Salam,
Manusia dan dunia harus berusaha supaya tidak terseret dalam tindakan goblok, 
dengan kiamatnya Timur Tengah bersama bangsa dan agama2nya.
Wasalam,
Wal Suparmo

--- Pada Sab, 24/4/10, muskitawati <[email protected]> menulis:


Dari: muskitawati <[email protected]>
Judul: -:: Milist NB::- Kehancuran Gaza Menjelang Kiamat Dunia ???
Kepada: [email protected]
Tanggal: Sabtu, 24 April, 2010, 3:53 AM


  



Kehancuran Gaza Menjelang Kiamat Dunia ???

Memang, Islam terbukti merusak cara berpikir waras umatnya, hal ini bisa kita 
saksikan dari filem diwebsite dibawah ini. Arab2 yang mencatut nama Palestina 
ini berjihad membunuhi orang2 Yahudi selama ratusan tahun, mereka menolak hidup 
satu atap dengan orang2 Yahudi, mereka memaksakan Syariah Islam kepada orang2 
Yahudi, mereka membunuhi anak2, bayi2, wanita Yahudi.

Bagi Islam tidak ada kompromi dengan Yahudi, murtad, dan kafir, bunuh, bunuh, 
bunuh begitulah perintah Uztad Lubis yang menyatakan halalnya darah umat sesama 
Islam Ahmadiah di Indonesia.

Kalo di Indonesia umat Ahmadiah yang menjadi korban, maka orang Yahudi yang 
jadi korban di Israel. Pendekatan2 dilakukan orang2 Yahudi ternyata Islam 
menolak berdialog dengan orang kafir, Yahudi dan murtad.

Israel tidak punya pilihan, dipaksa perang mempertahankan hidup lebih penting 
daripada buang2 waktu mengemis berdamai yang sia2 ini. Namun perlawanan mati2an 
menyebabkan korban berjatuhan dikedua belah pihak. Dunia sudah membujuk agar 
berdamai. Akhirnya Israel hanya defensif, semua supplai yang sebelumnya datang 
dari Israel sekarang dihentikan, Gaza mengalami penghentian supply ekonomi, 
teknologi, dan obat2an. Akibatnya tidak ada listrik, tidak ada air minum karena 
penyaringan air bersih harus menggunakan mesin2 yang digerakan dengan listrik. 
Jalanan tergenang lumpur, penyakit menular menjalar ke-mana2. Sebagian besar 
rakyat berusaha mengungsi ke-negara2 tetangganya, tetapi perbatasan dijaga oleh 
Mesir yang melarang masuknya para pengungsi besar2an ini.

Rakyat di Gaza sekarang saling merampok, saling membunuh, semuanya berusaha 
mempertahankan hidup.

http://article. wn.com/view/ 2010/04/22/ Gazan_surfers_ brave_the_ sewage/

Situasi makin memburuk, lalu siapakah yang harus disalahkan?? ? Yang jelas 
adalah salah kalo Arab sebagai pendatang malah mau mengusir penduduk pribumi 
orang Yahudi. Memaksa bantuan Internasional untuk memusnahkan Yahudi bukanlah 
tindakan benar karena dunia Internasional cuma berniat mendamaikan bukan 
berpihak membantu orang2 Arab Islam untuk menegakkan Syariah Islam dengan 
membantai orang2 Yahudi.

Penderitaan ini adalah hasil dari perjuangan untuk menimpakan penderitaan 
kepada orang2 Yahudi.

Kalo Arab Islam halal mengusir orang Yahudi dari tanah airnya, lalu kenapa 
orang Yahudi harus dianggap salah kalo mengusir orang2 Arab Islam dari tanah 
airnya sendiri ??? inilah yang sekarang berlaku.

Mengapa muslimin Indonesia tidak mengirimkan laskar jihad dan bantuannya?? ? 
Bukankah sesama muslimin harus saling membantu???

Jelas ya, kita muslimin di Indonesia harus belajar dari contoh kejadian orang2 
Arab Islam Palestina ini yang biadab, tidak adil, dan terorist. Kita sebagai 
umat Islam harusnya bisa menerima agama lain, apalagi sesama Islam sendiri 
seperti dari Ahmadiah.

Mau memaksakan kepercayaan sendiri memang bisa menang cuma disatu babak pertama 
saja dan selanjutnya hancur sendirinya seperti apa yang terjadi di Gaza 
sekarang ini. Semoga renungan ini bisa menjadi pelajaran bagi kita di 
Indonesia. Perbuatan jahat tidak akan menghasilkan kebaikan bagi kita meskipun 
atas bantuan Allah sekalipun. Teriak2 allahuakbarpun ternyata Allah tidak bisa 
menolong karena seharusnya kita yang berkewajiban menolong diri kita sendiri 
tanpa merepotkan Allah.

Saya menganjurkan anda semua untuk menyaksikan video diatas bagaimana hancurnya 
Gaza dan bagaimana penderitaan rakyatnya atas perbuatan biadab dari 
pemimpin2nya yang didorang janji pahala dari Quran-nya. Disini Islam tidak lagi 
membawa rahmat, tidak membawa berkah, tetapi menuai bencana kemanusiaan akibat 
mereka melanggar hak azasi manusia.

Ny. Muslim binti Muskitawati.








Kirim email ke