emang muskit juga pernah mengaku salah?...... hahahahaha

 

From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of muskitawati
Sent: Monday, March 29, 2010 8:06 AM
To: [email protected]
Subject: -:: Milist NB::- Belum Pernah Ada Aliran Islam Jujur Mengaku Kalah
!!!!

 

  

Belum Pernah Ada Aliran Islam Jujur Mengaku Kalah !!!!

Setiap umat Islam apapun alirannya diwajibkan meyakini bahwa agama Islam
adalah agama menang bukan agama yang sekali2 bisa kalah, karena Allah tidak
mungkin kalah, dan ajaran Islam adalah suara Allah.

Kalo ada aliran Islam yang mengaku kalah, bukanlah karena memang merasa
dikalahkan dalam bermuhabalah, melainkan mereka dipaksa mengaku kalah karena
takut dengan ancaman dibantai seperti yang dialami oleh Islam aliran
Ahmadiah.

Kalo anda mendalami ayat2 Al-Takya, maka anda tahu bahwa sebagai umat Islam
anda boleh pura2 mengaku kalah agar jangan dibasmi oleh musuh2 Islam. Kalo
musuh kurang waspada kita bunuhlah musuh Islam itu dan tegakkan Syariah
Islam yang kita imani tentunya dari aliran Islam yang kita anut.

Bahkan Paus di Vatican sendiri akhirnya terpaksa mengaku salah berkhotbah
se-mata2 untuk menghentikan pembakaran gereja2 katolik diseluruh dunia dan
melindungi umat katolik disemua negara yang ada umat Islamnya. Yang begini
bukan berita baru, juga bukan berarti agama Islam makin dipercaya masyarakat
didunia, bahkan masyarakat Indonesia yang mayoritasnya Islam itu sendiri
juga takut sekali kalo Syariah Islam berhasil dipaksakan. Itulah sebabnya,
tidak ada umat Islam di Indonesia yang memberikan suaranya di pemilu kepada
partai2 yang mengemban pemaksaan Syariah Islam yang biadab ini.

80% umat Islam di Indonesia tidak sepenuhnya mengimani Islam, mereka cuma
pura2 Islam agar kepercayaan nenek moyangnya yang bernafaskan Hindu dan
animisme bisa tetap dipertahankannya melalui bentuk budaya keris, wayang,
musik, dan tari2an Jawa.

Mayoritas muslimin di Indonesia makin banyak yang menyadari betapa biadabnya
ajaran Islam, apalagi Islam yang diexpresikan dalam prakteknya oleh FPI yang
bisa mewakili Allah membongkari tempat2 maksiat yang sebenarnya tidak
maksiat.

> "ndeboost" <rambitese...@...> wrote:
> Juni 1983 Mubaligh Ahmadiyah Qadian Lombok, Ahmad
> Hariadi kalah "perang" mubahalah melawan dai Ustz
> H Irfan. Kalau ga di"selamatkan" pulisi kalik, per
> perjanjian, sdh terbang nyawanya karena peristiwa
> ini. Mengevaluasi kekalahan, maka Ahmad Hariadi
> meninggalkan iman Ahmadiyah dan seluruh fasilitas
> terkait dan lalu kembali menjadi umat Muhammad saw.
> Kemudian ada kesempatan, hg 16 Okt 88 dimana Ahmad
> Hariadi bisa ganti bermubahalah dengan Khalifah
> Ahmadiya Qadian yang mengatas namakan juga umatnya
> diseluruh dunia dengan kekalahan telak di fihak
> Khalifah.

Mana pernah ada aliran Islam manapun mau mengaku kalah meskipun juga kalah.
Kalo saya berkunjung menikmati khotbah2 para ulama Ahmadiahm, malah
sebaliknya, mereka selalu membanggakan menang dalam bermubahalah dan Islam
MUI selalu kalah.

Iya, kita sih cuma menggunakan realitas kenyataan aja ya, perusahaan2
Denmark semuanya dibakar dan perdagangan dengan Denmark diblokade oleh
negara2 Islam akibat karikatur di Denmark yang tidak dilarang demi kebebasan
berpendapat.

Gereja2 dibakarin, amoy2 diperkosa massal, mesjid ahamadia dibakarin, umat
ahmadia dibunuh dan dijarahin, lalu apa herannya kalo orang2 keturunan cina
di Indonesia banyak yang masuk Islam demi menyelamatkan nyawa dan toko2nya
???

Umat Islam Ahmadiah di-Lombok justru yang paling parah dan paling menderita
akibat kezaliman sesama Islam dari MUI. semua jemaah Islam Ahmadiah tinggal
dipengungsian, takut kembali ke kampung halamannya, tanah dan rumah mereka
dirampas tanpa uang ganti rugi. Kita tidak perlu bohong dan takut untuk
mengakui bahwa memang ajaran Islam betul2 penuh kezaliman, dan memang
kezaliman ini juga menjadi kebanggaan umat Islam, terbukti banyak umat Islam
yang memberi nama kebanggaan ini kepada anaknya, seperti nama "Muhammad
Zalim" yang biasanya ditulis sebagai "M.Salim".

Lalu dimana ajaibnya kalo umat Ahmadiah katanya kembali ke Islam MUI demi
menyelamatkan harta bendanya yang kena dijarah Islam MUI ini?

Ingat dong, Paus di Vatican khan pernah terang2an berkhotbah bahwa Islam itu
agama teror, agama kebencian, agama permusuhan, akibatnya semua gereja2
katolik dibakar umat Islam meskipun gereja itu juga berada di Perancis yang
mayoritasnya bukan beragama Islam, ternyata tetap jadi korban pembakaran
umat Islam yang nekad.

Lalu apa herannya demi menghentijkan pembakaran2 gereja katolik akhirnya
paus minta maaf dan berbohong mengaku keseleo ngomong, keseleo lidahnya
sehingga mengeluarkan ucapan isi hatinya.

Jadi pandirlah anda kalo percaya umat Ahmadiah benar2 jadi penganut Islam
MUI yang di Arab sendiri bukan cuma Islam Ahmadiah saja yang tidak diakui
tapi juga Islam MUI tidak diakui bahkan dikutuk sebagai bukan Islam.

Ny. Muslim binti Muskitawati.



Kirim email ke