkin berdiri, karena mereka memaksakan Syariah Islam, padahal Syariah Islam
sudah diketahui melanggar HAM tapi tetap masih dipaksakan.
> "Tawangalun" <tawanga...@...> wrote:
> TADINYA SAYA GAK AKAN MENGHUJAT Hindhu,
> berhubung kamu ngelek elek Islam dan
> ngalem Hindhu yo saya melontarkan bahwa
> Hindhu itu dulu begitu.Soal sekarang
> dirubah itu saya gak setuju wong agama
> kok gak wantex.
Iya, menghujat Hindu itu memang ada di Quran, tidak disebut agama Hindu,
disebutnya berhala. Banyak hujatan terhadap agama Hindu. Jadi meskipun saya
juga Islam, tak bisa saya menyalahkan umat Hindu yang marah karena agamanya di
hujat.
Meski saya bukan Hindu, tetapi setelah bergelut puluhan tahun dibidang ilmiah,
mau enggak mau harus saya akui, bahwa agama Hindu termasuk agama yang paling
maju, lebih maju dari Islam itu sudah pasti, tetapi juga lebih maju dari agama
Yahudi.
Soal anda enggak setuju itu urusan anda, karena itulah anda itu termasuk Islam
terorist yang dimusuhi diseluruh dunia. Karena seperti saya bilang, orang
Hindu juga ada segelintir yang marah kalo agamanya di-ubah2, tapi mereka kalah
ditangkap polisi. Malahan ada orang Hindu nembak mati mahatma gandhi gara2
Mahatma Gandhi menyatakan bahwa dirinya beragama Hindu, Islam dan Kristen.
Kalo semua agama bisa memperbaiki yang buruk, tapi anda bilang enggak setuju,
artinya anda itu memang aliran Amrozy. Karena Amrozy itu adalah aliran yang
sama biadabnya dengan praktek Islam dijaman Muhammad.
Udah saya bilang, memperbaiki ajaran Islam sama sekali tidak dosa, wong demi
kemanusiaan koq. Janganlah ngotot sebagai agama paling sempurna, jujur aja
kenapa harus takut untuk menyatakan semua agama enggak ada yang sempurna, wong
buatan manusia juga koq. Islam itu khan cuma tulisan aja yang ada di Kitab
Quran, sedangkan yang menjalankannya semuanya manusia bukan Allah, yang baca
juga manusia bukan Allah, jadi sebagai manusia bacanya bisa salah, tafsirnya
bisa salah, dan menjalankannya juga bisa salah, naaah yang salah itulah seperti
bakar gereja, menjarah ahmadiah, mengusir Yahudi, menghujat Hindu, menghalalkan
darahnya Ahmadiah.
Ini semua adalah bukti Islam yang salah, segala yang salah merupakan bukti
tidak sempurna, atau lebih baik dikatakan cacat. Pelannggaran HAM juga sudah
jelas diakui bukan cuma oleh anda tapi oleh semua ulama Islam juga mengaku kalo
Islam melanggar HAM, tapi yang dicaci HAMnya bukan Islamnya.
Harusnya khan jujur, berlapang dada, jalankan Islam berdasarkan petunjuk dari
HAM.
Ny. Muslim binti Muskitawati.