Salam, Sejak pelajaran BUDI PEKERTI (yang luhur budaya nenek moyang) di sekolah2 dihapuskan dan diganti dengan pelajaran AGAMA.(import) maka MORAL dari anak2 dan bangsa Indonesia mundur pesat. Sehingga mencapai bangsa atau negara terkorup di Asia.Kota Kupang dengan salah satu kota yang GEREJA terbanyak di Indoneia, adalah kota TERKORUIP di Indonesia.Meskipun dipropagandakan bahwa orang yang beragama itu adalah orang baik dan orang tak beragama (menurut vesi mereka) adalah orang jahat( PKI ).Yang tersimpul dari PAKSAAN menulis kolom agama dalam KTP. Wasalam, Wal Suparmo
--- Pada Sen, 29/3/10, muskitawati <[email protected]> menulis: Dari: muskitawati <[email protected]> Judul: -:: Milist NB::- Kehancuran Negara Disebabkan Ajaran Agama Kepada: [email protected] Tanggal: Senin, 29 Maret, 2010, 3:04 AM Kehancuran Negara Disebabkan Ajaran Agama Makanya, sudah banyak saya tulis, dan bacalah semua tulisan2 saya secara lengkap. Mau memperbaiki negara Indonesia bukan dimulai dari pemberantasan korupsi, lebih sesat lagi mau memperbaiki Indonesia dengan memaksakan keimanan macem2 agama yang diwajibkan diajarkan disemua sekoolah2 diseluruh Indonesia sebagai matapelajaran wajib. Mari kita semua berpikir dengan kejujuran, apa sih hasilnya dari mewajibkan pelajaran agama disemua sekolah2 yang menghabiskan begitu banyak uang negara dan uang swasta ???? Hasilnya cuma terorisme, hasilnya gereja2 dibakar, hasilnya mesjid Ahmadiah dibakar, hasilnya umat Ahmadiah dijarah harta bendanya, hasilnya umat Ahmadiah terancam pembunuhan massal, hasilnya amoy2 diperkosa secara massal, hasilnya korupsi massal di departemen agama, hasilnya pemerasan investor oleh MUI, hasilnya, korupsi disemua level pemerintahan. Jadi mewajibkan pelajaran agama disemua sekolah dan membangun pesantren maupun IAIN diseluruh Indonesia hanyalah menghasilkan berbagai kerusakan2 yang tidak ada taranya dan tidak ada obat yang bisa menyembuhkannya selain kita mulai dari diri kita sendiri untuk melepaskan diri dari segala kebohongan religious. Belajarlah dari semua negara2 maju didunia ini yang kenyataannya melarang semua pelajaran agama disekolah manapun juga. Semua kesalahan, kejahatan, perpecahan, khianat, pelanggaran HAM dan penyalah gunaan kekuasaan maupun wewenang sumbernya cuma satu yaitu keimanan agama. Betul, tanpa agama sekalipun segala keburukan itu tetap ada, cuma bedanya kita bisa perbaiki, sebaliknya dengan keimanan agama, maka segalah kerusakan ini tidak bisa lagi diperbaiki karena menjadi kewajiban untuk melestarikannya. Jadi langkah pertama cukup satu langkah saja, yaitu melarang semua ajaran agama disemua sekolah2 diseluruh Indonesia. Dan melarang semua kegiatan agama yang berhubungan dengan politik negara, UU negara, kebijaksanaan negaram, maupun termasuk membubarkan Departement Agama itu sendiri. Kemudian barulah kita memulai langkah2 pebaikan yang spesifik sesuai dengan causa penyebabnya. Bukan berarti saya benci agama, juga bukan saya anti-agama, melainkan saya termasuk ahli menciptakan, membersihkan, dan memperbaiki birokrat yang bebas dari segala perusakan diatas. Segala penyebag perusakan diatas sebenarnya berlindung dibalik agama yang tidak boleh disentuh karena berasal dari Allah yang absurd dan abstract ini. Ny. Muslim binti Muskitawati. Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser. Dapatkan IE8 di sini! http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer
