Wkwkwkwwkkwwk…….jawaban mus kaya jawaban anak kecil yang lg membela diri.tolol….bin dongo…
________________________________ From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of aris dianto Sent: Wednesday, April 21, 2010 9:32 AM To: [email protected] Subject: Re: -:: Milist NB::- Islam Gagal Membuktikan Telor Atau Ayam Yang Duluan !!! kwakwakwakwakwakwakwak, kasian sekali mus ini kayaknya dia udah mentok njawabnya akhirnya tulisan propaganda ini bergulir kembali, segala gagal dia bilang, sejak kapan kafir ama murtad di bilang binatang, dari dulu juga di bilang manusia lu pasti baca kitab america lu yang abal2 itu ya, heahahahahhaa, dikitab mana juga kagak ditulis detail kecuali yang di haramkan dan tertulis dalam riwayat, kalo semuanya ditulis spesifik buat apalagi di pelajarin, gubluk huahahahahahhaa, akhirnya jawaban kayak blinger gini nih yang muncul, baru ketemu soalan telor ama yam aja lu dah ngaco apalagi pertanyaan selanjutnya dari gue lu pasti makin nyungsep. huahahahahahhahahaha, wahai kawan2 sebangsa dan setanah air mari kita saksikan sepak terjang muskitawati selanjutnya, hehehehhehhe kayak sinetron nih. ________________________________ From: muskitawati <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wed, April 21, 2010 5:04:57 AM Subject: -:: Milist NB::- Islam Gagal Membuktikan Telor Atau Ayam Yang Duluan !!! Islam Gagal Membuktikan Telor Atau Ayam Yang Duluan !!! Sebenarnya, dalam Al-Quran tidak dikenal binatang ayam. Soal binatang yang pernah disebut dalam al-Quran hanyalah, onta, kuda, anjing, babi, semut, orang kafir, orang murtad, dll. Memang kalo kita sekarang tahu bahwa orang kafir dan orang murtad bukanlah binatang tapi manusia, tapi dalam AlQuran jelas mereka termasuk hewan dari se-jenis se-rendah2nya binatang dimata Allah. Demikianlah, tidak dikenal binatang ayam dalam Al-Quran, karena dari dulunya di Arab itu memang enggak bisa hidup binatang semacam ayam2an. Juga enggak pernah nabi Muhammad mengenal binatang Dinosaurus, hiyu, ikan paus, ikan duyung dll. Jadi jangan heran kalo ulama Islam kebingungan waktu ditanya mana duluan antara Ayam dan Telor. Kalo ditanya mana duluan antara muslimin dan kafir, maka bisa dijawab bahwa yang duluan adalah muslimin karena Adam dan Hawa adalah manusia pertama yang muslimin dan muslimah. > setyo nurfaizy <setyo...@.. .> wrote: > Gak usah harus sekolah tinggi...mengenai > telur sama ayam ya jelas duluan telur..., > tetapi kalau Ayam sama telur, jelas > duluan ayam.., gak susah kan kakang mbok > mustikawati ... > itu sih cuma kata2nya aja yang diduluin, kalo yang saya katakan bukan berdasarkan kata2nya, biar dibalik, mana duluan ayam atau telor, maka jawabnya tetap telor !!! Juga kalo pertanyaannya mana duluan telor dan ayam, tetap duluan telor. Ini berdasarkan hasil penelitian bukan hasil kepercayaan, keimanan, ataupun ketaqwaan. Untuk meyakinkan mana duluan antara telor dan ayam sama saja penelitiannya tentang waktu, apakah waktu itu bisa mundur atau cuma maju ??? Begitulah inti daripada penelitian mana duluan antara ayam dan telor. Karena telor berkembang menjadi ayam, itu berdasarkan waktu yang berjalan kemuka. Tetapi kalo waktunya bisa mundur, maka bisa jadi ayam duluan baru jadi telor. Meskipun waktunya maju, untuk menghasilkan sebutir telor pasti dimulainya dari bukan telor, dan itulah sebabnya enggak mungkin bisa dari ayam jadi telor, ini bisa dibuktikan di lab penelitian. Memang waktu yang berjalan maju itu membuat seekor ayam bisa memproduksi telor tapi telornya hasil produksi seekor ayam bukanlah telor permulaan tapi telor lanjutan. Ny. Muslim binti Muskitawati.
