ya ya ya ya rumah sakit di amrik kampung halaman lu itu memang lebih ok apa lagi singapur, tapi cobaklah lihat dengan kacamata riben jangan pake kacamata kuda, hehehehehehhehhe kan kita orang indonesia, di sini aja mahal apalagi mau ke sono,belom visa belom ini belom itu belom yang lain lain beom biyaya hidup disono, jiah hahahahha
dan satulagi meninggal itu karena takdir, hehehehehehe, bisa mati itu karena takdir, bukanya doain malah ngatain, hehehehe, dah berdoa sana buat almarhum bilqis dari pada menghujat indonesia kagak karuan. ________________________________ From: muskitawati <[email protected]> To: [email protected] Sent: Mon, April 12, 2010 6:53:09 AM Subject: -:: Milist NB::- Kenapa Bilqis Akhirnya Mati ??? Kenapa Bilqis Akhirnya Mati ??? Jawabnya juga gampang! Yaitu matinya karena infeksi pernapasan yang disebut sebagai "Nosocomial Infection" yang artinya infeksi yang terjadi karena kesalahan, kealpaan, dan fasilitas minim dari rumah sakitnya, perawatnya, dan dokter2nya. team dokter RS Karyadi enggak mampu mencangkok hati seperti yang diakuinya secara bohong bahwa bisa mencangkok hati. Kalo reputasi pengalaman mencangkok hati aja belum ada, gimana bisa dipercaya pengakuan takaburnya ini??? Bilqis akhirnya mati karena enggak di-apa2in. Kalo matinya cara begini, enggak perlu-lah dibawa ke RS Karyadi, tapi ditidurin dikuburan sepi enggak perlu di-apa2in juga matinya sama. Lebih murah mati dikuburan dibandingkan ongkosnya mati tidur di RS. Karyadi. Tapi celakanya dokter2 penyembah Allah ini malah mengkambing hitamkan Rumah Sakit di Singapore dan Amerika, yang dituduhnya terlalu lambat mengirimkan hasil pemeriksaan darah Bilqis. Harusnya khan RS Karyadi ini membangun Lab pemeriksaan darahnya sendiri bukan malah dikirim ke Singapore atau Amerika. Padahal RS Karyadi ini termasuk RS terbesar dan terlengkap di Indonesia, apalagi MenKes juga turun tangan menyiapkan langsung segalanya. Tapi memang dokter2 di Indonesia enggak ada yang ngerti bahasa Inggris, lebih banyak yang paham bahasa Arab. Padahal, kalo memang sudah sanggup mencangkok hati Bilqis, kenapa periksa darahnya aja enggak bisa sehingga harus dikirim ke RS di Singapore dan Amerika yang akhirnya dijadikan kambing hitam kematian Bilqis. Matinya Bilqis itu khan karena infeksi pernafasan bukan karena terlambat diperiksa darahnya. Naaaah.... sekarang marilah saya ajak pembaca untuk menganalisa darimana datangnya infeksi pernafasan ini ???? Penyebab terjadinya infeksi pernapasan adalah yang disebut "Nosocomial Infection", yaitu infeksi yang terjadi akibat salah perawatan di Rumah sakit, yang kalo terjadi diAmerika maka RS-nya akan dituntut oleh pasiennya. Di Amerika kasus infeksi ini cukup tinggi yaitu 10%, tapi di Indonesia dirahasiakan karena menyangkut reputasi rumah sakitnya. Tapi bisa diduga, dari pengalaman saya kerja di Rumah Sakit, maka kasus Nosocomial Infection ini berkisar antara 85% hingga 95%. Yang salah disini adalah perawatan di Rumah Sakit itu sendiri oleh perawat dan dokter2nya. Tetapi yang bertanggung jawab tentunya dokter2nya, karena dokter2 inilah yang harusnya memberi perintah2 medis kepada para perawat2nya. Mencegah terjadinya Nosocomial Infection ini juga bukan susah kecuali dokter2nya alpa, atau memang sudah direncanakan agar pasiennya mati aja sehingga duit sumbangan bisa di-bagi2. Dan yang begini inilah akan menguntungkan semua pihak dan lagi pula Bilqis-nya juga enggak ngerti cuma pasrah aja. http://www.medterms .com/script/ main/art. asp?articlekey= 4590 http://jama. ama-assn. org/cgi/content/ abstract/ 274/8/639 http://linkinghub. elsevier. com/retrieve/ pii/000293439190 346Y http://www.jstor. org/pss/4452606 http://www.wrongdiagnosis.com/n/nosocomial_infections/stats.htm Demikianlah, jadi bukan asal ngoceh aja, benar2 yang saya bilang ini, nasib Bilqis lebih panjang umurnya kalo ditidurin dikuburan. Tentu umurnya jadi lebih panjang lagi kalo dirawat ibu bapaknya dengan penuh kasih sayang. Tapi apa mau dikata, Rumah Sakit, team dokter, dan orang tua Bilqis sama2 untung bisa bagi2 warisan Bilqis yang lebih dari satu milyard rupiah ini. Mungkin duit ini bisa dianggap halal bukan dianggap sebagai uang korupsi..... cuma setan lah yang tahu. Ny. Muslim binti Muskitawati.
