gak usah kaget, dan gak usah ditanggapi serius.
dia ikut banyak milis 
tapi, menggunakan kedok nama Muslim
gpp, cara mudah, kirimkan posting2 menarik tentang islam, dia akan sewot :)
dan gak usah ditanggapi, kirim dan kirim terus posting2 tentang islam.  
sebab yang diinginkan jika Anda risau dan panas menentang dia

kalau saya, akan saya kirimin posting2 tentang islam saja :)



--- On Sun, 4/25/10, Abdul.Kholik <[email protected]> wrote:

From: Abdul.Kholik <[email protected]>
Subject: Re: -:: Milist NB::- Anjuran Unicef Tentang ASI Bukan Dari Quran !!!
To: [email protected]
Date: Sunday, April 25, 2010, 6:52 AM







 



  


    
      
      
      


ni orang mau nya apa??
mengaku muslim tapi kelakuannya kaya 
setan!!!
 

  ----- Original Message ----- 
  From: 
  muskitawati 
  To: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com 
  
  Sent: Saturday, April 24, 2010 11:58 
  PM
  Subject: -:: Milist NB::- Anjuran Unicef 
  Tentang ASI Bukan Dari Quran !!!
  
  
  
  Anjuran Unicef Tentang ASI Bukan Dari Quran !!!

Ilmu Kesehatan itu 
  bukan milik Islam, bahkan bukan ditemukan oleh Quran dan Islam-nya, oleh 
  karena itu sadarlah hai para muslimin, kita jangan mencatut nama ilmuwan dan 
  penemuannya hanya untuk menipu agar bisa memaksakan agama Islam kepada yang 
  bukan Islam.

Jangan propaganda dakwah Islam membonceng anjuran Unicef. 
  Unicef membuat anjuran berdasarkan hasil statistiknya diseluruh dunia, sama 
  sekali bukan merujuk ke Al-Baqarah.

Saya telah melakukan penelitian 
  sendiri bersama teman2 ahli anak baik di Indonesia maupun di Amerika. Tentu 
  hasil penelitian ini digunakan bukan untuk tingkatan puskesmas, melain untuk 
  pasien2 kelas menengah keatas.

> "ndeboost" 
  <rambitesemak@ ...> wrote:
> "UNICEF has long 
  encouraged
> BREASTFEEDING FOR TWO YEARS 
> and longer, and the 
  American 
> Academy of Pediatrics is now on 
> record as 
  encouraging mothers
> to breastfeed AT LEAST ONE YEAR 
> Lalu 
  @Wandu MusMus punya
> pendirian 3 bulan and no
> supporting data. 
  Kenemen-nemen
> sampean.
> 

Kalo mau yang lebih baik lagi 
  bukan 2 tahun tapi antara 4-5 tahun, jadi Al-Baqarah sama sekali salah kalo 
  menganjurkan 2 tahun cuma ikut2an Unicef. Juga tidak benar Al-Baqarah 
  menganjurkan 2 tahun, Al-Baqarah itu bukan rujukan pediatric, karena dizaman 
  nabi Muhammad belum ada kalender, lalu dari mana datangnya angka 2 tahun??? 
  itu datang dari Unicef, asal jiplak sehingga se-olah2 Quran itu sesuai dengan 
  ilmu pengetahuan. ... tapi itu penipuan bukan begitu 
  seharusnya.

Unicep menganjurkan itu bukan berarti paling baik, karena 
  dalam penelitian statistik disimpulkan juga bahwa menyusui 4-5 tahun lebih 
  baik dari cuma 2 tahun.

Tapi sebenarnya tidak ada yang benar, yang 
  benar itu tergantung pasiennya, tergantung lingkungannya. Karena kondisi ibu 
  yang tidak sehat malah dilarang menyusui bayinya.

Begitulah, tujuan 
  menyusui bayi cuma satu, yaitu memberi antibody yang cukup kepada bayinya 
  untuk mempertahankan hidupnya. Bayi baru mulai bisa memproduksi anti-bodynya 
  sendiri adalah umur 1 bulan.

Jadi Colostrum dalam susu ibu hanya 
  bertahan sampai 3-6 bulan, setelah 6 bulan antibody dalam susu ibu sudah 
  sangat rendah dan tidak cukup untuk kebutuhan si bayi dan bayi sudah sanggup 
  memenuhi anti-bodynya sendiri.

Oleh karena itulah, untuk negara2 miskin 
  dimana anak2 tidak bisa mendapatkan vaksinasi, dianjurkan agar ibu menyusui 
  bayinya sampai umur 2 tahun, ini cuma anjuran lhoooooo.... .. karena harus 
  dokter yang menentukan kondisinya jangan berpatokan kepada 
  anjuran.

Makin cepat si bayi bisa mendapatkan makanan pengganti yang 
  bukan ASI, tentu makin baik, karena makanan pengganti tentunya lebih lengkap 
  protein dan gizinya daripada ASI ibu. Tetapi kalo ASI ibunya masih cukup 
  banyak, setelah 6 bulanpun boleh saja dikombinasikan, tetapi ingat, makanan 
  tambahan itu tetap lebih baik.

Pemberian ASI diatas 6 bulan lebih 
  berperan faktor2 psikologisnya daripada faktor2 kualitas susunya. Tidak semua 
  ibu memiliki kualitas ASI yang sama, lebih2 lagi banyak ibu2 yang makan 
  obat2an untuk penyakit2 yang dideritanya, dan obat2 ini tentu membahayakan 
  bayinya yang diberi ASI.

Oleh karena itu, terutama bagi mereka dari 
  keluarga mampu, tentu bisa membeli pengganti ASI yang mahal yang oleh orang 
  miskin tentunya tidak mampu dibelinya. Itulah sebabnya, Unicef menganjurkan 
  untuk mempertahankan sampai 2 tahun. Dan di Amerika sendiri tadinya tidak 
  dianjutkan 2 tahun, tetapi karena masalah psikologis dimana seluruh bangsa2 
  didunia suka ikut2an Amerika, maka sekarang Pediatric Association juga 
  menganjurkan agar memberi ASI sampai 2 tahun mengingat banyak orang2 Amerika 
  miskin di wilayah Midwest yang merupakan pegunungan.

Jadi kembali ke 
  pokok pembahasan semula, AlBaqarah itu cuma jiplak Unicef, tidak ada Quran 
  mengajarkan bahwa memberi ASI itu harus sampai 2 tahun, karena ada bayi 
  terbukti lebih baik kondisinya apabila diberi ASI sampai 6-7 
  tahun.

Dizaman sekarang, penelitian ASI tidak dilakukan lagi untuk 
  membandingkan kondisi pemberian ASI diatas 2 tahun, jadi bukan berarti 2 
tahun 
  itu terbaik meskipun angka 2 tahun sekarang jadi anjuran secara umum, tapi 
  saya justru tidak menganjurkannya lebih dari 6-7 bulan, tentunya untuk 
  keluarga yang mampu, karena kita cuma bicara masalah yang terbaik terlepas 
  masalah mampu atau tidak mampu.

Ny. Muslim binti 
  Muskitawati.



__________ 
  NOD32 4546 (20091027) Information __________

This message was checked 
  by NOD32 antivirus system.
http://www.eset. com



    
     

    
    


 



  






      

Kirim email ke